Puisi

Puisi
Eps 34 Cemburu


__ADS_3

Plakkkkkkkkk,,,


Tamparan Tuan Jinyoung pun mendarat tepat di pipi Seokjin.


"Apa sebenarnya yang Kamu inginkan Kim Seokjin?? Apa Kamu mau mempermalukan Kakek di hadapan Tuan Namjoon, barusan Kola menelfon pada Kakek, kalau Kamu ingin mengakhiri pertunangan ini." Bentak Kakeknya setelah mendapat kabar.


"Kek, Aku gak ada maksud buat malu-maluin Kakek. Aku hanya mengatakan apa yang Aku rasakan sekarang." Jelas Seokjin.


"Sudahlah, lebih baik sekarang Kamu pergi minta maaf pada keluarga NN. dan tarik semua perkataanmu pada Kola. Masalah cinta itu urusan nomber 2." Suruh Kakeknya tampa melihat ke arah Seokjin, dan pergi meninggalkannya.


Seokjin pun hanya terdiam duduk di atas kursi saat itu. Dan tak lama kemudian pergi untuk menemui Tuan Namjoon.


***


Skip.


Di rumah Tuan Namjoon.


Semuanya pun sudah berkumpul saat itu. Nyonya Roa, Tuan Namjoon, dan juga Kola.


"Saya benar-benar minta maaf atas perlakuan saya terhadap putri anda Tuan." Tutur Seokjin saat itu.


"Sudahlah, Seokjin Kau tak perlu meminta maaf padaku, Aku bisa mengerti perasaanmu saat ini. Mungkin ini tidak mudah bagimu untuk mencintai putriku, tapi lama-kelamaan juga Kamu pasti akan bisa mencintai putriku." Jelas Tuan Namjoon saat itu.


Seokjin pun hanya tersenyum dan menundukan kepalanya kembali.


"Ya sudah Seokjin. Sebaiknya Kamu sekarang temani putriku ini untuk berjalan-jalan. buatlah Dia bahagia kembali. Ayo istriku sebaiknya kita tinggalkan mereka berdua." Ujar Tuan Namjoon yang langsung pergi bersama istrinya.


Setelah mereka pergi, tinggallah Seokjin bersama Kola saat itu.


"Kamu mau kemana??" Tanya Seokjin mencoba mengawali pembicaraan.


Kola pun tiba-tiba saja langsung memeluk Seokjin dengan agresif.

__ADS_1


"Sayang Kamu jangan pernah bilang lagi kalau kamu mau tinggalin Aku ya." Ucap Kola sembari terus memeluk Seokjin yang sedang duduk di sebuah kursi. Seokjin pun saat itu juga mencoba untuk melepas pelukan Kola dari tubuhnya, dan tiba-tiba saja.


Nayrin pun masuk ke dalam rumah, dan melewati ruang tamu. Ia pun melihat Kola yang sedang memeluk Seokjin saat itu.


Seketika Seokjin pun di buat kaget dengan kedatangan Nayrin yang melihatnya sedang di peluk oleh Kola.


Mereka pun hanya saling tatap dengan mata setengah melotot. Kola pun menyadari sikap keduanya yang terlihat aneh.


"Ngapain Lo berdiri disana terus??" Tanya Kola dengan wajah sedikit cemberut.


Nayrin pun langsung membuang pandangannya dari Seokjin dan langsung menjawab pertanyaan Kola.


"Emang kenapa, gak boleh?? Serah Gw lah mau gimana juga. Oh, jadi Lo ngerasa keganggu gitu sama Gw, karena Lo lagi mesra-mesraan sama Cowo Lo itu. Ok kalau gitu Gw pergi." Cetus Nayrin yang langsung Naik ke atas tangga.


"Aisss Anak itu, nyebelin banget sih." Gumam Kola dengan kesal.(Seketika melirik ke arah Seokjin sembari tersenyum.) "Maaf ya Sayang Dia itu emang suka gitu." Sambungnya.


Seokjin pun hanya terdiam dan melihat kembali ke arah Nayrin pergi tadi.


"Kenapa dari cara mereka berbicara seperti itu?? Apa sebenarnya mereka tidak Akur?? Dan ini baru pertama kalinya Aku melihat Nayrin bersikap dingin seperti ini. Dan dari cara bicaranya tidak seperti saat ia berbicara padaku." Tanyanya Seokjin dalam hati.


