Perjuangan Gadis Desa

Perjuangan Gadis Desa
Rencana Sifa


__ADS_3

Sanjaya merasa sangat tegang saat mendengar soal Sifa. dia tidak ingin Sifa kenapa kenapa. Tapi saat mengingat lagi kalau rencana Sifa itu untuk Anton, Sanjaya menjadi marah lagi.


" kalau sampai Sifa kenapa kenpa lo harus tanggung jawab. "


Anton tidak menggubris perkataan Sanjaya, dia hanya menatap Jesi dan menunggu kelanjutan ceritanya.


" jadi gini Ton, Sifa berniat untuk menjebak kamu supaya kamu bisa terus bersama dengannya. Dia ingin membuat seolah olah dia sedang di lecehkan oleh preman saat gak sengaja ketemu kamu. nanti kamu pasti nolong dia. terus dengan itu dia bisa nempelin kamu aja. yang aku takutin premannya itu beneran lecehin dia dan nyakitin kamu entar Ton. "


Anton dan Sanjaya mendengat ini menjadi tidak habis pikir dengan kegilaan Sifa.


" apa wanita seperti ini yang lo suka? wanita yang memiliki obsesi besar begini yang mau lo jaga? pikir baik baik hidup lo kalau mau tetap lanjut dengan itu cewek. "


Anton berkata demikian untuk Sanjaya karena melihat Sanjaya sungguh menyukai Sifa. Anton hanya merasa kasihan.


" sebegitunyakah Sifa ingin Anton sebagai miliknya? "

__ADS_1


Pertanyaan ini tidak tau di tujukan untuk siapa oleh Sanjaya, tapi terlihat jelas dia sangat terkejut dengan hal ini.


" Sifa penasaran dengan Anton yang tidak menanggapi dirinya. karena selama ini semua orang selalu mengagumi dia. Jadi dia penasaran dengan Anton. Itu yang aku tau. "


Petanyaan Sanjaya hanya di jawab oleh Jesi selaku sahabat Sifa dan sangat dekat dengannya. sedangkan Anton hanya diam saja.


" lo harus selamatin dia kalau nanti dia buat rencana itu lo ajak aja mereka untuk bantu lo nanti. Gue gak akan ikut campur. "


setelah mengatakan itu Anton pergi meninggalkan mereka karena merasa dia tidak perlu membuang waktu lebih lama lagi dengan mereka. Dia harus berkerja untuk menggapai mimpinya.


Sanjaya memang arogan dan sombong tapi tidak pernah berpikir hal seperti itu. Tapi Sifa dengan obsesinya dia malah ingin berbuat nekad. Sanjaya jadi merasa mulai jijik dengan Sifa.


Tetapi apabila Sifa nekad melakukan rencananya dia harus menolong Sifa seperti yang Anton bilang. Karena Sifa teman dia. Tapi dia tidak akan mengharap cinta Sifa lagi.


" makasi Infonya Jes. akan aku lindungi dia nanti. semoga saja dia tidak sungguh nekad dalam hal ini"

__ADS_1


" makasi Jay... aku gak mau Sifa kenapa napa karena hal ini"


" baiklah sana pulang udah malam "


mereka langsung berpisah di tempat itu. Sanjaya tidak akan mengganggu Anton lagi. Dia juga tidak akan berharap pada Sifa lagi.


Hari berlalu dan rencananya Sifa hari ini akan melakukan rencananya. Dia sudah menyewa preman untuk nanti melecehkan dirinya dan rencananya sudah matang. Dia akan melakukannya malam hari saat Anton pulang dari tempat kerja.


Sanjaya juga sudah tau kalau hari ini Sifa akan melakukan rencananya jadi dia akan bersiap untuk menyelamatkan Sifa.


Saat rencananya sudah di mulai termyata Sanjaya harus menemui keluarganya di rumah sakit karena ibunya masuk rumah sakit. Jadi Sanjaya tanpa pikir panjang langsung pergi kerumah sakit.


Anton tidak tau hal itu dan dia akan melewati jalan memutar untuk pulang ke Asramanya. Jadi saat ini mereka tidak ada yang bisa menyelamatkan Sifa.


" To... to.. tolong..... to... tolong.... jangan om... tolong jangan.... saya janji akan kasi uang lebih lagi... tapi tolong jangan om.... "

__ADS_1


__ADS_2