
Hari beganti rencananya hari ini Mira akan mengatakan kelulusannya kepada orang tuanya. kemarin mereka tidak sempat ketemu karena orang tua Mira sibuk sampai malam. Jadi Mira sudah tidur baru orang tuanya datang.
Mira sudah mempersiapkan diri agar nanti lancar mengatakan apa yang ingin dia sampaikan.
Berulang kali Mira menarik dan menghembuskan nafasnya agar bisa menenangkan diri.
Saat di ruang keluarga setelah sarapan, Mira, ayah dan Ibunya sedang duduk dan berbincang.
" Ayah, ada yang ingin Mira katakan. "
" apa? bilang aja nak. "
" ayah, ibu... Mira dapat beasiswa untuk siswa berperrstasi di SMA Tunas Bangsa yang ada di kota. selain itu juga dapat beasiswa siswa kurang mampu. Jadi untuk sekolahnya semua bisa gratis dan sudah di sediakan asrama untuk siswanya.
Aku ingin sekolah disana Yah, Bu... "
" Mir, apa tidak sebaiknya kamu sekolah di kampung saja nak? di kota itu pergaulannya sangat buruk. Ayah dan ibu hanya khawatir kalau kamu salah pergaulan nanti. "
" Tapi selain hal itu aku juga mau bilang, kalau sebelumnya aku sudah mengikuti ujian percepatan kelas. Aku lulus dan bisa lompat kelas. Aku bisa langsung masuk kelas 3 SMA itu. Itu juga yang buat aku sangat ingin sekolah disana. "
__ADS_1
" Tapi, disana sekolah elit nak, takutnya nanti kamu banyak di bully lagi. Sedangkan Ayah dan Ibu tidak ada disana."
" Aku pasti bisa jaga diri yah... tenang saja. Widi juga sekolah disana dan dapat lompat kelas juga.
Jadi kami akan selalu bersama. "
" Kamu yakin? benar bisa jaga diri? kamu masih kecil lo.. "
" Tenang saja yah,,, bekal aku udh cukup banyak saat mendapat bully disini. sekarang tinggal melihat dunia yang lebih luas lagi. "
" Baiklah. kapan kamu harus kesana? "
" Jadi waktu kamu bersama kami tinggal satu bulan.... apa itu cukup untuk kamu belajar mandiri? "
" Apa menurut ayah aku kurang mandiri sekarang? Bukankah seharusnya ayah bisa menilai sendiri bagaimana pertumbuhan aku. Dan bandingkan aku dengan anak lain. pasti ayah dan ibu tau jawabannya. "
Perkataan Mira sangat menohok hati ayah dan Ibunya. Mereka sadar kalau Mira timbuh menjadi gadis dewasa sebelum waktunya karena di tuntut keadaan.
Jadi mereka sama sama tidak bisa menjawab pernyataan itu dan mulai mengalihkan topik untuk lanjut mengobrol.
__ADS_1
Setelah mendapat ijin Orang tuanya Mira sekarang meminta ijin ke kakek Totonya. Mereka sedang duduk di kebun dan kakek toto tau kalau ada hal yang akan di bicarakan Mira.
" Kek, aku lulus ujian. "
" lulus ujian yang mana? "
" Percepatan kelas dan aku akan tinggal di asrama mulai bulan depan. "
" kamu yakin dengan itu? "
" yakin.. aku ingin bilang ini langsung ke kakek agar kakek bisa mengajari aku bela diri lebih banyak lagi. karena nanti aku hanya bisa mengandalkan diri sendiri disana tanpa ada yang melindungi. "
" sekarang kamu paham apa tujuan kakek sebenarnya mengajari kamu. "
" hemmm aku tau. "
" baik lah mari latihan sampai satu bulan kedepan. kakek harap banyak hal yang bisa kamu pelajari. "
" baik kek. "
__ADS_1
Mira sudah mengambil keputusan akan merubah citranya nanti di sekolah SMA, tidak ada Mira yang murah senyum dan suka bergaul. Dia ingin fokus belajar saja tanpa di ganggu. Jadi nanti dia akan berusaha untuk tidak banyak terlibat dalam pertemanan.