Putih Abu Abu

Putih Abu Abu
part 101


__ADS_3

Jangan lupa ritualnya ya setelah membaca jangan lupa dukungannya, like, komen, hadiah, dan vote. buat novel pertama aku terima kasih.


Panji ikut di dalam ruang periksa, ternyata yuna di haruskan menjalani tas darah dan serangkaian tes lainnya.


dengan sabar panji menunggu istrinya di dalam ruang rawatnya, tak lama dokter menghampiri.


'' bagaimana kondisi istri saya dok ? " tanyanya.


" tak ada yang perlu di khawatirkan, sepertinya ibu yun Ini kelelahan karena ia sedang mengandung hingga kondisinya bisa saja tiba tiba sakit walau tak kehujanan misal.


seperti saat ini tiba tiba panas padahal bu yuna tak melakukan hal aneh yang bisa menimbulkan perubahan suhu di tubuhnya.


'' terima kasih dok, '' ia menyalami dokternya tanpa sadar. .


melihat tingkah panji dokter pun terkekeh,


'' bahagia sekali ya pa dengan kehadiran buah hati yang di nanti nantikan. '' ucap dokter.


'' iya dok, aduh maaf nih saya jadi salah tingkah begini. maaf dok apa perlu yuna di rawat begini. mengingat panasnya yang tak kiunjung turun " ucap panji.


" akan lebih baik di rawat saja nanti jika suhu badannya sudah normal kembali bisa menjalani rawat jalan saja jika mau. " ucap dokter.


" iya lebih baik di rawat saja, akan merasa tenang jika istri saya di rawat saja.


'' nanti 4 jam lagi saya visit kita akan lakukan USG untuk istri bapa, agar bisa mengetahui tumbuh kembang janinnya apakah layak di pertahankan atau sebaliknya.


kalau gitu saya permisi dulu pa agar bapak dan juga ibu bisa beristirahat.


setelah kepergian dokter panji duduk disamping ranjang istrinya menggenggam tangan kanan yuna.


'' semoga kamu dan bayi kita baik baik aja sayang, '' lirihnya.


tring tring tring...


panji merogoh ponselnya dari saku celana... tampak papah hartawan yang menelpon.


menekan tombol biru, " halo pah sahut panji.''


" halo ji, gimana apa yuna sudah di periksa ? yuna sakit apa? pertanyaan sang ayah.


" yuna sakit karena kelelahan pah, katanya yuna hamil muda tapi masih perlu di observasi lagi karena timbulnya gejala panas pada yuna.


'' semoga yuna baik baik aja ya, kamu tokcer juga ya baru di suruh hamil lagi udah ces pleng aja.


'' apa sih papa.''


" ya sudah nanti makan siang papah ke rumah sakit sama kakakmu, '' ucap papah.


'' iya pah.


panji menutup telpon setelah berbincang dengan sang ayah. menyimpan kembali ponselnya. ia merebahkan badannya di sofa pikirannya berkelana ke masalalu.

__ADS_1


ia ingat jelas saat dulu menunggui yuna saat yuna koma di rumah sakit, tapi saat ini perempuan yang ada di hadapannya yang dulu sangat ia perjuangkan telah menjadi istrinya. bahkan telah siap menyambut anak ke tiganya setelah kelahiran si kembar.


putra putri yang amat mereka sayangi, saat pikirannya sedang merenung kembali kemasa lalu dan masa kini.


brak.... pintu terbuka kencang sekali panji sampai kaget di buatnya. ternyata kedua anaknya yang melakukannya.


" papah panggil mereka berdua bersamaan.."


di ikuti mamah rosa dari belakang.


" ya ampun nak, jangan seperti itu ya kalau buka pintu pelan pelan nanti mamah sama adik bayi di perut mamah kaget. '' ucap panji


" kita mau punya adik bayi pah ? '' tanya nathan dan nala bersamaan.


" iya sayang, di jaga ya adeknya jangan bikin mamah cape lagi. ucap panji.


'' iya pah, sahut mereka bersamaan.


