
'' loh, yuna dirawat? yuna sakit apa?
'' yuna dirawat akibat kecelakaan saat melarikan diri dari penculik yang mengejarnya.
deg ....
'' pe-penculik, ucapnya terbata. karena terkejut jika yuna hingga masuk rumah sakit akibat diculik dan mengalami kecelakaan. dan semua penderitaan yuna, putrilah penyebabnya.
'' hallo din- dina, ko kamu diem aja.
'' eh i-iya ros, aku terkejut mendengar yuna dirawat. '' apa yuna terluka parah ros? tanya dina.
'' yuna sempat koma berhari hari, tapi alhamdulillah sekarang yuna sudah sadar kembali dan kondisinya semakin membaik.
'' alhamdulillah, yuna dirawat dirumah sakit mana? tanya dina
' dirumah sakit A
'' berarti sama, kamu bisakan kesini ros ke rumah sakit A. aku juga sedang menunggui anakku disini.
'' putri sakitkah? sakit apa?
'' nanti saja aku ceritakan disini ya ros. aku tunggu kamu dirumah sakit.
'' baiklah, aku bersiap dulu ya. mungkin setengah jam lagi aku baru otewe.
bu rosa memutuskan panggilannya. ia bergegas kekamar mandi bersiap pergi kerumah sakit, karena teman sosialitanya. mengundangnya datang ke rumah sakit.
'' jeng dina ko aneh sih. masa iya ketemuan dirumah sakit. bukannya dicafe aja kan lebih nyaman ya.
' tapi biarlah sekalian aku jenguk yuna juga kan, bukannya anak jeng dina dan yuna temanan. gumamnya.
bu rosa lupa jika putri telah membuli yuna ketika disekolah, saat mereka masih aktif sekolah.
bu rosa bersiap siap dan berangkat ke rumah sakit dengan menggunakan taxi on line, karena pulangnya ia akan dijemput oleh suaminya.
sebelum berangkat bu rosa menelpon suaminya, memberitahukan jika ia akan ke rumah sakit.
tiba dirumah sakit bu rosa langsung masuk IGD karena katanya bu dina menunggunya disana.
bu rosa membuka pintu nampak bu dina sedang dudun dikursi tunggu.
'' jeng '' panggil bu rosa.
mereka berpelukan, bu dina menangis dipelukan bu rosa. dengan sabar bu rosa mengusap usap punggungnya bu dina berusaha menenangkan.
setelah bu dina tenang, bu rosa mengajaknya duduk kembali.
'' ada apa, kenapa kamu bisa di IGD jeng?
siapa yang sakit. pertanyaan bertubi tubi dari bu rosa karena penasaran, apa yang terjadi dengan dina.
'' pu- putri yang sakit ros.
__ADS_1
'' putri sakit apa?
'' dia dihajar oleh narapidana.
'' dihajar, narapidana, '' ujar bu rosa bingung karena bu rosa nggak pernah tau jika putri masuj penjara karena menjadi dalang dari penculikan putri.
'' tunggu tunggu, ini sebenarnya apa yang terjadi dengan putri. ucap bu rosa menegaskan.
'' jadi kamu nggak atau rosa, tanya bu dina.
bu rosa menggelengkan kepalanya, tanda ia bingung. '' putri dipenjara atas kasus yuna ros.
'' APA, '' jadi putri terlibat dengan penculikan yuna.? teriak bu rosa yang wajahnya seketika berubah merah padam, seperti tengah menahan amarah.
bu dina yang melihat perubahan wajah sahabatnya itu, seketika ia merangkul lengan bu rosa, berusaha meredam emosi bu rosa yang akan meledak bagaikan bom waktu.
terang saja anak yang amat ia sayangi, diperlakukan tak adil oleh temannya sendiri.
'' tenanglah ros, dengarkan dulu penjelasanku.
ucap bu dina sambil mengusap usap lengan bu rosa.
' justru disini aku memanggil kamu, putri ingin meminta maaf sama yuna dan keluarganya. jelas dina.
'' mana dia aku ingin bertemu dengannya, ucap rosa dingin.
