
POV Y/N.
"Apa!! Menikah kontrak."
Teriak Semua keluarga dengan serentak, Seakan terkejut dengan pernyataanku barusan.
Mata dan mulut mereka pun seketika terbuka lebar. Seakan masih tak percaya dengan semua ini.
Sebelumnya setelah Taehyung pulang mengantarkanku ke rumah, Aku langsung meminta Ayah, Ibu, dan Kakakku untuk berkumpul di ruang tamu. Saat semuanya sudah berkumpul, Aku lansung menceritakan semuanya pada mereka. Dari mulai awal pertemuanku dengan Seokjin, sampai perjanjian pernikahan kontrak itu. Tak ada sedikitpun yang aku tutup-tutupi dari mereka.
Namun Aku tak menyangka keluargaku menanggapinya dengan begitu kaget.
"Y/n-ah. Kenapa Dia ingin menikahimu secara kontrak??" Tanya Ibuku.
Aku meneloh kearah Ibuku.
"Seperti yang sudah aku jelaskan tadi, Dia hanya ingin membalaskan jasanya pada Kakeknya." Jawabku.
"Y/n, Apa kau tidak papa?? Statusmu nanti setelah bercerai darinya kau akan menjadi janda." Ucap Yoongi kakakku.
"Tidak masalah, lagipula kami sudah membuat perjanjian lain. Saat kami sudah menikah nanti, kami tidak akan berkontak fisik, ataupun menyentuh satu samalainnya." Jawabku dengan santay.
"Lalu bagaimana dengan Kakeknya??" Tanya Ayahku.
Aku menaikan kedua pundakku.
"Entahlah, Mungkin Seokjin sudah membuat rencana lain untuk kakeknya, aku tidak tau. Tapi disini tujuanku hanya ingin melunasi hutang Oppa Yoongi. Bukankah itu hal yang bagus?? Seokjin hanya akan menikahiku selama 1tahun, dan setelah itu, kita semua akan bebas seperti dulu lagi." Jelasku antusias.
Ibu duduk di sampingku, mengusap lembut punggungku sembari berkata.
"Lalu Taehyung, Apa dia tau masalah ini?"
Aku tertegun dengan pertanyaan Ibuku, Aku menoleh kearah ibuku. Memegang kedua tangannya, lalu mulai berbicara.
"Ibu, Mungkin niatku ini cukup jahat bagi semua orang yang mendengarnya. Tapi Aku mohon Ibu jangan memberi tahu Taehyung kalau Aku akan menikah. (Menoleh ke arah Ayah dan kakakku) Ayah, Oppa. Aku mohon bantu Aku menyembunyikannya dari Taehyung!!" Sambungku memohon pada mereka.
"Kenapa Y/n?? Kenapa Taehyung tidak boleh mengetahuinya??" Tanya Kakakku.
"Yoongi-ah Biarkan Adikmu menyelesaikan perkataannya!!" Ini semua juga karena ulahmu." Balas Ibuku menoleh ke arahnya. Yoongi pun seketika terdiam dengan ucapan Ibu.
__ADS_1
Sedangkan aku hanya menundukan kepalaku, dan mulai berbicara kembali.
"Aku berpikir pernikahan ini hanyalah sementara. Dan tak akan merugikan pihak manapun. Kalian cukup menyembunyikannya dari Taehyung selama satu tahun, dan setelah pernikahan kontrak ini selesai, semuanya akan kembali seperti semula. Aku dan Taehyung akan kembali bersama seperti dulu lagi. Aku hanya tak ingin Taehyung terluka jika dia mengetahui semua ini. Aku menyadari sikapku ini sangatlah egois, tapi aku hanya ingin menjaga perasaan Taehyung, dan tak ingin kehilangannya." Ucapku panjang lebar, dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
Semua mata menatapku dengan iba, Mereka semua pun serentak merangkulku dengan pelukan hangat.
"Y/n. Kau anak baik, Ibu janji akan merahasiakannya dari Taehyung, Ibu tau kau sangat mencintainya. Pengorbananmu untuk keluarga ini sangatlah besar." Ujar Ibu mengelus pucuk rambutku.
"Y/n. Rasanya Ayah sudah gagal menjadi kepala keluarga dikelurga ini. Ayah tidak bisa menjaga kalian dengan benar, bahkan di saat kau harus kebingungan dengan masalah Yoongi, Ayah tak bisa berbuat apa-apa." Ujar Ayahku dengan tulus meneteskan air mata.
Mataku tertegun melihat Ayahku menangis di hadapanku, rasanya Aku tak rela jika Orangtuaku harus meneteskan airmata demi aku. Dengan sigap aku langsung mengusap air matanya.
"Ya, Kenapa Ayah berkata seperti itu, berhentilah menangis!! Pengorbananku ini tidak sebanding dengan pengorbanan Ayah, Ibu dan Oppa Yoongi. Sudahlah kalian tak usah bersedih lagi memikirkanku. Aku baik-baik saja." Ujarku mencoba menyemangati mereka dan menutupi kesedihanku dengan senyuman di bibirku.
"Y/n. Aku benar-benar minta maaf." Ucap Kakakku memegang tanganku.
Aku hanya mengangguk lalu tersenyum kearahnya. Seketika Suana pun dibuat sunyi, karena kami sibuk dengan pemikiran kami masing-masing.
Beberapa detik kemudian aku teringat dengan pesan Seokjin tadi siang yang menyuruhku untuk menyampaikan pesannya pada kelurgaku.
"Ah,, Aku sampai lupa. Tadi siang Seokjin bilang, kalau besok siang, kita akan melakukan pertemuan keluarga. Jadi Ayah, Ibu dan juga Oppa Yoongi. bersiap-siaplah untuk kesana!!" Jelasku memecah kesunyian.
"Benarkah?? Aku kira tak akan secepat ini." Jawab Yoongi kakakku.
Aku hanya mengangkat kedua pundakku, lalu bamgkit dari dudukku.
Semua mata terus mengikuti gerak tubuhku, dan aku pun menyadari itu.
"Berhentilah kalian semua melihatku dengan ekpresi seperti itu. Aku mau tidur duluan, selamat malam." Aku pun langsung pergi masuk kedalam kamarku.
...
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
POV AUTHOR.
Di tempat berbeda.
Telihat Taehyung sedang bersama wanita cantik seumuran dengannya, duduk berdua disebuah lestoran cukup mewah.
"Baiklah, Taehyung. Terimakasih atas waktumu hari ini." Ucap wanita itu tersenyum manis kepada Taehyung.
"Sama-sama. Hati-hatilah dijalan." Jawab Taehyung balik tersenyum.
Mereka berdua pun bangkit dari duduk mereka, dan langsung berjalan pergi menuju keluar untuk pulang. Entah apa yang telah mereka lakukan disana, namun terlihat mereka sudah cukup lama berada disana.
...
...
...
...
...
...
terus baca ya eps selanjutnya.👌
Kasih pendapat kalian dong soal cerita aku ini!!
Jangan lupa Like dan comentnya ya gaes.
__ADS_1