
Raka tidak mengerti dan tidak terima Tuan Bagaskara mengatakan jika dia dan ayahnya telah merampas milik Tuan Bagaskara.
"Kamu tau, seharusnya Karina itu milikku tapi ayah mu telah merampasnya dari ku." ucap Tuan Bagaskara dengan pandangan sendu.
***
Hari itu waktu menunjukkan pukul sebelas siang, seorang wanita muda sedang duduk di kursi di depan sebuah supermarket. Sepertinya wanita itu sedang beristirahat karena merasa lelah setelah berjalan dari toko ke toko mencari pekerjaan sejak pagi. Terlihat peluh yang membasahi anak rambutnya di dahi.
Kemudian dia melihat seorang pria tampan baru saja keluar dari sebuah ATM yang tidak jauh dari situ.
Di belakang pria itu ada dua orang pria dengan tampang preman sedang mengikutinya. Melihat gelagat aneh dua orang pria preman, wanita itu segera berlari ke arah si pria tampan sambil berteriak "Awas !!! copet !!"
Karena panik si pencopet itu mengeluarkan senjata tajam untuk menusuk targetnya yaitu si pria tampan tapi wanita itu segera mendorongnya. Jadi senjata malah tertusuk di perut wanita itu.
Dengan seketika orang-orang yang ada di sana melihat kearah mereka. Dua orang pencopet itu segera berlari karena takut tertangkap.
Pria itu segera membawa wanita yang menolongnya ke sebuah rumah sakit. Setelah beberapa hari dirawat kini wanita itu sudah diperbolehkan pulang.
"Terima kasih."
"Seharusnya saya yang berterima kasih kepada kamu. Karena sudah menolong saya dari pencopet itu." pria itu berterima kasih dengan tulus.
__ADS_1
"Itu memang sudah kewajiban kita sebagai sesama manusia. Harus saling tolong menolong." tutur si wanita lembut sambil tersenyum. Senyuman manis yang membuat orang terpesona.
"Saya Bagas." ujarnya mengulurkan tangan memperkenalkan diri.
"Saya Karina." menyambut uluran tangan lelaki itu dengan tersenyum.
Dimulai saat itulah Bagas dan Karina saling mengenal. Karina menceritakan jika saat itu dia sedang berjalan-jalan mencari kerja. Tidak menyangka akan mengalami kejadian naas ini. Bagas menawarkan pekerjaan kepada Karina sebagai asistennya. Saat itu Bagas sedang merintis bisnisnya dengan menyewa sebuah ruko kecil sebagai kantor.
Dua tahun berlalu. Bisnis Bagas semakin berkembang. Tapi hubungannya dengan Karina masih jalan di tempat, sebatas bos dan asisten. Meskipun Bagas sering menunjukkan rasa sukanya kepada Karina namun wanita itu bersikap biasa saja.
Bagas kemudian mendirikan sebuah perusahaan dengan nama R&B Enterprise yaitu singkatan Rina dan Bagas. Rina diambil dari nama Karina, wanita yang di sukainya.
Kendra sangat tertarik dengan Karina dan langsung menyatakan perasaannya pada Karina. Ternyata Karina juga membalas perasaan Kendra.
Kendra memberi tahukan tentang hubungannya dengan Karina kepada Bagas. Bak disambar petir di siang hari, Bagas sangat terkejut mendengarnya. Ternyata dia kalah cepat dengan Kendra. Mengapa Karina menerima Kendra yang baru dikenalnya beberapa bulan ini. Sedangkan Karina seolah menutup hati untuknya selama dua tahun ini.
Bagas memang tidak pernah mengungkapkan cinta kepada Karina. Tapi, dia menunjukkan perhatiannya dan memperlakukan Karina dengan istimewa. Sebagai wanita dewasa tidak mungkin Karina tidak mengerti maksud perhatiannya selama ini.
Sebagai seorang sahabat, Bagas tidak ingin menghancurkan kebahagiaan Kendra. Bagas tau jika Karina merupakan wanita pertama yang menjadi kekasihnya. Meskipun merasa kecewa dalam hatinya, tapi Bagas mencoba ikhlas merelakan Karina untuk Kendra dan menutup rapat-rapat perasaannya.
Seiring waktu berjalan, Kendra sudah pun menikah dengan Karina. Namun Bagas masih belum bisa melupakan rasa cintanya kepada Karina. Bahkan sekarang Bagas juga sudah menikah dengan wanita pilihan ibunya.
__ADS_1
Beberapa tahun berlalu kini Kendra dan Bagas sama-sama sudah memilik anak. Tapi takdir mereka sangat jauh berbeda. Kendra hidup bahagia bersama Karina dan putra mereka. Sedangkan Bagas kini sudah bercerai dengan istrinya ketika putrinya baru berumur dua tahun karena selingkuh.
Bagas sangat kecewa dengan hidupnya apalagi melihat kebahagiaan Kendra. Seharusnya dialah yang hidup bahagia bersama Karina, bukan Kendra.
Mulai timbul rasa iri dan benci dalam hati Bagas.
Kebenciannya kepada Kendra kini semakin bertambah karena putrinya Emily ternyata menyukai Raka putra Kendra dan Karina. Semakin lama Bagas makin dikuasai oleh perasaan bencinya sehingga dia nekat menyuruh orang untuk membunuh Karina meskipun Bagas sangat mencintainya.
.
.
.
.
.
.
Bersambung . . . . .
__ADS_1