PERMAISURI UNTUK PANGERAN

PERMAISURI UNTUK PANGERAN
CHAPTER 30


__ADS_3

"Mengapa ayah sangat bersikeras ingin menikahkan Arana dengan pangeran Jikxi?, dan mengapa ayah tidak mendukung aku saja untuk menikah dengan pangeran Jikxi?. ayah tahu bukan jika aku sangat menginginkan pangeran Jikxi." tanya Bai min dengan penuh ketidakpuasan dengan keputusan mentri Huan.


"apa kau pikir jika Arana gagal menikah dengan pangeran Jikxi, maka kau bisa menikah dengan pangeran Jikxi hah?! " tanya mentri Huan dengan tatapan rumit.


"aku bisa ayah" ujar Bai min keras kepala.


"apa kau yakin setelah apa yang telah kau lakukan sebelum nya pangeran Jikxi masih mau bersama dengan orang yang telah mencoreng nama baik nya sendiri?! apa kau kira pangeran Jikxi itu orang bodoh Bai min?! kau tau kami semua sangat menyayangi mu tetapi reputasi mu saat ini sudah sangat buruk di mata semua orang jadi sadar lah!. lagi pula pangeran Jikxi hanya tertarik kepada Arana, apa kau lupa di hari itu aku telah menunjuk kau untuk nya tapi dengan tegas pangeran Jikxi menolak dirimu?!. jadi berhentilah mengeluh, dan jangan berbuat onar lagi!."


Mentri Huan merasa muak kala mengingat kejadian memalukan yang pernah Bai min lakukan sebelum nya, karena Bai min lah pandangan orang lain kepada keluarga mentri Huan menjadi buruk dan tidak terkendali, oleh karena itu mentri Huan harus segera mendapat dukungan besar di belakangnya dengan adanya pangeran Jikxi di belakang keluarga huan maka semua permasalahan yang terjadi akan jauh lebih mudah untuk di selesaikan.


Kejadian memalukan yang di perbuat oleh Bai min sebelum nya berdampak cukup besar pada keluarga mentri Huan, meski seiring berjalannya waktu rumor tentang Bai min akan hilang dengan sendirinya, namun hal itu akan membutuhkan waktu yang yang tidak sedikit.


Sedangkan umur Bai min saat ini sudah matang untuk segera melangsungkan sebuah pernikahan, jika mentri Huan memaksakan Bai min untuk di jodohkan dengan pangeran Jikxi secara paksa, sudah pasti pangeran Jikxi tidak akan melepaskan keluarga nya dengan mudah, di tambah Bai min merupakan gadis yang sangat ceroboh ada begitu banyak celah untuk pangeran Jikxi agar dapat dengan mudah menyingkirkan mentri Huan nanti nya.


Memikirkan semua itu membuat mentri Huan hanya menaruh harapannya pada Arana saja, meski Arana sangat keras kepala tetapi gadis itu telah mampu menarik perhatian pangeran Jikxi. jika Arana yang menjadi pasangan pangeran Jikxi, sudah pasti kedepannya pangeran Jikxi akan selalu menjadi pendukung keluarga Huan tanpa kenal pamrih atas cinta nya kepada putri dari kediaman Huan, karena itu mentri Huan harus bisa membujuk Arana agar mau selalu menuruti semua perintah dan kemauan dari keluarga Haun.


"Jika cucuku tidak bisa memiliki pangeran Jikxi, dia masih bisa memiliki pangeran Hanxi.(pangeran kedua) dia tidak lebih buruk dari pangeran Jikxi dan lagi dia juga sama merupakan anak dari permaisuri seperti pangeran Jikxi, aku akan menjodohkan mereka berdua dengan bantuan dari keponakan ku. (selir Huan xi selir kekaisaran)" kata nyonya besar yang mengerti pemikiran putra nya.

__ADS_1


"tapi nenek..." Bai min ingin mengeluh tapi di hentikan oleh nyonya besar.


"diam lah! benar kata ayah mu, kau telah mempermalukan keluarga ini, hanya dengan cara ini saja kau baru bisa membersihkan nama baik mu! patuh dan turuti keinginan keluarga! semua ini juga untuk kebaikan mu sendiri!" timpal nyonya besar dengan sedikit emosi mengingat perbuatan Bai min, jika mentri Huan tidak membahas nya lagi, mungkin nyonya besar telah mulai melupakan nya di karena kan faktor usia nya.


Satu keluarga itu terus mendiskusikan mengenai perjodohan untuk meningkatkan kekuasaan mereka, semua orang sangat bersemangat dengan rencana mereka.


Sedangkan Bai min merasa sangat keberatan dengan keputusan keluarga nya yang ingin menjodohkan dirinya dengan pangeran Hanxi dan bukan mendukung nya untuk bisa bersama dengan pangeran Jikxi.


