
Keesokan harinya.
Nayrin pun sudah masuk kuliah seperti biasanya. Ia pun berjalan menuju ke dalam kelasnya. Namun selama perjalanan, semua orang nampak melihat ke arahnya. Mereka semuanya tersenyum ke arah Nayrin sembari saling bisik satu sama lain. Nayrin pun di buat kebingung dengan tingkah semua orang saat itu. Ia pun tak mempedulikan hal itu dan langsung masuk ke dalam kelasnya saja.
Skip.
Nayrin pun sudah masuk ke dalam kelas. Ia pun melihat Rena sedang duduk di ujung sana dengan wajah yang murung. Nayrin pun lalu menghampiri Rena.
"Ren, Lo kenapa murung kaya gitu??" Tanya Nayrin. Rena pun menoleh ke arah Nayrin, dan tiba-tiba saja, ia langsung memeluk temannya itu. Seketika Nayrin pun di buat tertegun.
"Huhu,, Nay. Apa bener, soal kabar yang katanya Lo itu Anaknya dari Tuan Namjoon, itu benar??" Tanya balik Rena pada Nayrin.
"Iya, itu benar. lalu kenapa Kamu kaya orang yang lagi sedih gitu sih??" Jelasnya seraya melepaskan pelukan Rena darinya.
"Banyak yang bilang sama Gw barusan, Kalau Lo orang kaya, berarti Lo gak bakalan mau temenan sama orang miskin kaya Gw ini. Mereka bilang kita itu beda kasta." Jelasnya dengan raut wajah sedih.
"Haha, Lo itu mikir apasih. ya gak bakalanlah, Mau Gw orang miskin ke, mau Gw orang kaya ke, Gw tetep bakal temenan sama Lo ko." Jawab Nayrin terkekeh.
"Beneran. Tapi tetep ajah sekarang Gw ngerasa minder sama Lo, apalagi Bokap Lo itu idola Gw banget." Jawab Rena dengan polos.
Saat Nayrin sedang bercakap dengan Rena, Jimin dan Genx nya pun datang ke dalam kelas. Jimin, Jungkook, dan juga Suga. melihat ke arah Nayrin yang sedang duduk bersama Rena.
"Hey Nay." Sapa Jungkook seraya melambaikan tangan ke arah Nayrin. Di arah sana pun Nayrin tersenyum ke arah Jungkook, dan juga melambaikan tangannya kearah Jungkook.
"Eh, Hay Kooki." Sapa balik Nayrin.
Sontak membuat semua orang disana kaget dengan panggilan Nayrin pada Jungkook.
"Nay, barusan Lo manggil si Jungkook apa??" Tanya Rena dengan wajah syok.
"Kooki, emang kenapa?? Ada yang aneh gitu??" Jawab Nayrin dengan polos.
"Lo gak salah?? Udah punya nama panggilan gitu, kaya orang pacaran ajah tau gak sih Lo." Cetus Rena sembari mengamgaruk-garuk kepalanya.
"Emang kenapa?? Emang punya nama panggilan buat orang pacaran ajah gitu??" Tanya Nayrin.
__ADS_1
"Ya enggak juga sih. Tapi cuman aneh ajah jadinya. hehh."
Di sisi lain.
Suga pun bertanya pada Jungkook di hadapan Jimin.
"Heh brow, barusan si Nayrin panggil nama Lo ko Kooki sih, maksudnya apa??"
"Ya itu panggilan sayang Dia lah buat Gw." Candanya saat itu pada Suga.
"Maksud Lo, Lo jadian sama Dia." Tanya Suga percaya begitu saja dengan candaan Jungkook.
"Ya Gw sih berharapnya gitu. Tapi itu cuman mimpi, haha." Jawab Jungkook tertawa.
"Aiss,, kirain Gw beneran. Tapi Gw masih penasaran kenapa Dia manggil Lo Kooki."
"Kepo banget sih Lo." Cetus Jungkook yang langsung pergi menuju bangkunya, dan di kejar oleh Suga yang masih terus bertanya pada Jungkook. Sedangkan Jimin, ia pun berusaha bersikap seakan tak mempedulikan semuanya. ia pun bergegas duduk di bangkunya saat itu.
"Nayrin dan Jungkook sedang dekat. Ahhh, kenapa Aku harus memikirkannya, itu bukan urusanku jugakan, mau Dia dekat dengan siapapun." Ucap dalam hati Jimin.
Sedangkan di sisi lain, Nayrin pun sesekali melirik ke arah Jimin.
"Hey Broww,, kenapa Lo gak sapa calon sodara Lo tuh si Nayrin, Abang Lo kan nanti mau nikah sama Kakak tirinya." Cetus Suga menyikut tangan Jimin.
