PERMAISURI UNTUK PANGERAN

PERMAISURI UNTUK PANGERAN
CHAPTER 43


__ADS_3

Di sisi lain setelah Arana mendengar bahwa putra mahkota telah memiliki calon putri mahkota masa depan. dia justru berencana ingin menjodohkan Bai min dengan putra mahkota supaya bisa hidup bersama di kediaman putra mahkota selamanya.


Arana yakin jika calon putri mahkota pasti bukan lah orang biasa. terbukti dengan status dan jati diri nya yang sangat di rahasiakan oleh kerajaan. akan lebih baik jika calon putri mahkota itu memiliki sifat pencemburu dan sangat ambisius, hal itu akan dapat Arana manfaat kan untuk mengurus Bai min di kediaman putra mahkota dengan baik nantinya.


Yang paling utama adalah status Bai min selamanya hanya akan menjadi seorang selir saja. status itu akan sangat jauh berada di bawah status yang akan Arana dapatkan di masa depan yakni permaisuri pangeran Jikxi, betapa bahagia nya Arana mengetahui akan hal ini.


"Aku harus meminta bantuan kepada seseorang. agar membantuku menjodohkan putra mahkota dengan Bai min secepat mungkin, supaya mereka bisa bahagia selamanya." kata Arana sangat bersemangat.


"aku sangat yakin jika tidak membutuhkan waktu lama lagi calon putri mahkota pasti akan segera mengungkapkan identitas nya di depan para rakyat kerajaan. jikalau pun bukan putri mahkota yang memberitahu akan siapa dirinya, pasti pihak kerajaan lah yang akan mengumumkan nya segera. mengingat umur putra mahkota sudah sangat pas untuk usia menikah dengan putri mahkota masa depan. agar putra mahkota mampu berdiri untuk merebutkan tahta." lanjut Arana dengan seringai licik di wajah cantiknya.


Arana mengirim surat untuk pertama kalinya kepada pria misterius setelah sekian lama lama mereka tidak saling berhubungan satu sama lain.


Semenjak Arana menjadi tunangan pangeran Jikxi. Arana belum pernah bertemu atau pun mengirim surat kepada pria misterius yang dia kenal setelah pertemuan terakhir mereka sebelum acara pertunangan di gelar, dan setelah hari itu, pria misterius itu pun hilang bak di telan bumi.


Namun Arana tahu jika pria misterius itu akan muncul kembali jika Arana menghubungi nya terlebih dahulu lewat bawahan yang pria misterius itu berikan kepada Arana.


Sedangkan di salah satu paviliun besar dalam kerajaan, seorang pria tampan nan gagah namun selalu berekspresi dingin tengah di sibukkan oleh banyak nya berkas yang terus menumpuk di ruang kerja nya. jujur saja pria itu sangat merindukan sosok tunangan kecil nya yang telah lama tidak berjumpa. meski sebenarnya pria itu telah berjumpa dengan tunangan nya satu Minggu yang lalu, tetapi cinta memang bisa membuat orang gila, waktu satu jam pun bisa dia rasakan seperti waktu satu bulan sungguh di luar logika manusia.


"Salam tuan, saya datang untuk memberikan ini kepada anda." kata Qun mei pengawal bayangan pangeran Jikxi yang datang menghadap tuan nya.


"kemari kan" dingin pangeran Jikxi kala melihat sebuah surat yang berada di tangan Qun mei. segera Qun mei memberikan surat itu kepada tuan nya.


Pangeran Jikxi tersenyum kala membaca isi di dalam surat yang di kirim oleh wanita yang setiap saat menghantui hari hari nya, siapa lagi kalau bukan Arana tunangan kecil tercinta nya.


" Gadis kecil ku ini sungguh tidak berperasaan sekali, dia lebih memilih untuk menemui pria yang statusnya tidak jelas itu di bandingkan bertemu langsung dengan ku, apa wajah ku lebih tampan saat mengenakan topeng?" kata pangeran Jikxi dengan sendu.

__ADS_1


Sedangkan Qun mei yang melihat tuan nya berekspresi seperti itu hanya bisa menghela nafas pelan, sebab tuan nya akan menjadi sosok yang sangat kekanak kanakan saat berhubungan dengan gadis kecil nya itu. tuan yang selalu bersikap dingin dan sangat sadis itu seakan berubah menjadi orang lain. dan lebih gila nya lagi tuan dingin nya itu bisa cemburu kepada jati dirinya yang lain sendiri.


Terkadang Qun mei tak habis pikir dengan tingkah aneh tuan nya?. jelas jelas bisa mengungkapkan jati dirinya yang sebenarnya kepada putri Araxi agar tidak merasa cemburu lagi, tetapi dia malah memilih tetap mempertahankan dua jati dirinya itu. lagi pula putri Araxi juga hanya akan menjadi milik tuan nya saja. apa perlu bersikap seperti itu? (cemburu tidak jelas) karena jelas jelas pangeran Jikxi tidak memiliki saingan cinta karena tidak akan yang berani menjadi saingan cinta nya juga, memikirkan semua tingkah aneh tuan nya itu, sedikit pun tidak ada yang bisa di cerna oleh akal sehat Qun mei, yang ada dia akan merasa seperti orang bodoh jika terus memikirkan tuan bucin nya itu.