Meskipun pangeran Hanxi merupakan anak kedua dari permaisuri, tetapi siapa yang tidak tahu jika kedudukan nya tidak lebih rendah dari pangeran yang lain? selain pangeran Jikxi tentu nya.


Meskipun pangeran Hanxi bertugas sebagai atasan panglima, tetapi pangeran Hanxi tidak pernah bisa memuaskan hati Kaisar selama menjalani profesi nya itu, hanya pangeran Jikxi yang terus memberikan prestasi gemilang dalam menguasai kekuatan militer kerajaan selama 10 tahun lamanya.


Ambisi Bai min sangat tinggi, dia ingin menjadi seorang putri mahkota yang kelak akan menjadi sang rembulan kekaisaran ini (permaisuri kaisar), apapun caranya Bai min berencana ingin menjerat putra mahkota kedalam genggaman nya.


tidak ada orang yang lebih baik untuk melawan kekuasaan pangeran Jikxi selain kedudukan putra mahkota, apalagi Bai min sangat membenci pangeran Jikxi kala dia dengan mudahnya menolak Bai min di depan para bangsawan sebelum nya.


Karena posisi putra mahkota yang lebih dekat dengan tahta kerajaan, tentu saja Bai min ingin mengincarnya, dengan hanya tinggal menambahkan sedikit kekuatan untuk mendukung posisi putra mahkota agar menjadi lebih kuat di masa depan, maka dapat di pastikan posisi permaisuri kaisar akan dengan mudah dapat Bai min raih.

__ADS_1


Bai min ingin selalu berada di atas Arana agar dia bisa terus menekan Arana di bawah kekuasaan nya, Bai min juga ingin menekan pangeran Jikxi yang telah berani menolak dirinya, dengan status putri mahkota yang akan menaikkan dirinya menjadi permaisuri kekaisaran kelak, Bai min yakin jika pangeran Jikxi pasti bisa di kendalikan oleh dirinya dengan mudah. di saat itu tiba Bai min akan memperlakukan pangeran Jikxi serta Arana dengan sangat kejam agar kedua orang itu sadar dengan siapa mereka mencari masalah selama ini.


Tetapi mungkin khayalan Bai min tidak sesuai dengan kenyataan nya, sebab putra mahkota di mata pangeran Jikxi bukanlah suatu hal yang perlu di khawatir kan dan bahkan bisa di bilang pangeran Jikxi tidak mengganggap nya sebagai ancaman sama sekali.


Terhadap kaisar saja pangeran Jikxi bisa begitu berani apa lagi berhadapan dengan orang yang berada di bawah kedudukan kaisar?, banyak orang tidak mengetahui seberapa besar kekuatan pangeran Jikxi yang sebenarnya karena hanya segelintir orang saja yang mengetahui akan kebenaran yang sesungguhnya.


Khayalan Bai min yang ingin mempermainkan pangeran Jikxi terlalu indah dalam pikiran nya, akan sangat buruk jika dia terbangun lalu terjatuh dengan begitu keras saat tersadar dari mimpi indahnya itu.


Di tempat lain, Arana sedang merasa marah dengan sikap keluarga mentri Huan. walau amarah Arana sedang memuncak namun terdapat banyak kepedihan pula yang sedang menyelimuti gadis kecil itu.


Bukan Arana yang ingin Hadir di tengah tengah keluarga memuakkan ini, tetapi mengapa selalu Arana yang harus di salahkan? hanya karena sebuah ramalan konyol saja bisa membuat Arana menderita sedari lahir seperti saat ini. bagaimana jika Arana benar benar menghancurkan keluarga ini di kemudian hari?, apa meraka akan melakukan hal yang lebih jauh dari yang mereka semua perbuatan selama ini?.


Hati Arana terasa teriris, hidupnya begitu miris, seorang anak lahir ke dunia bukan lah kemauan sendiri, terapi mengapa semua orang hanya menyalahkan kehadiran Arana saja?, tanpa ada yang mempertanyakan apakah Arana ingin hadir di dunia atau tidak?. jika Arana bisa memilih tentu saja Arana tak ingin dilahirkan di dalam keluarga mentri Huan yang begitu kejam terhadap dirinya ini. tetapi takdir bagaikan sebuah lelucon yang mengharuskan Arana hadir di sana.


Membuat seorang gadis kecil lahir dengan takdir yang begitu pedih namun menyimpan banyak berkah di belakang nya.


"Suatu hari nanti, jika aku melangkah pergi dari pintu keluar kediaman ini akan ku pasti kan, aku tidak akan pernah melangkah masuk kembali meski mereka membutuhkan diriku dan bahkan bersujud memohon kepada ku sekalipun" gumam Arana dengan hati yang penuh dengan luka.

__ADS_1


🍁


__ADS_2