***


"Apa-apan ini. memang ucapan laki-laki itu gak bisa di pegang, barusan kemarin Dia bilang sangat mencintaiku. Buktinya Apa sekarang Dia malah lagi mesra-mesraan sama si monyet idup itu." Gerutu Nayrin sesampainya di kamar, dan langsung masuk kedalam kamar mandi untuk mengganti pakaiannya. Tak lama kemudia ia pun langsung berbaring di kasurnya, Dan tiba-tiba


Zettttttt,,,,,,,Zettttt...


HP nya pun bergetar.


"Vc dari Jungkook. Mau apa Dia Telfon Gw??" Gumamnya. Seketika Nayrin seperti sedang memikirkan sesuatu di kepalanya.


"Pas banget Jungkook telfon, ini bisa Gw jadiin bahan buat manas-manasin Kak Seokjin. gak ada salahnya kan Gw lakuin ini buat nunjukin sama Kak Seokjin kalau Gw juga bisa. Maafin Gw ya Kooki Aku manfaatin situasi ini." Ucap dalam hatinya, tak lama kemudian Nayrin pun langsung bergegas turun ke bawah untuk berpura-pura ingin mengambil air minum dekat ruang tamu, tempat di mana Seokjin dan Kola berada.


Sesampainya di bawah, Nayrin pun mengambil air minum dan duduk di kursi meja makan sembari memakai baju tidur berwana kuning, ia nampak sangat imut saat itu. Seokjin dan Kola pun melihat ke arah Nayrin yang sedang duduk di kursi meja makan.

__ADS_1


"Nayrin, Dia imut banget malam ini." Ujarnya dalam hati Seokjin saat melihat ke arah Nayrin.


"Ngapain lagi sih tuh bocah, ganggu orang lagi pacaran." Gerutu Kola dengan nada rendah.


Di arah lain,


"Pas banget Kak Seokjin lagi liat ke arah sini sebaiknya Gw segera angkat Vc dari Kooki deh." Tutur dalam hati Nayrin.


Nayrin pun langsung mengangakat Vc dari Jungkook dengan menghadapkan layar Hp nya ke arah Seokjin dengan sengaja agar ia melihatnya.


"Hay Kooki, ada apa ya Lo Vc Gw malem-malem gini?? Kangen ya sama Gw..hhe." Ujar Nayrin pada Jungkook.


"Hahha,, iya nih kangen banget sama Lo, he. Besok Lo masuk kuliah kan?? udah dua hari Lo gak masuk kuliah rasanya ada yang kurang." Jawab Jungkook dengan polos.


"Iya besok Gw masuk ko, Gw juga udah kangen banget sama Lo." Balas Nayrin sesekali melirik ke arah Seokjin.


"Beneran nih Lo kangen sama Gw??"


"Ko Nayrin sikapnya agak aneh gini ya??" Batin Jungkook pun bertanya-tanya dengan sikap Nayrin. Dan tampa sadar Jungkook pun terbawa perasaan dengan percakapan mereka berdua.


Skip ajah ya sama obrolan mereka dan langsung ke akhir pembicaraan mereka.


"Ya udah deh, udah dulu ya. Gw mau tidur nih." Ujar Nayrin.


"Ya udah, Mimpi indah ya Kunay jutek..hehe." Canda Jungkook mengakhiri percakapan mereka.


"Apaan sih Lo, Gw itu gak jutek. Ya udah Gw tutup ya telfonnya. By." Nayrin pun mematikan Telfonnya itu, dan langsung pergi ke dalam kamarnya kembali.


"Apa barusan Nayrin sedang ber vidiocallan dengan seorang laki-laki. dan laki-laki itu Aku pernah melihatnya dengan Nayrin waktu itu. Dan apa-apaan mereka pake panggil nama mereka dengan nama panggilan seperti itu, kangen-kangenan lagi. Apa ini alasan Nayrin ingin putus dariku?? Dia ternyata udah punya Laki-laki lain selain aku. Aku gak habis pikir Nay." Gerutu Seokjin yang ternyata sedari tadi memperhatikan Nayrin yang sedang berbicara bersama Jungkook.


Sedangkan Nayrin yang sudah kembali di dalam kamarnya. Ia pun langsung membantingkan tubuhnya ke atas kasur miliknya, sembari melihat ke arah langit-langit rumahnya.


"Huhhh,,, untung ajah Jungkook bisa di ajak sejalan. Tapi, Dia bakalan salah paham gak ya sama ucapan Gw barusan?? Kayanya gak mungkin deh. Dia kan orangnya emang gitu. Udah deh mending Gw tidur sekarang." Ucapnya yang langsung bergegas tidur saat itu juga.

__ADS_1


__ADS_2