Petaka 40 Hari Masa Nifas

Petaka 40 Hari Masa Nifas
Rahasia part 2


__ADS_3

Aku melihat hubungan mas Biru dan nyonya Kejora sedikit renggang, aku tahu kalau yang menjadi penyebabnya adalah aku. Hubungan ibu dan anak itu membuatku merasa bersalah, hingga aku terpikir untuk memperbaiki hubungan itu. 


Saat makan malam bersama, tidak ada kehangatan di meja makan dan sangat hening, hanya terdengar suara dentingan sendok. Aku terus memperhatikan di sebalik dapur, beberapa kali tuan Bintang mencoba untuk mencairkan suasana tapi tak diindahkan. 


"Bagaimana caranya untuk menyatukan hubungan yang sedikit renggang itu." Aku terus saja berpikir sampai lupa membuatkan kopi dan juga teh untuk tuan Bintang dan mas Biru. 


"Biru, dari tadi Bunda bicara kamu hanya nyaut seperlunya saja." 


Seketika sendok yang berisi makanan hampir saja masuk ke dalam mulut, kembali meletakkannya di atas piring dan menatap sang ibunda setelah menghela nafas berat. 


"Lalu, Biru harus bagaimana? Diam salah, bicara seperlunya juga salah." 

__ADS_1


"Bunda heran, kamu berubah karena wanita itu." 


Biru yang sangat kesal itu meletakkan sendok di atas meja makan dengan kasar, beranjak pergi meninggalkan makanan yang bahkan belum habis separuh. 


"Lihat tuh, anak Ayah." Geram bunda Kejora. 


"Bunda kenapa sih? Ayah nilai bukan Biru yang berubah, tapi Bunda sendiri. Sejak kapan Bunda memandang orang dari status sosial dan juga pendidikannya? Apa itu penting? Toh anak kita cinta sama Luna. Seharusnya kita sebagai orang tua mendukungnya, kalau begini siapa yang repot? Ayah." Ayah Bintang juga berlalu pergi meninggalkan istrinya seorang diri, tentu saja itu di lakukan karena muak dengan istrinya dan alasan kedua karena makanan di atas piringnya sudah habis. 


"Mengapa Ayah membela Luna, si janda anak satu itu." 


Ayah Bintang mengusap wajahnya dengan kasar. "Ayah ingin yang terbaik untuk Biru dengan membiarkannya memilih kehidupan yang di inginkannya. Kita hanya mendukung sebagai orang tua. Apa Bunda lupa, bagaimana Bunda dulunya? Jangan lupakan itu. Bahkan demi cinta, Ayah rela meninggalkan anak kandung dari istri pertama.

__ADS_1


Deg


"Ayah mengungkit masa lalu yang sudah kita sepakati untuk menguburnya." 


"Ayah terpaksa melakukan itu semua karena Bunda yang memulai." Ada penyesalan di dalam hati ayah Bintang, di mana dia meninggalkan istri pertama yang sekarang berada di rumah sakit jiwa dan menelantarkan anaknya yang bernama Iren.


Hubungan antara ayah Bintang dan bunda Kejora cukuplah rumit, cinta keduanya tumbuh saat mereka bersama dan melupakan ada hati yang tersakiti yaitu istri pertama yang bernama Desi. Ya, karena rasa sayang dan cinta yang dimiliki oleh istri pertama dia tidak bisa menerima pernikahan kedua suaminya, yang membuatnya depresi dan dibawa ke rumah sakit jiwa sampai saat ini. 


Iren yang merupakan teman dari Mawar adalah anaknya Bintang dan juga Desi, pertemuan keduanya di saat Iren memutuskan untuk mengakhiri hidupnya untuk melompat dari atas jembatan dan seketika itu juga Mawar menolongnya.


awalnya Irene tidak tahu jika ayahnya sudah menikahi seorang wanita yang berasal dari desa, hingga itu terkuak saat Ayah Bintang membawa wanita yang tengah mengandung dan memperkenalkannya sebagai ibu keduanya. Mana ada anak yang rela melihat ayah yang sangat dia cintai membawa wanita selain ibunya ke rumah, dan memintanya untuk memanggilnya ibu. 

__ADS_1


"Sudah cukup ini semua, Ayah akan membawa Iren untuk tinggal di rumah ini." Tegas ayah Bintang dan pergi dari tempat itu.


__ADS_2