"Apaan sih Lu. " Sewot Jimin sembari melihat ke arah Nayrin. Mereka pun saling bertatap muka, rasa canggung pun mulai terasa pada diri Jimin. Namun saat itu Nayrin pun hanya tersenyum singkat pada Jimin dan kembali fokus pada bukunya. Jimin pun dengan spontan membalas senyuman Nayrin, walau terlihat sangat canggung.
***
Jam pelajaran pun sudah selesai. semua siswa juga sudah membubarkan diri. Nayrin dan Rena pun saat itu sedang berjalan keluar pintu kelas, tiba-tiba saja Genx nya Ana sudah berada di samping pintu kelasnya.
"Eh, Nayrin. Gw gak nyangka Loh, ternyata Lo itu anak dari Tuan Namjoon." (Seketika melirik ke arah Rena.) "Tapi tunggu dulu deh, itu di samping Lo siapa ya?? Ko gak tau diri banget sih, masih bisa barengan sama Lo, Lo kan lebih pantesnya barengannya sama kita. Secara, kita kan sederajat lah ya." Sindir Ana saat itu pada Rena.
Nayrin pun mengerti dengan perkataan Ana barusan.
"Apa?? Lo buta ya, jelas Dia itu temen Gw. Dan tadi Lo bilang apa?? Gw harusnya temenannya sama Lo. Sorry ya, kalian itu gak level buat jadi temen Gw." Cetus Nayrin yang langsung mendelikan matanya dan menarik tangan Rena pergi dari tempat itu.
__ADS_1
"Kyaaa..." Teriak Ana dengan kesal.
"Apa-apaan Dia hina Gw kaya gitu, Awas aja ya Lo Nayrin, Gw gak bakalan tinggal dieum. Lo bakal nyesel karena udah sepelein Gw." Sambungnya dengan wajah jahatnya. kedua temannya pun mendukung dengan rencana Ana saat itu.
Dan tak lama kemudian Jimin pun keluar dari dalam kelas.
"Eh,, Sayang udah keluar. Aku udah tungguin Kamu dari tadi tau." Ucapnya Ana dengan manja, ia pun langsung menggandeng tangan Jimin dan pergi dari tempat itu.
***
Di tempat lain.
Nayrin pun masih berjalan bersama Rena sembari terus memegang tangan Rena. Saat itu pun Rena langsung melepaskan tangan Nayrin, dan berhenti dari langkahnya.
"Loh, Ko malah berhenti sih. ada apa??" Tanya Nayrin kebingungan.
"Nay, yang di katakan Ana itu ada benarnya juga. Lo itu gak pantes temenan sama Gw. Jadi sebaiknya mulai sekarang Lo jauh-jauh dari Gw." Jelas Rena yang langsung berlari meninggalkan Nayrin begitu saja.
"Ren, Lo mau kemana??" Teriak Nayrin yang langsung berusaha mengejar Rena. namun tiba-tiba saja kakinya pun terkilir dan ia pun terjatuh.
"Awww...." Rengeknya kesakitan. Tak lama pun Jungkook melihat Nayrin yang sedang duduk kesakitan di sebuah jalan kampus. Ia pun langsung berlari menghampiri Nayrin.
"Nay, Lo kenapa??" Tanya Jungkook yang langsung memegang kaki Nayrin.
"Tadi Rena salah paham sama Gw, dan Gw coba ngejar Dia. Tapi kaki Gw malah terkilir kaya gini." Jelas Nayrin sembari terus merengek kesakitan.
"Ko bisa kaya gitu sih?? Ya udah Gw bantu Lo berdiri dulu." Ujar Jungkook yang langsung menopang tubuh Nayrin untuk berdiri. Saat Jungkook berusaha membantu Nayrin. di arah lain Jimin dan Ana pun melihat mereka berdua yang saat itu kebetulan sedang melewati tempat itu.
"Bukankah itu Jungkook sama Nayrin ya Sayang?? Lagi ngapain mereka disana??" Atau mereka pacaran??" Tanya Ana pada saat itu.
Jimin pun memperhatikan mereka tampa kata.
"Mereka sedang apa?? kenapa perasaanku seperti gak rela saat Jungkook memegang Nayrin. Ah tidak, ini mungkin hanya perasaanku saja." Ujarnya dalam hati.
"Sayang Kamu kenapa?? Ko malah diem sih. Ayo kita jalan lagi!!" Ajak Ana padanya.
__ADS_1
Jimin pun menuruti permintaan pacarnya itu dan kembali berjalan saat itu juga.