'' baiklah ros, aku akan mengantarmu.
'' nak... '' panggil bu dina.
putri melihat kearah sumber suara, tampak mamahnya berdiri disamping ranjang bersama bu rosa.
melihat bu rosa ada didepannya putri berusaha bangun, namun sulit. dina segera membantu anaknya untuk duduk.
melihat wajah bu rosa, putri yakin bu rosa sudah mengetahui apa yang sebenarnya.
putri mengulurkan tangannya untuk bersalaman, namun rosa tak menghiraukannya ia diam saja. tak menyambut uluran tangan putri. dina yang melihat itu hatinya begitu perih.
namun ia mengerti perasaan rosa, ibu mana yang tega melihat anaknya menderita hingga koma akibat ulah orang lain.
'' tante, sebelumnya maafkan aku hiks hiks... aku khilaf aku udah jahat sama yuna.
'' ada masalah apa kamu sama yuna hingga kamu tega menyakiti anakku, dan menculiknya? tanya bu rosa.
'' sebenarnya yuna tak salah apa apa tan, hanya saja waktu itu. yuna memergoki aku bersama barri. dan aku takut yuna akan melaporkannnya kepada panji.
' aku takut panji akan meninggalkan aku, dan tak lama panji benar saja memutuskan hubungan kami. hingga aku berpikir yuna pasti sudah mengadu dengan panji akan kejadian tempo hari.
sampai akhirnya aku meminta barri, putri menjelaskan semuanya kepada rosa. hingga membuat rosa menangis tersedu.
'' maafkan aku tante, aku udah salah dan jahat sama yuna.
'' kamu jahat sekali put, kamu tau jika yuna itu anak baik. yuna itu saya angkat sebagai anak saya, karena ia baru saja kehilangan ibunya. dan sekarang kamu akan menyakitinya dengan ingin menjual organ organ yuna.
__ADS_1
' kamu jahat sekali putri. ucap bu rosa.
'' maafkan aku tante aku nggak tau jika yuna itu anak yatim. maafkan keegoisanku.
'' kamu salah orang put, harusnya kamu minta maaf sama yuna dan bapanya yuna.
'' izinkan aku bertemu dengan yuna tan. pinta putri.
'' tante harus berbicara dulu dengan yuna, karena ia baru sadar dari koma.
' jika yuna mau bertemu kamu tante mengizinkan, namun jika yuna tak mau kamu jangan memaksa. ucap rosa.
'' baik tante ucap putri lemah, karena dia memang baru saja pendarahan hebat. akibat keguguran.
tanpa pamit rosa langsung meninggalkan putri dan bu dina, bu rosa berubah jadi ketus ketika mengetahui jika putri dalang penculikan yuna.
melihat perubahan sikap rosa membuat bu dina semakin sedih dan takut. takut jika mereka tak bisa memaafkan putri, '' semoga mereka memaafkanmu nak". ucap bu dina.
putri hanya mengangguk lemah,
'' mah, lirih putri.
'' kenapa sayang.
'' aku mau tiduran lagi perutku sakit sekali kalau duduk lama begini.
'' iya nak, ayo tiduran lagi. ucap bu dina sambil membantu putri untuk tidur.
bu rosa tak lama sudah sampai diruang rawat yuna, tampak panji sedang duduk diluar bersama ghani.
'' panji sapa bu rosa.
'' loh .... mamah ko udah balik lagi sih, kenapa nggak besok aja kesininya, biar aku dan ghani yang jaga yuna.
bu rosa menjatuhkan pantatnya dikursi samping panji.
'' apa yuna sedang tidur? tanya bu rosa.
'' iya mah bu rosa baru saja makan dan makan obat.
'' apa yuna baik baik saja? tanya bu rosa.
'' yuna semakin membaik mah, bahkan ia tadi menemui pa karim ditemani utari.
'' ada utari juga,
'' ada mah didalem. hah ... syukurlah kalau banyak yang menemani,
bersambung.......
hallo reader jangan dukungannya ya like komen dan votenya buat yuna dan panji.
jangan lupa baca juga novel baruku berjudul perjalanan takdir seru loh.
__ADS_1