PERMAISURI UNTUK PANGERAN

PERMAISURI UNTUK PANGERAN
CHAPTER 09


__ADS_3

Nobu kembali ke dapur setelah bertemu dengan Arana, dia mengecek apa kah semua nya telah siap, Nobu sangat bersyukur karena Arana tumbuh menjadi gadis kecil yang kuat serta di limpahkan banyak kejeniusan, sehingga dapat memiliki berbagai macam bisnis yang telah Arana kembang kan sendiri.


Hati Nobu merasa tersentuh dengan segala pencapaian Arana saat ini, mengingat Arana tumbuh tanpa kasih sayang dari kedua orang tua nya serta seluruh keluarganya, sehingga sering kali Arana kecil di cemooh oleh para pelayan/penjaga kediaman mentri Huan dengan begitu mudah nya, hal yang sangat membuat Nobu merasa iba kepada anak bayi yang telah di asuhnya itu hingga saat ini.


Untunglah tuhan berbaik hati kepada Arana, sehingga Arana bisa melewati itu semua dan terus hidup sampai seperti sekarang ini.


"Apa semua nya telah siap?." tanya Nobu kepada Darxa dan juga Xixi.


"sudah ka, mari kita temui nona Arana, untuk merayakan hari bahagia nya ini." ujar Darxa bersemangat, lalu di setujui oleh kedua gadis lain nya.


Mereka bertiga pergi menemui Arana dengan berbagai macam hidangan di tangan ketiganya.


"apa yang kalian bawa itu?." tanya Arana saat melihat ketiga pelayan nya sudah berada tak jauh dari hadapan nya.


"nona, hari ini anda telah berusia 13 tahun, tentu saja Nobu akan membuat mie panjang umur ini untuk nona, Nobu berdoa agar nona selalu di limpahan kesejahteraan serta di panjangkan umurnya oleh para dewa." kata Nobu lembut saat telah tiba di hadapan Arana sambil memperlihatkan makanan yang telah Nobu buat sebelumnya.


"terimakasih nobu." ujar Arana terharu lalu memeluk Nobu dengan erat, sedari dulu hanya Nobu yang melakukan semua hal ini kepada Arana, walau pun terlihat sangat sederhana tetapi Arana sangat mensyukuri nya, Nobu satu satu nya orang yang selalu berusaha melengkapi kekurangan yang ada dalam hidup Arana, oleh karena nya Arana sangat menyayangi Nobu melebihi siapapun di dunia milik nya.


"kami juga berharap kesejahteraan selalu menyertai anda nona." kata Darxa dan Xixi serentak kala melihat Arana yang masih memeluk erat Nobu seperti enggan melepaskan nya.

__ADS_1


"yah iya terimakasih." ujar Arana tulus lalu memeluk kedua gadis itu, karena terlalu larut dalam fikiran nya sendiri saat memeluk Nobu Arana sampai lupa bahwa di hidup nya saat ini telah bertambah dua anggota keluarga lagi, mulai sekarang dan seterusnya Arana tidak hanya akan hidup bersama Nobu tetapi dengan dua orang lain nya juga.


Jika selama 12 tahun kebelakang, hanya Arana dan Nobu saja di hari ulang tahun Arana, di tahun ini Arana memiliki dua orang lagi yang telah mengikuti Arana selama 1 tahun penuh dengan sangat tulus, karena nya arana pun mulai menyayangi Darxa dan juga Xixi layaknya Arana menyayangi Nobu. namun tentu saja posisi Nobu masih jauh di atas dua gadis itu.


"Mari nona, kita nikmati hidangan ini bersama." ujar Nobu sambil menyiapkan semua makanan yang tersedia.


Arana melepaskan pelukannya dari tumbuh Darxa dan juga Xixi dalam hati nya tak henti henti berucap syukur dengan segala yang telah arana dapat kan saat ini.


"dewa aku sangat bersyukur karena engkau telah mengirim tiga orang yang begitu menyayangi diriku, terimakasih dewa, aku tak membutuhkan hal lebih dari ini, cukup tolong jaga mereka untuk ku saja." doa Arana dalam hati saat melihat canda tawa ketiga orang yang ada di hadapan nya.