'' jadi yuna hamil ? " tanya mamah rosa.


'' iya mah, tapi belum ketauan berapa bulan usia kandungannya nanti tiga jam lagi baru mau usg nunggu yuna sadar dulu sama panasnya turun.'' jelas panji.


'' kalau gitu kamu harus nambah pembantu buat ngurusin anak anak. ucap mamah rosa.


'' gimana ya mah, aku bingung si sri aja ribet banget dulu.


gimana kalau si mbo aja mah pindah ke rumahku biar mamah yang nyari lagi dari yayasan.


" gimana yah, mamah juga udah enak banget sama si mbo.


" ya udah deh nggak apa apa, kamu bawa aja si mbo.


mamah mau nyari art yang nggaj nginep aja kalau baru nggak tenang rasanya. ucap bu rosa.


" nah itu maksud aku.


'' mamah juga ngerti ko.


Cklek pintu terbuka ... " Assalamualaikum... ucap papah dan sandi bersamaan.


" waalaikumsalam ...'' sahut panji dan mamah rosa.


" yuna gimana sekarang? tanya ka sandi.


'' masih belum bangun ka, efek badannya panas kali ka jadi pules tidurnya.


'' ko bisanya ngidam badannya sampe panas gitu, kasian juga. ucap sandi.


'' iya ka ini makanya harus di observasi lagi kata dokter. ucap panji sedih.


'' kita berdoa saja yang terbaik buat yuna, semoga bayi sekaligus ibunya tak kenapa kenapa. ucap sandi.

__ADS_1


" amin.. ''.semua mengamini perkataan sandi.


'' pah ko mamah lama banget sih bobonya? '' tanya nathan.


" mamah ngatuk sayang semalem mamah kurang tidur karena badannya panas.


tak lama yuna membuka matanya panas badannya pun sudah sudah normal kembali.


" mas, '' panggil yuna.


" iya sayang ada apa" ? tanya panji


" mas aku sakit apa kata dokter, ''


'' kamu nggak sakit sayang, kamu lagi hamil. '' jelas panji.


yuna menutup mulutnya matanya membulat terkejut bahagia dengan kabar yang ia dengar,


" sungguh mas. ''


" iya sayang, ''' mamah yang menjawab.


'' sekarang lebih baik makan dulu, nanti kita kan mau usg kita liat adik bayi. '' ucap mamah rosa menghibur nathan dan nala, yang sudah bete dengan situasi rumah sakit.


mamah rosa membuka bubur yang telah disiapkan oleh rumah sakit, mengambil sendok menyodorkan sendok yang berisi bubur ke mulut yuna.


aaaaaa..... yuna membuka mulutnya menerima suapan bubur dari mamah rosa.


" kalau nanti mamah masih hafus di rawat bagaimana kalau nanti malam nathan sama nala bobo di rumah opa dan oma saja. '' ucap papah hartawan


'' tapikan besok kita sekolah opa, ?'' sahut nala.


'' buku sama bajunya ambil dulu sayang, lalu kita ke rumah opa oma deh, nanti pulang dari sini kita main dulu ke mall mau,?'' ajak opa.


'' bener opa ? '' nathan meyakinkan.


'' masa opa bohong. ''


'' tapi opa mamah kalau nggak ngijinin aku ke mall gimana ? tanya nala.


'' tanya dong sama mamah sekarang.


nala dan nathan menghampiri yuna yang sedang makan bubur di suapin oma rosa.


'' mamah ko makannya di suapin sih, ? kan udah gede ucap nala.


bu rosa tersenyum mendengar cucunya yang sudah mulai kritis. '' sayang mamah kan lagi sakit, kalau orang sakit makannya suka males jadi biar semangat makan ya harus oma suapin


jelas bu rosa membuat nathan dan nala manggut manggut.


'' kalau gitu biar nala saja yang suapin mamah oma,'' pintanya.

__ADS_1


" oh manisnya cucu oma,'' memberikan mangkuk dan sendok kepada nala.


'' mamah aaaaa '' ucap nala.


__ADS_2