
Di sisi lain kekaisaran Minday lebih tepatnya di kerajaan KEKAISARAN QUTAI MING seorang gadis muda berparas cantik dengan banyak prestasi tengah menanti kehadiran seseorang yang telah lama dia tunggu sedari kecil lebih tepatnya sedari mereka berpisah 8 tahun yang lalu setelah acara pertunangan mereka.
Gadis itu sedang menunggu sang pujaan hati/tunangannya yang akan segera menjemput dirinya satu tahun lagi, sesuai dengan janji yang telah di sepakati oleh banyak pihak. jika sang tunangan akan menjemput nya ketika gadis itu telah menginjak usia 17 tahun. di saat itu sang gadis akan langsung menikah dengan sang pujaan hati serta akan mendapat kan gelar yang selama ini memang seharusnya telah menjadi tujuan pertunangan nya.
Gadis itu bernama PUTRI QESYA MING seorang putri tunggal kekaisaran ming. dia telah di jodohkan dengan putra mahkota kekaisaran Minday sedari dia berumur 5 tahun dan keduanya telah melangsungkan pertunangan secara diam diam di umur putri QESYA yang baru berusia 8 tahun.
Meski pertunangan mereka terbilang cukup dini karena putra mahkota yang saat itu baru berusia 12 tahun dan putri Qesya baru 8 tahun, tapi keduanya sama sama menerima satu sama lain. bahkan putri Qesya telah menandai jika putra mahkota sebagai milik nya sejak pertunangan mereka. putri Qesya terus memfokuskan diri agar pantas menjadi permaisuri putra mahkota yang kala itu putra mahkota masih berstatus pangeran pertama kerajaan Minday, namun saat mengetahui berita bahwa tunangan nya telah menjadi putra mahkota, putri Qesya pun belajar menjadi sosok calon putri mahkota di dalam 2 negara yakni kekaisaran Minday dan kekaisaran Qutai ming.
Setelah pertunangan di gelar kekaisaran Minday berjanji akan menjemput putri Qesya kala putri Qesya telah menginjak umur 17 tahun dan akan langsung menikahkan putri Qesya dengan pangeran pertama secara sah (sebagai permaisuri bukan selir) dan karena kini pangeran pertama telah menjadi putra mahkota, pihak putra mahkota berjanji akan menyerahkan gelar Putri mahkota kepada putri Qesya kelak dengan syarat kekaisaran Qutai ming terus memberikan dukungan penuh untuk posisi putra mahkota.
Hal itu di setujui oleh kaisar Ming namun dengan syarat, pertunangan mereka di gelar secara diam diam sesuai permintaan dari KAISAR MING dan juga PERMAISURI DURXA MING. sebab mereka tidak ingin jika putri semata wayang nya itu menanggung beban berat setelah menjadi calon putri mahkota dari dua negara sekaligus.
Apa lagi jika sampai banyak orang yang mengetahui tentang pertunangan dini keduanya, pasti akan banyak sekali musuh yang berencana memburu putri Qesya di masa depan. untuk mencegah hal itu kedua kaisar bersepakat untuk merahasiakannya jati diri putri Qesya di kekaisaran Minday begitu pun dengan kekaisaran Qutai ming yang harus menyembunyikan status putra mahkota sebagai menantu mereka di kerajaan.
Kekaisaran Minday telah menjalin persahabatan dengan kekaisaran Qutai ming selama 5 generasi. hubungan di antara kedua kerajaan sangat erat dan sulit untuk di pisahkan satu dengan yang lain nya, selain hubungan pribadi yang sangat baik kedua kekaisaran juga saling menguntungkan satu sama lain dalam dunia politik maupun perdagangan.
Kaisar Ming sendiri memiliki 3 orang pangeran dan hanya memiliki satu orang putri saja. hubungan keempat anak nya pun di bilang cukup baik karena tidak ada yang saling merebutkan tahta meskipun mereka terlahir dari rahim yang berbeda.
Permaisuri Durxa Ming yang hanya bisa melahirkan seorang putri saja tanpa bisa mengandung buah hati lagi setelah melahirkan, membuat kaisar Ming terpaksa memilih seorang putra mahkota dari selir agung nya. meski begitu putri Qesya tetap mendapatkan gelar putri mahkota kekaisaran karena hanya dia putri satu satu nya di kekaisaran Qutai Ming dan lagi terlahir dari rahim permaisuri yang merupakan anak semata wayangnya.
Putri Qesya tubuh dengan sangat baik di kekaisaran Qutai Ming, dirinya di latih dengan sangat baik tata cara menjadi putri mahkota dalam dua negara sekaligus. dengan kecerdasan yang di miliki putri Qesya semua pelajaran yang di berikan kepada nya selalu mudah di serap oleh sang putri, dan bahkan putri Qesya telah banyak mencapai prestasi di kekaisaran Qutai Ming.
__ADS_1
Kecerdasan yang putri Qesya miliki sangat di kagumi oleh rakyat kekaisaran Qutai Ming, salah satu nya saat putri Qesya ikut andil dalam peperangan kerajaan melawan musuh 5 tahun yang lalu dengan instruksi dari putri Qesya yang masih kecil (11 tahun) kerajaan mampu memenangkan peperangan dan juga saat usia putri Qesya masih berusia 13 tahun dirinya telah menunjukkan banyak bakat seperti berpedang, memanah, menari, sastra dan lain sebagainya.
Meski banyak hal yang patut di kagumi dalam diri putri Qesya namun ada juga sisi kelam yang tak bisa lepas dari sosok nya.
