
Hari hari berlalu, dan sekarang adalah ujian percepatan kelas terakhir.
Semua ujian sudah di lewati oleh ke sepuluh siswa itu dan banyak dari mereka yang selama ujian merasa tertekan salah satunya Mira, selama ujian itu, Mira sangat tertekan dan dia sampai tidak bicara apapun kepada orang lain.
Perubahan Mira ini sangat terlihat jelas bahkan orang yang tidak memperhatikan Mira biasanya juga merasakan perubahannya.
5 hari ujian itu dan sudah 5 hari juga Mira berdiam diri. Dia hanya akan bergumam kepada dirinya sendiri.
Keluarga Mira sama sekali tidak tau kalau Mira ikut ujian percepatan kelas ini. Jadi ibu Mira merasa sangat khwatir dengan perubahan anaknya.
Mira lebih sering diam di kamar dan mengunci dirinya disana. Kehawatiran ini juga di rasakan oleh kakek Toto, Mira di lihat tidak bicara apapun, dia hanya melakukan apa yang di peribtahkan tanpa ada protes atau ekspresi keberatan dari Mira.
Seluruh keluarga kawatir tentang ini. dan berencana akan menanyakan nanti saat Mira sudah pulang sekolah.
Awalnya masih di maklumi Mira diam, tapi karena sudah lama akhirnya mereka akan menanyakan hal ini langsung kepada Mira.
Keluarga Mira takut kalau Mira itu punya masalah lagi di sekolahnya dan tidak mau cerita kepada mereka. Jadi nanti akan di tanyakan baik baik.
Selesai dengan ujian Mira mendapat kabar kalau pengumumannya satu minggu lagi jadi dia tetap agak tegang. Walaupun sudah tidak seperti sebelumnya.
__ADS_1
Mira sudah mau untuk bertegur sapa dengan Widi,
Widi awalnya juga bingung dengan keadaan Mira, tetapi setelah hari kedua ujian dia paham, kalau ujian ini membuat suasana hati kacau dan merasa semua sangat berat.
Wajar Mira diam dan tidak ingin di ganggu oleh siapapun. Widi di awal setelah ujian merasa mulai lega san beban terangkat.
tetapi hari berikutnya, dia malah merasa sangat tertekan karena ada beberapa pertanyaan yang tidak bisa dia jawab.
Widi tidak yakin dengan dirinya bisa lulus ujian itu.
" hai wid.... "
" Ada apa? "
" aku rasa aku tidak akan lulus Mir, bagaimana ini?
aku sulit nanti ketemu kamu. "
" kenapa sulit? Aku lo belum tentu lulus. Aku hanya berusaha semampu aku. "
__ADS_1
" kamu pasti lulus. nanti kalau kita gak bisa lulus bareng kamu jangan lupain aku ya. "
" Aku gak yakin juga Wid, kamu tau sendiri aku juga tertekan saat ujian ini. Sekarang ujian sudah selesai walaupun belum pengumuman setidaknya aku merasa sedikit lega"
" sama aku juga. yah.... bagaimana pun hasilnya nanti kita pasrah aja ya... "
" ya begitulah... ini tidak semudah di bayangkan. "
" yap bener banget.. "
Mira dan Widi hanya bisa berbincang sebentar sebelum memutuskan untuk pulang dan beristirahat.
Mereka masih harus mempersiapkan diri untuk ikut ujian kelulusan. Tetapi ujian kelulusan ini tidak begitu di khawatirkan oleh Mira ataupun Widi. Karena dia tau kalau ujian ini tidak akan lebih sulit dari ujian percepatan kelas.
Ujian kelulusan pertanyaannya akan seputaran pelajaran SMP saja, tapi ujian percepatan kelas pertanyaannya sudah seperti orang mau lulus tes kuliah.
Perbedaan sangat jauh untuk ujiannya. Tapi itulah yang terjadi apabila mau mengikuti percepatan kelas, siswa harus layak dalam pelajaran bukan hanya ingin cepat lulus makanya bisa ikut ujian.
Siswa yang ikut percepatan kelas di harapkan memang siswa yang benar benar pintar dan tidak tertinggal nanti dalam pelajaran di kelas yang nantinya di ikuti.
__ADS_1