Perjuangan Gadis Desa

Perjuangan Gadis Desa
Lembaran Baru


__ADS_3

Hari ini hari pertama Mira masuk sekolah SMA. Dia sudah siap dengan segala perlengkapan untuk sekolahnya. Widi masih sibuk mempersiapkan dirinya. Dia kemarin tidak bersiap siap dan tetap menonton tutorial make up. Paginya Widi sudah bangun lebih awal dari Mira dan berdandan yang lama. Mira sudah selesai dengan persiapannya dan akan berjalan. Tapi Widi belum siap sama sekali. Mira dan Widi masih belum bertegur sapa satu sama lain sejak mereka bertengkar kemarin.


Tapi Mira masih menunggu Widi selesai dan akan berjalan ke sekolah bersama walaupun tanpa ada percakapan. Sampai di sekolah sudah banyak murid baru yang di kumpulkan di Aula oleh kakak kelasnya.


Mira dan Widi juga ada disana dan bersiap untuk membuka lembaran baru di sekolah SMA.


Widi sangat semangat dan mulai tebar pesona. tapi dia tidak tau kalau tindakan dia ini memancing amarah dari siswa lain. Karena sikap dia yang sok akrab dengan mereka dan seolah mencari perhatian.


Widi tidak tau kalau dia akan mendapat masalah dari tindakan itu, jadi dia masih santai saja menghadapi siswa disana. Mira sudah mekihat tatapan yang berbeda dari siswa baru disana dan sudah sempat memperingatkan Widi, tapi Widi tetap ngeyel dan tetap bertingkah menyebalkan.

__ADS_1


Jadi Mira hanya diam dan menyaksikan. Sampai saat giliran Widi memperkenalkan diri di depan Aula. Dan respon yang di dapat widi sangat buruk. Dia di soraki dan di kata katai kampungan. Ini membuat Widi sangat down dan merasa sangat buruk. Tapi dia tidak bisa melakukan apapun.


Dia hanya bisa menunduk dan menerima semua hinaan yang di lontarkan padanya.


Para senior yang melihat ini juga ada yang menyunggingkan senyumnya saat melihat widi yang sebelumnya mencari perhatian mendapatkan hinaan.


Mira melihat itu semua dan merasa marah. Dia tidak ingin menarik perhatian siapapun dan bersekolah dengan tenang selama setahun ini. Tapi Widi, melakukan hal ini dan membuat dia di hina juga tidak bisa dia biarkan. Dengan menghela nafas Mira berjalan kedepan dan berdiri di podium tepat di sebelah Widi.


nada dingin dan tegas di keluarkan oleh Mira dan menarik perhatian semua siswa. Termasuk para senior disana.

__ADS_1


" Maaf saya mengganggu acara kalian yang menghina siswa ini. Tapi saya mau menanyakan apa begini cara penyambutan siswa baru di sekolah bergengsi ini?


Malah saya melihat para senior dan para panitia juga ikut mencibir siswa ini. Apa begini cara kalian semua? Tidak adakah rasa saling menghormati dari kalian semua? kenapa tidak ada yang membela dia saat di permalukan di depan sini?


saya Mira Widya Putri siswi baru di sekolah ini dan saya satu sekolah dengan Widi. Saya tidak ingin dia sendirian di saat dia di perlakukan buruk seperti ini jadi kalian semua bisa menghina saya juga. "


Mira bicara dengan lantang dan jelas di depan semua siswa. Dan karena perbuatannya tempat tersebut akhirnya sepi dan sunyi tidak ada yang bicara. Semua menatap Mira, Ada yang kagum ada yang jijik, ada yang mencibir ada juga yang terpesona.


Widi, dia menatap Mira yang berdiri di sebelahnya dengan tatapan haru, dia tidak menyangka kalau Mira akan membela dia walaupu sebelumnya mereka bertengkar. Widi malu dengan dirinya saat begini dia malah di bela oleh Mira orang yang sebelumnya dia ajak bertengkar mengenai hal yang tidak penting ini.

__ADS_1


Hampir saja dia kehilangan teman sejatinya karena sikap bodohnya dan rayuan sepupunya yang mengatakan mencari pacar di SMA sangat menyenangkan. Hasutan bodoh yang hampir membuat dia kehilangan hal yang paling berharga.


__ADS_2