Perjuangan Gadis Desa

Perjuangan Gadis Desa
Hasil Yang Memuaskan


__ADS_3

Pengumuman menenai kelulusan dari percepatan kelas Mira dan Widi akan di umumkan hari ini. Untuk pengumuman kelulusan dari penerimaan siswa baru di sekolah SMA itu sudah di umumkan lebih awal dan mereka sama sama lulus.


Pengumuman kali ini sangat mendebarkan dan membuat Mira cemas. Karena ini penentuan masa depannya. Mira pikir, apabila dia lulus di percepatan kelas ini, sudah dapat di pastikan kalau dia juga lulus ujian kelulusan sekolah. Jadi hal ini cukup membuat dia merasa cemas.


Sedangkan di sisi lain keadaan Anton saat ini hanya duduk diam membaca di sebuah ruang baca yang di sediakan di tempat dia di asingkan oleh sekolahnya.


Anton dalam keadaan yang tidak baik. Dia bagaikan di dalam penjara selama di tempat itu.


Anton sendiri sudah resmi keluar dari panti asuhan tempat dia tinggal sebelumnya.


Karena memang peraturan dari panti itu begitu. Anak disana hanya di tampung sampai di bangku SMP saja. Itu pun bila tidak ada yang mengadopsi.


Anton salah satu anak yang tidak ada yang mengadopsinya entah karena apa. Tapi Anton tidak pernah terpilih untuk di adopsi oleh suatu keluarga.


Sekarang Anton sudah sangat bertekad kalau nanti dia akan menjadi sukses dan membalas semua orang yang sudah jahat kepadanya. Dia selalu menghabiskan waktunya di ruang baca ini untuk menambah ilmunya selama dia belum di ijinkan untuk keluar dari tempat tersebut.


Saat pengumuman kelulusan Anton lulus dengan nilai sempurna. Dia memang siswa yang cerdas jadi dia lulus walaupun keadaan dia saat ujian jauh berbeda dengan temannya.

__ADS_1


Anton bisa melanjutkan sekolahnya di luar kota setelah kelulusan ini. Dan sekolah itu sudah di pilih langsung oleh gurunya. Sengaja guru Anton memilih sekolah yang jauh untuk Anton agar tidak pernah bertemu lagi dengan Bima. Karena khawatir akan pertengkaran mereka nanti.


Jadi Anton akan melanjutkan sekolahnya di luar koto di sekolah terbaik disana. Dengan beasiswa yang dia dapat semua pendidikannya geratis dan dia mendapat tempat tinggal di asrama.


Ini cukup di syukuri oleh Anton Dengan begini dia masih bisa bertahan hidup dan melanjutkan pendidikannya.


Mira dan Widi juga sudah mendengar pengumuman kelulusannya dan mereka lulus untuk percepatan kelas. Selain itu sudah dapat di pastikan kalau mereka juga lulus dari SMP saat ini.


Mereka sangat senang dan bersyukur dengan hal ini. Mereka bisa terus bersama dan saling menjaga nantinya.


" Mir,,, selamat ya... kamu lulus.... kita lulus Mir.. "


" Iya... iya.... kita lulus.... Udah aku pusing Wid.. "


" hehehe... maaf saking senengnya aku tau.. "


" Tau... tapi kamu hampir buat aku pingsan dengan pelukan kamu. "

__ADS_1


" iya maklum aja Mir... aku udh pesimis di awal untuk lulus.... eh trnyata aku lulus...


Nanti berarti kamu akan tinggal di asrama kan? "


" Aturannya sih gitu. tapi yang pasti aku emang tinggal di asrama. Karena aku gak mungkin tinggal di tempat lain dan habisin banyak uang. Aku kan mau bantu keluarga bukan menjadi bebannya. "


" kita cari asrama agar bisa tinggal satu kamar ber dua ya... "


" kamu mau tinggal sama aku juga.? "


" iya iya lah.... aku ingin tinggal sama kamu. "


" yakin sudah ijin? "


" yakin kita satu paket jadi kemana mana berdua. "


" hemmmm ya sudah kita bicarakan dulu nanti sama keluarga masing masing ya.. "

__ADS_1


" hemmm ok... yuk pulang. "


Mereka akhirnya pulang kerumah masing masing dan akan membicarakan hal ini kepada keluarga mereka. ini merupakan kejuatan besar dari Mira untuk keluarganya dan dia berharap nanti mendapatkan ijin hidup mandiri di luar sana.


__ADS_2