Perjuangan Gadis Desa

Perjuangan Gadis Desa
Kemalangan Sifa


__ADS_3

Meronta, dan menangis hanya itu yang bisa Sifa lakukan sekarang. Dia sangat takut kalau dia benar akan di perkosa oleh orang suruhannya.


Sifa berusaha meminta bantuan tapi mulutnya sudah di tutup oleh perman itu. Hilang sudah harapan Sifa sekarang. Dia merasa sebentar lagi hidupnya akan hancur. Dan semua itu di sebabkan oleh kebodohan dirinya sendiri.


" Apabila malam ini aku benar di lecehkan, aku akan bunuh diri. Aku merasa tidak sanggup lagi kalau harus hidup dalam kemalangan ini. "


Saat dia mencoba pasrah dan menerima takdirnya. Dia tiba tiba mendengar suara pukulan dan tendangan di sekitarnya. Dan seketika dia membuka mata untuk melihat apa yang sedang terjadi.


Sifa dapat melihat laki laki cukup dewasa yang menolong dia saat ini. Dia sangat bahagia akan hal itu. Tapi tetap juga merasa takut. takut kalau nanti orang itu juga akan melecehkannya.


Saat pereman itu semua sudah kalah, laki laki itu segera menghampiri Sifa.


"Hei... kamu tidak apa apa? Apa ada yang terluka? Sebentar, kita sebaiknya kerumah sakit saja untuk memeriksakan keadaan kamu."

__ADS_1


Pria dewasa yang menyelamatkan Sifa adalah David. Dia tidak sengaja melihat kejadian barusan dan segera menolong Sifa.


Sifa belum bisa bicara, tubuhnya masih gemetaran. Tapi dia bersyukur sudah ada yang menolongnya. Dan mau mengantarkan dia juga ke Rumah sakit.


" Kamu duduk dulu disini, saya akan mengambil antrean dulu. "


Sampai di rumah sakit David langsung mengajak Sifa mengantre di dokter untuk pemeriksaan pisik dan psikologisnya. Dia tidak tega melihat gadis yang dia tolong gemetaran begitu. Dan sampai tidak bisa bicara.


David hanya takut kalau nanti Sifa itu trauma berlebihan dan berakibat fatal untuk dirinya sendiri.


Sifa hanya diam dan memandang David. Lidahnya masih belum bisa di gerakkan untuk bicara. Tapi dari sorot mata Sifa, David dapat menyimpulkan kalau Sifa berterimakasi kepadanya.


" Tidak masalah... jangan merasa berhutang budi kepada saya. Saya hanya kebetulan lewat dan melihat kamu tadi. Jadi karena kemanusiaan saya menolong. "

__ADS_1


David langsung merogoh kantong celananya untuk mengambil ponsel.Dan menyerahkannya kepada Sifa.


" Bisa minta no kontak orang tua kamu? merak wajib tau keadaan kamu "


Tapi Sifa langsung menggeleng. Dia tidak mau orang tuanya tau keadaan dirinya. karena merasa buntu dan tidak ada yang bisa menjadi wali dari Sifa, akhirnya David juga yang menjadi wali dan menemani pemerikasaan.


" Kondisi pasien saat ini mengalami syok akibat hal yang telah dia alami sebelumnya. Dan itu juga mengakibatkan dia tidak bisa bicara. Selain karena trauma dan syok, dia juga merasa tidak bisa mempercayai orang di sekitarnya. "


" Lalu apa yang harus saya lakukan dok? "


" Buat dia nyaman dan percaya lagi dengan orang sekitarnya. Hanya itu yang bisa membuat dia bisa bicara lagi. "


Mendengar hal itu, membuat David tambah bingung. Dia harus bagaimana sekarang menghadapi gadis yang dia bawa ini.

__ADS_1


Karena mereka tidak mungkin akan tinggal di rumah yang sama. David bingung dan memutuskan menghubungi Ferdi. Siapa tau, Ferdi kenal siapa gadis ini.


Dan dugaan dia ternyata benar. Ferdi langsung mengetahui siapa gadis itu dan juga alamat rumahnya. Jadi, David akan mengantarkan langsung Sifa ke rumahnya walaupun tanpa persetujuan Sifa. Dia tidak mau terlibat lebih jauh lagi dengan gadis yang dia tolong ini.


__ADS_2