Sedangkan di luaran sana, kertas undangan telah tersebar kepada para bangsawan kekaisaran Minday bahkan telah sampai di kerajaan Minday, undangan itu di kirim oleh keluarga mentri huan yang akan segera mengadakan acara tahunan bangsawan seperti biasanya.


Semua orang begitu sibuk dengan urusan serta pikiran mereka masing masing, begitu pula dengan Bai min, Bai min saat ini tengah di sibuk kan dengan melatih bakat yang di milikinya, untuk di perlihatkan di depan banyak khalayak nanti nya.


Bai min berlatih begitu keras, agar dapat menjadi pusat perhatian dari semua orang nanti nya, terlebih diam diam minday mencintai pangeran ke enam (pangeran Jikxi) yang sangat populer di kalangan para wanita bangsawan.


Wanita mana yang tak terpikat kala melihat ketampanan pangeran Jikxi, bukan hanya tampan bahkan dari semua pangeran kekaisaran Minday, hanya pangeran Jikxi yang paling menojol dan telah memiliki banyak prestasi di usia muda, meski pun tak dapat di pungkiri jika pangeran Jikxi juga terkenal dengan sifat dingin dan tak kenal ampun nya, tetap saja para putri bangsawan begitu mengangumi pangeran Jikxi.


Bai min begitu mengagumi pangeran Jikxi yang sangat tampan itu, Bai min bahkan telah memimpikan akan hidup bersama dengan pangeran Jikxi selama nya hingga maut memisahkan mereka, di saat itu pasti akan banyak wanita di kekaisaran Minday yang akan sangat iri kepada Bai min, yang telah sangat beruntung bisa mendapatkan pangeran Jikxi di dalam hidupnya. (meskipun itu hanya khayalan bai min setiap hari😪)

__ADS_1


Walau terdengar kabar bahwa pangeran Jikxi bukan lah orang yang mudah di dekati, tetapi karena Bai min menginginkan nya, maka tidak ada yang bisa menghalangi keinginan Bai min untuk bersama pangeran Jikxi. (dalam angan nya)


Bai min yang terbiasa hidup manja dan selalu mendapat kan apa yang dia inginkan tentu saja sangat berambisi akan mudah mendapatkan pangeran Jikxi tanpa tau apa yang akan terjadi pada Bai min selanjutnya.


Kini Bai min tengah berbelanja di butik paling terkenal di kekaisaran Minday (yang tak lain merupakan butik milik arana), Bai min sedang memilah pakaian yang akan dia kenakan untuk mencuri perhatian pangeran Jikxi nantinya.


Sedang kan Arana, kini juga sedang berada di dalam butik milik nya, karena akan ada sebuah acara yang cukup besar, tentu saja butik Arana akan sangat sibuk oleh para tuan dan nona muda dari berbagai kalangan bangsawan.


Karena butik nya sedang sangat sibuk, Arana menyempatkan diri untuk datang ke sana guna membantu para bawahan nya, tetapi siapa yang menyangka jika Arana akan bertemu dengan orang yang tak pernah ingin dia temui.


"Nona, apa anda yang sering di sebut sebagai sang ratu bisnis di kekaisaran ini?." tanya Bai min antusias dengan nada sopan santun saat bertemu dengan Arana.


Arana yang ada di hadapan Bai min saat ini, sedang berpenampilan sebagai sang Ratu bisnis dengan baju berkelas yang melekat di badan kecil nya serta dandanan yang membuat orang tak bisa mengenali Arana.


"Iya nona, apa ada hal istimewa yang sedang anda butuh kan?." tanya Arana ramah, namun dapat terlihat jelas jika ada senyum licik sedang terukir di wajah cantik arana meskipun terlihat sangat tipis.


Karena Bai min yang datang sendiri ke hadapan Arana, bukan kah ini akan sangat membosankan jika Arana tidak memanfaatkan momen saat ini dengan baik, melalui mata yang seperti sedang menangkap mangsa serta senyum licik yang tersembunyi dengan baik di balik senyum manis Arana saat ini, mungkin saja hari Bai min akan berakhir dengan tidak baik di tangan Arana.


🍁

__ADS_1


__ADS_2