Putri Qesya memiliki paras yang sangat cantik bak bidadari, tutur katanya juga selalu lembut dan sangat sopan, saat berjumpa dengan orang lain putri Qesya akan terlihat selalu anggun dan penuh wibawa sehingga banyak orang yang menghormati dirinya.
Namun semua sifat baiknya itu akan langsung berubah 180° jika bertemu dengan orang yang tidak dia kehendaki, putri Qesya akan menjadi orang yang sangat kejam saat hadapan dengan musuhnya dan hebatnya lagi dia dapat mempermainkan musuh nya dengan sangat baik tanpa di ketahui oleh orang lain. hanya beberapa orang saja yang tahu seberapa kejam putri mahkota kekaisaran Qutai Ming saat sedang mempermainkan musuh nya.
hal itu merupakan rahasia kekaisaran Qutai Ming tentang sisi kelam putri mahkota mereka.
Putri Qesya juga telah di ajari oleh permaisuri Durxa bagaimana cara untuk menghadapi para selir nya di dalam kediaman kelak saat putri Qesya telah resmi menikah dengan putra mahkota.
Semenjak permaisuri Darxa mengetahui jika anak nya akan menjadi putri mahkota di kekaisaran Minday, dia langsung mengajari banyak hal kepada putri kesayangannya itu, terutama dalam hal menghadapi para selir suami nya kelak. permaisuri sangat tahu jika nanti di kerajaan menantu nya, putri kesayangannya akan menghadapi banyak hal salah satu nya perbuatan posisi di sisi putra mahkota untuk itu, putri Qesya di latih dengan sangat baik oleh Permaisuri agar mampu mempertahankan posisi nya di kekaisaran Minday. dan yang pasti kekaisaran Qutai Ming juga akan selalu mendukung posisi putri Qesya.
"bersabar lah Sya'er, masih ada waktu satu tahun lagi yang harus kita lewati sebelum aku datang menjemput mu dan menjadi kan mu sebagai permaisuri di kediaman ku." ujar putra mahkota dengan lembut dan penuh kasih sayang.
Hubungan keduanya cukup baik, meski perjodohan kedua nya berawal dari urusan politik kedua kekaisaran, tetapi kedua orang itu menjalin hubungan layaknya pasangan normal pada umum nya yang saling memadu kasih satu sama lain dengan pasangan mereka.
Sesekali putra mahkota akan mengunjungi putri Qesya di kekaisaran Qutai Ming dengan alasan pekerjaan seperti yang saat ini dia lakukan, agar tidak menimbulkan kecurigaan.
"Aku dengar akhir akhir ini kau sedang dekat dengan seorang wanita?." tanya putri Qesya sedang nada cemburu.
__ADS_1
Putri Qesya mengetahui kedekatan putra mahkota dengan Bai min melalui mata mata yang dia kirim untuk mengawasi putra mahkota di kekaisaran Minday. mata mata nya itu mengatakan jika saat ini putra mahkota sedang berdekatan dengan putri dari perdana mentri dan yang membuat putri Qesya geram yaitu Bai min sendiri yang berinisiatif untuk mendekati putra mahkota terlebih dahulu bukan putra mahkota yang memulai nya. bahkan Bai min terlihat sangat berusaha keras meski usahanya itu di tentang oleh keluarga nya sendiri.
"apa kau cemburu?." tanya putra mahkota dengan nada menggoda sambil menggenggam tangan putri Qesya.
"tentu saja kau milikku!" ujar putri Qesya dengan nada menekan kepemilikan nya.
"maaf kan aku Sya'er, aku tahu dari dulu tubuhku ini hanya milik mu, tapi apa boleh buat aku pun tak kuasa menolak tawaran nya. kau tahu bukan bagaimana posisi tunangan mu ini, aku harus menarik banyak dukungan untuk memperkuat posisi ku di kerajaan, agar tidak ada yang bisa mengambil tahta ini dari ku. supaya aku mempu memberikan posisi yang layak juga untuk mu." jelas putra mahkota meminta pengertian dari putri Qesya.
"kau boleh saja memiliki banyak selir dengan syarat apapun yang aku lakukan kepada nya kelak, kau harus selalu menutup mata dan telingamu dengan rapat kala mengetahui atau pun melihat nya secara langsung. dan lagi kau hanya boleh mencintai ku seorang diri saja!." tegas putri Qesya.
"itu terserah kepada mu, tapi aku minta pada mu tolong bermainlah dengan pintar agar nama baik mu tetap bersih di luar sana, aku tidak ingin putri mahkota kesayangan ku ini di cap buruk oleh rakyat rakyat ku." kata putra mahkota dengan lembut.
Putra mahkota sangat paham dengan sisi gelap tunangan nya itu, meski di luar terlihat sangat cantik lembut nan anggun namun ketika berhadapan dengan hal hal yang tidak wanita itu sukai, wanita itu akan berubah menjadi orang berdarah dingin yang tak kenal ampun.
"Itu sudah pasti, kau mengenal ku dengan baik bukan selama kita bersama?" kata putri Qesya dengan santai.
"sangat sangat baik"
Kedua sejoli itu menghabiskan waktu bersama sebelum tiba waktu putra mahkota harus kembali ke kekaisaran Minday dan mengharuskan keduanya untuk berpisah lagi.
Sedangkan di kediaman Arana, dengan bantuan pria misterius Arana kini telah mendapatkan semua informasi tentang calon putri mahkota masa depan kekaisaran Minday, dan saat membaca semua kepribadian putri Qesya. Arana tersenyum puas karena menemukan tangan pengganti untuk mengurus Bai min di masa depan.
__ADS_1
🍁