Puisi

Puisi
EPS 27 DIA ATAU DIA


__ADS_3

POV AUTHOR.


Saat itu Y/n sudah berada diruang tamu, ia duduk menyenderakan tubunya kekursi.


Yoongi hanya bisa terdiam, saat melihat kondisi adikknya yang sekarang benar-benar hancur, ia duduk disamping Y/n sambil mengusap-ngusap punggungnya, mencoba menenangkan tangisan adiknya.


"Y/n, apa kau serius ingin mengakhiri hubunganmu dengan Taehyung?? Cobalah untuk mempertimbangkannya kembali!!" Ucap Yoongi mencoba meyakinkan.


Y/n hanya menggelengkan kepalanya tampa melihat kearah Yoongi.


"Aku tidak tau, aku bingung dengan perasaanku sendiri, Aku tidak dapat berfikir dengan jernih untuk saat ini." Jawab Y/n, sambil terus menangis tersedu-sedu.


Yoongi terdiam dengan jawaban adiknya, ia menarik nafas panjang, dan kembali bicara.


"Baiklah, Aku tidak akan memaksamu untuk menjawab. Tapi alangkah baiknya jika kau segera mencari jalan keluarnya!!." Jelas Yoongi, lalu berhenti mengusap punggung Y/n.


Sampai saatnya susana pun dibuat hening, Yoongi yang terdiam, karena sedang memikirkan sesuatu dikepalanya, sedangkan Y/n hanya terus menangis disampinya.


Beberapa saat Y/n hanya terus menangis, hingga akhirnya tangisannya pun terhenti. Ia menoleh kearah kakaknya, sambil mengusap pipinya.


"Ayah, ibu dan Naeun kemana?? Aku tidak melihat mereka sedari tadi." Tanya Y/n pada Yoongi.


Lamunan Yoongi seketika buyar, dengan pertanyaan Y/n yang tiba-tiba.


Mengangkat kedua matanya, melihat kearah Y/n.


"Eoh, Mereka sedang pergi jalan-jalan kesebuah pameran, katanya Naeun ingin sekali pergi kesana." Jawab Yoongi tersenyum.


Y/n kembali menudukan kepalanya, tampa berbicara lagi.


"Oyah, Naeun juga sangat sering menanyakanmu!! Sepertinya dia sangat merindukanmu, berlamalah disini Sampai Naeun kembali!! Dia pasti sangat senang saat melihatmu nanti." Sambung Yoongi.


Seketika manik Y/n kembali melihat kearah Yoongi.


"Ah benarkah?? Aku juga sangat merindukannya, maka dari itu aku datang kemari, karena aku ingin mengobati rasa rinduku pada kalian." Jelasnya tersenyum simpul.


Zettt,, Zett,,


Ponsel Y/n pun bergetar.


Obrolan mereka seketika terhenti, karena Y/n langsung mencari ponselnya yang berada didalam tasnya.


Setelah Y/n berhasil menemukan ponselnya, ia menyalakan ponselnya.

__ADS_1


"Seokjin??" Ucapnya tertegun, setelah melihat satu panggilan tak terjawab dari suaminya.


Dengan cepat Y/n langsung menelpon balik Seokjin saat itu.


Y/n mendekatkan ponsel ketelinganya, mendengarkan setiap nada sambung diponselnya, dan akhirnya Seokjin mengangkat telfon darinya.


Y/n:


"Hallo Seokjin."


Seokjin:


"Ya, Hallo Y/n."


Y/n:


"Eoh, barusan kau menelfonku, ada apa??"


Seokjin:


"Ah, aku hanya ingin menanyakan kabarmu saja, sedang apa kau sekarang??"


Y/n:


"Aku sedang dirumah orangtuaku, maaf sebelumnya aku tidak meminta ijin terlebih dahulu padamu."


Seokjin:


Y/n:


"Baiklah."


Seokjin:


"Hemmm, Kalau begitu jaga dirimu baik-baik disana!! Aku tutup dulu telfonnya."


"Ne." Ucap Y/n sembari mematikan telfonnya.


Dia tersenyum simpul menatap kelayar ponselnya.


Yoongi memiringkan kepalanya, dengan tangan menyedekap didada, melihat kearah Y/n yang masih duduk disampingnya.


"Telfon dari Seokjin??" Tanyanya.

__ADS_1


Y/n hanya menganggukan kepalanya, dan menarik nafas singkat.


"Dia bilang apa??" Tanya Yoongi kembali.


"Sekedar menayakan kabarku, dan nanti malam dia akan menjemputku kemari." Jelas Y/n.


Seketika mata Yoongi terbuka lebar.


"Wae?? Ternyata Seokjin sangat perhatian padamu!! Aku kira dia orang yang acuh dan dingin, pantas saja kau luluh olehnya." Ungkap Yoongi.


Y/n menatap sinis kearah Yoongi.


"Ya!! Bukan begitu, aku memang menyukai caranya memperlakukanku dengan baik, tapi bukan berarti aku langsung jatuh cinta padanya, aku hanya sedang mencoba membuka hati untuknya, tapi aku tidak yakin bisa melakukannya, kau tau sendiri dengan kejadian tadi." Jelas Y/n.


Yoongi seketika terdiam sambil menarik salah-satu sudut bibirnya.


"Aku sudah mengerti!! Dan semua keputusan ada ditanganmu Y/n. Aku hanya bisa menyematimu dari belakang, dan 1pesanku untukmu. Ikuti isi hatimu!!" Ucap Yoongi sambil memegang salah-satu bahu Y/n.


Y/n tertegun, melihat kearah Yoongi dengan satu alis terangkat.


"Maksud, isi hatiku bagaimana Oppa?? Aku masih belum mengerti." Tanyanya bingung.


"Maksudku, Jika kau merasa lebih nyaman bersama Seokjin, pilihlah dia sebagai pedamping hidupmu!! Jangan merasa karena hubunganmu dan Taehyung sudah lebih lama dari Seokjin, kau bimbang dengan perasaanmu sendiri. Tidak ada yang mustahil didunia ini, tapi jika hatimu lebih berat untuk Taehyung, yasudah. Pertahankan hubunganmu dengannya!! Kau sudah mengerti??" Jelas Yoongi.


Y/n hanya tediam, hanyut dalam pemikirannya, berusaha mencerna setiap ucapan Yoongi.


Sempat beberapa saat mereka hanya terdiam dengan fikiran mereka masing-masing, dan tak lama kemudian, Pintu rumahnya terbuka!!


"Y/n."


...


...


...


...


...


...


...

__ADS_1


...


"Hay Gaes. terus ikutin kelanjuttannya ya. dan terus dukung cerita aku, dengan cara like, coment, kritik dan sarannya. biar aku makin semangat buat bikin ceritnya. Makasih."


__ADS_2