Puisi

Puisi
kumpulan puisi sedih


__ADS_3

Oleh Natalino Neparasi


Kemarin kuukir egoku di batu cadas


Menyeduh kopi disaat langit menangis


dan mengalirkan liuk genangan air membentuk bendungan


##


sumpah serapahkan menanggalkan semua


Lunglai termakan tanah sebelum melewati sudut-sudut


Sisa-sisa debu beranjak digiring air


##


Helaan nafasku seakan tertimbun lumpur


Sepotong bayang bersijingkat memperkosa angan


ingin kulantangkan suara, namun pijak dahaga memelas


sekawanan kata rindu lalu-lalang melintas


##


denyar nadi meruat tak karuan


ingin kusumbat laju malam


Hingga pagi tak menyapa


Tapi denting waktu tak bermain kompromi


##


Kurajut kembali sisa-sisa harap


Yang tersangkut pekatnya malam


Aku ingin menyunting bulan


Menyusup relung pusaran hati


##


Hingga bisa menyongsong pagi


Menyulam kembali sobekan hati


Menabur kasih sepanjang waktu


***


Oleh LieHana


Nyanyian rindu tak selamanya menyenangkan


Ada beberapa bait yang terdengar sengau saat didendangkan


##


Bukan


Bukan nadanya yang salah


Baitnya yang terlalu dipaksa


Dipaksa untuk mencipta sebuah kata


Yang sejatinya tak pernah ada


##


Terlalu takut untuk menerima nyata


Bahwa itu adalah sebuah asa


Terbuai dalam nina bobo harap


Hingga waktu berdetak berderap


##


Bahkan, kau tidak sadar

__ADS_1


Bait itu, hanya mimpi


Maka, kembalikan dia kembali ke ketiadaan


Karena sejatinya, bait itu tak pernah ada


***


Oleh Tiara Azzahra A.


Tak apa,


Jika kau memilih dia daripada aku


Tak apa,


Jika cinta ku ini hanya sebuah ruangan kosong dimatamu


##


Tak apa,


Jika luka ini membekas pada lubuk hati ini


Tak apa,


Jika rindu ini menyerang ku secara tiba-tiba melibatkan dirimu


##


Tak apa,


Jika kau bersama wanita lain,


Yang menurut mu


Lebih pantas bagimu


##


Tak apa,


Aku baik saja


Meski.


***


Oleh Mely Dwi Wulandari


Aku benci hati ini


Sudah kesekian kali disakiti namun tak bosan jatuh cinta kembali


##


Sudah kesekian kali dibohongi


Namun tak sungkan untuk kembali mempercayai..


##


Sakitnya jatuh cinta kini terasa kembali


Pada rasa yang terbakar oleh sebuah pengharapan


##


Sebenarnya enggan merasakan


Namun apa daya diri ini tak mampu menolak sebuah perasaan..


##


Gores demi gores tinta memunculkan sajak nan bermakna


Berusaha mengungkapkan namun tak memakai suara


Berusaha bercerita namun tak ingin lagi dengan air mata..


##


Sudahlah aku hanya pintar memadukan rima juga kata


Namun tak pernah berhasil dalam mewujudkan cinta


***

__ADS_1


Oleh Paulus Padamaley


Pada angin senja


Menyambangi jauh menelisik rasa


Ada yang tersimpan di balik dada


Melumuri jiwa yang merana


##


Lembut pada angin


Seketika mata terpejam kenang


Kupapahkan sepoi dari silir angan


Tak bisa ku tahan debaran kencang


##


Namun demikian yang bisa


Terbiarlah aku merakum lara


Walaupun hanya sekejap rasa


Atau setidaknya melepas dari jiwa


##


Pada angin senja


Di setiap ruas-ruas waktu memacu


Ingin ku hempas jiwa yang merana


Tersebab oleh luka lama terajam ngilu


##


perangkai sepi


***


Oleh Melia Putri


Dear Kamu…


Kenangan terindah dalam hidupku..


Maaf bila cinta ini semngkin hari semangkin permanen..


Maaf bila rasa ini semangkin melekat erat..


  Puisi Senja


##


Maaf jika kamu terus menanggung dosa karna aku yang tidak pernah berhenti untuk mengagumimu..


Dan maaf karna aku yang tidak bisa melepasmu dari hati dan hidupku..


Tapi, sungguh aku mengatakan..


Bahwa tidak ada lagi cinta yang sanggup untuk menggeser ataupun menggantikan posisimu dihati kecilku ini..


##


Maafkan bila aku terlalu mencintaimu..


Jika saja aku bisa bertanya pada Tuhan aku hanya ingin mengatakan “Mengapa Allah hadirkan kamu dihidupku..?


Mengapa Allah membuat cinta dihatiku..?


dan Mengapa pada akhirnya akulah yang tersakiti..?”


##


Tapi, aku bisa apa ?


Aku terlalu Fana untuk menuntut yang Kuasa..


Mungkin benar allah takdirkan kamu sebagai kenangan bukan tunangan..


Selamat tinggal Masa laluku..

__ADS_1


***


__ADS_2