Namun tentu saja semua pemikiran Qun mei itu hanya ada di dalam pikiran nya sendiri saja, dan dapat di pastikan selama nya tidak akan keluar dari isi kepalanya itu. sebab jika sampai pikiran nya itu keluar tanpa di sengaja sekalipun pasti tuan dingin nya itu tidak akan melepaskan Qun mei dengan mudah, tentu saja Qun mei tidak menginginkan hal itu terjadi.


Setelah membaca surat dari gadis kecilnya, pangeran Jikxi langsung bersiap mengenakan penampilan samaran nya, dan untuk urusan pekerjaan yang ada di ruang kerjanya dia percayakan kepada kaki tangan nya.


Dengan cepat pangeran Jikxi melesat menuju kediaman Arana, yang ternyata di sana Arana telah menanti kedatangan pria misterius di halaman kediaman nya.


"Apa sebegitu rindu nya kau kepada ku? sampai harus menunggu ku seperti itu?" tanya pria misterius yang telah berada di belakang Arana.


Arana yang sedikit terkejut langsung menoleh kebelakang, saat melihat pria yang di nantikan nya telah datang, Arana langsung mempersilahkan pria misterius itu untuk duduk bersama dengan nya.


"duduk lah" ujar Arana. tanpa menunggu lama pria misterius itu dengan patuh duduk di samping Arana.


"itu tidak penting, ada yang jauh lebih penting yang ingin aku katakan kepada mu" dingin Arana.


"katakan lah, aku siap mendengarkan nya" kata pria misterius dengan santai.


"aku ingin meminta bantuan darimu" ujar Arana to the poin.


"bantuan yang seperti apa?." tanya pangeran Jikxi penasaran.


"pertama aku butuh kau mencari tahu tentang calon putri mahkota masa depan kerajaan ini dan yang kedua aku ingin kau membantu ku untuk menjodohkan Bai min dengan putra mahkota agar mereka bisa hidup bersama" ujar Arana serius.

__ADS_1


" untuk permintaan pertama itu hal yang sangat mudah untuk ku, tapi yang kedua untuk apa kau ingin menjodohkan mereka? bukan kah kau sangat membenci kaka mu itu? akhir akhir ini dia juga terlihat sedang mendekati putra mahkota, jika kau berencana untuk membuat mereka bersama, bukan kah sama hal nya dengan kau memberikan kebahagiaan untuk musuhmu sendiri? apa kau sedang berniatan ingin membantu Bai min menaiki tahta pengganti putri mahkota? sebaik itu kah dirimu gadis kecil?!." tanya pria misterius tidak mengerti dengan tujuan Arana dengan tatapan penuh curiga.


"aku tidak ada niat untuk membatunya menaiki status sebagai putri mahkota! karena itu hal yang tidak mungkin aku lakukan. justru dengan Bai min ingin bersama dengan putra mahkota baru akan bisa menghukum nya tanpa harus mengotori tangan ku sendiri!." santai Arana.


"apa kau berencana ingin memberikan Bai min kepada calon putri mahkota masa depan dan bukan putra mahkota?." tebak pria misterius.


"yah kau benar." kata Arana.


"tak ku sangka kau sangat licik gadis kecil." ejek pria misterius.


"itu tak seberapa, aku ingin mereka semua merasakan apa yang aku alami selama ini, akan lebih baik jika sakit yang mereka rasakan berkali kali lipat dari yang ku rasakan dulu" sinis Arana.


"baik lah, aku akan mengikuti permainan mu, tapi dengan satu syarat" kata pria misterius dengan tatapan memburu mangsa.


"apa?" tanya Arana penuh waspada.


"aku ingin kau mencium ku terlebih dahulu sebelum memulai tugas dari mu ini." enteng pria misterius sambil menunjuk bibir seksi nya.


"jangan mimpi! aku sudah bertunangan" kata Arana menatap tajam pria misterius di depan nya.


"hah baik lah" keluh pria misterius yang terlihat sangat kecewa dengan penolakan Arana.


Tetapi tak dapat di pungkiri jika di dalam hati pria misterius itu sedang berbunga bunga sebab alasan yang Arana gunakan untuk menolak permintaan nya karena Pertunangan mereka.


Sedangkan Arana sendiri. sebenarnya tidak benar benar memandang tinggi pertunangan nya itu, hanya saja dia enggan mencium pria mesum di hadapan nya itu, jadi arana mencari alasan dengan membawa nama pangeran Jikxi, toh yang Arana tahu, pria misterius di hadapan nya itu sangat takut terhadap pangeran Jikxi.

__ADS_1


🍁


__ADS_2