Puisi

Puisi
puisi


__ADS_3

Puisi Sedih – Hening Dalam Hampa


puisi sedih


Oleh Nimas Parista P.


Hening raga tanpa isyarat


Membisukan darah dalam aliran


Dalam rintik langit mulai berucap


##


Harapan ataukah bualan saja


Hati sendiri tak pahami


Hening sejenak dalam jiwa


Merasakan kehendak tak berwujud


##


Janji langit akan bintang


Terjaga dalam ruang kosong jagat raya


Setitik cahaya kian tersenyum


Dalam untaian kata sang langit


##


Terhapusnya ukiran perih qalbu


Entah waktu atau takdir


Ataukah sekedar tanya dalam hembusan nafas


##


Mencari jawaban dalam tanya


Alasan bintang mengisi langit


Teringat janji ataukah keinginan hati


***


Puisi Sedih – Belenggu Mahkota



Oleh Nimas Parista P.


Terngiang sunyi hembusan angin


Terbangun jiwa dalam alunan takdir


Sesaat


##


Meronta


Terbatah suara lantunkan kutukan


Lepaskan lara pada dendam


##


Sekejap


Terpasang sudah mahkota


Di atas kepala sang raja


Membelenggu hati diantara dedaunan kering


Bersama tangisan langit


Kian membusukkan


##


Tak mampu lagi berdiri tegap


Sejenak ingin lepaskan segalanya


Sekedar hati ingin tertidur pulas


Namun mata tak sanggup pejamkan


  Puisi Alam


***


Puisi Sedih – Rapuh



Oleh Vie_ta


Aku sangat sadar


Aku tahu keliru


Terlintas ingin menghindar


Terbesit ingin menjauh


##


Entah kenapa harus terjadi


Membiarkan smuanya berlarut


Emosi terbawa perasaan

__ADS_1


Yang mengukir berjuta pelangi


##


Membiarkan asa melambung ke awan


Terbang melepaskan angan …


Bermimpikan keindahan rasa


Bertaburkan bahagia dan kecewa


##


Hati meremuk ketika mengingat


Kadang ingin smua hilang …


Jadi puing-puing …


##


Berharap masih berarti


Menjadi bagian dari hidup..


Tak ingin lekang oleh bayangan


Yang tersimpan dalam kenangan


***


Puisi Sedih – Alang-alang



Oleh Rin Sha Hwa


Malam…


Benarkah indah?.


Namun…


Bulan pu tak nampak.


##


Siang…


Benarkah sejuk?.


Namun…


Matahari pun bergumam.


##


Hidup…


Mengapa ingin hidup?.


Mungkinkah?


##


Banyak orang berkata.


Roda kan berputar.


Benarkah?.


Namun.


##


Lihahatlah!.


Untuk apa daku hidup..


Bila hidup ini.


Bak alang-alang di selokan


***


Puisi Sedih – Jangan Tanya Lagi


puisi untuk hati yang sedih


Oleh Paulus Padamaley


Kembali semilir bayu senja


Yang pernah menggerai bahasa rindu


Kini meniti bayang ilusi merejas puisi pilu


Dalam desah nafas ditiap ejaan kataku


##


Dan sekujur rasa ingin bertandang


Meminta seruang hasrat dalam satu pandang


Saat kelopak senyum menantang


##


Namun tak apalah


Mungkin aku dapat mengusap ramah di jiwaku


Menghimpun selaksa riuhnya rindu di bibir imaji asa


Dengan sebatas sapa yang terpaksa menyapa


##

__ADS_1


Maka jangan tanya lagi


Bila sisanya tiada yang terisi


Adakah rasaku terbagi


Setelah senja lepas pergi


Terbalut dalam awan malam ini


***


Puisi Sedih – Bila Cinta



Oleh Rizaallutfie


Ketika seorang anak manusia memiliki


Cinta kepada seseorang.


Yang merasakan cinta tidak hanya hatinya.


Tapi, seluruh tubuh dan jiwanya


##


Hatinya akan meneruskan perasaan itu ke tangannya.


Membuatnya selalu berupaya membantu


Memudahkan setiap urusan hidupnya.


##


Hatinya akan meneruskan perasaan itu


Ke kakinnya dan membuatnya bersedia


Berjalan beriringan dengan orang yang


Di cintai.


Tidak berlari tidak juga terlalu lambat.


##


Hatinya akan meneruskan perasaan itu


Ke matanya.


Hingga tidak lagi fisik menjadi penyebab


Hilangnya cinta.


  Puisi Lingkungan


##


Seseorang menjadi tampak mempesona


Dan mata yang selalu memandang


Dengan aman dan melindungi.


##


Tidak hanya nyaman, bukankah pernah


Kamu temui tatapan mata yang


Merenggut dan menelanjangi dirimu.


Membuatmu takut dan berusaha berlari.


##


Ketika seorang anak manusia


Memiki cinta.


Maka hatinya akan meneruskan


Perasaan itu keseluruh sendinya.


##


Membuat seseorang manusia menjadi


Lebih ringan dan nyaman dalam


Menjalani hidupnya yang berat.


Hatinya akan meneruskan perasaan itu


Ke pikiranya.


Menjadikanya berfikir lebih jernih dan


Bijaksana.


##


Hanya saja bila tidak berhati – hati,


Tidak hanya cinta yang jatuh tapi juga


Seluruh bagian diri yang ikut


##


Merasakanya.


Tidak hanya cinta yang jatuh,


Tapi juga logikanya,


Mungkin juga impiannya.

__ADS_1


***


__ADS_2