
Sebelum membaca jangan lupa, dukungannya ya buat yuna dan panji. jangan lupa beri komen, like, vote, dan hadiahnya ya terima kasih.
Dan pada akhirnya acara syukuran baby twin menjadi sekaligus acara reunian buat panji dan kawan kawan, karena esempatan yang sangat langka mereka bisa kumpul di satu tempat.
hanya saja teman yang dulunya satu frekwensi, kini sudah pindah dijalurnya masing masing sudah punya tower masing masing.
jika panji, ghani, dan elo. masih bisa dikatanya satu frekwensi jika ngobrol di luar pekerjaan dan keluarga.
berbeda 180 derajat dengan alan, yang tadinya lebih parah gesernya. namun sekarang ia berubah ke arah yang jauh lebih baik dari pada sebelumnya semenjak menikah dengan yuni anak seorang pimpinan pesantren di garut.
kini alan bicaranya lebih santun dan lebih relijius, hingga membuat panji, ghani dan elo sedikit memakai filter jika ada alan bersamanya.
'' Ji, asli gue nggak pernah nyangka jika lo bakalan nikah duluan. secara lo kan nggak pernah mau serius sama cewe beda sama gue yang penyayang. '' ucap ghani
'' tapi nyatanya gue dong yang duluan punya junior kembar lagi, '' sahut panji narsis.
'' berarti kamu harus lebih bersyukur karena ternyata kamu lebih dulu di percaya sama Allah untuk jadi pemimpin di keluargamu. '' nasihat alan.
membuat elo, ghani dan panji speechles tak ada yang berani membantah perkataan alan. jika dulu alan berkata semua sahabatnya akan membullynya.
namun sekarang tak ada seorang pun yang berani membantah perkataan alan, walau panji memiliki jabatan paling tinggi dan paling kaya raya di antara semua sahabatnya tapi tak ada yang berani yang melawan atau membantah perkataan pa kayai.
" wah kamu sekarang beda banget ya lan, '' ujar ghani.
" alhamdulillah semua ini atas kehendak Allah siapa pun bisa berubah ke arah yanh lebih baik termasuk kalian. '' ucap alan.
membungkam semua mulut yang berbicara hendak membullynya..
'' kalau gitu sebaiknya kita mulai mencicipi makanan yang udah di sediakan, ayo mari semua silahkan '' ajak panji. menuntun semua sahabatnya termasuk alan untuk makan bersama di ruang prasmanan.
" Ji, makasih udah nyelametin gue, '' ucap ghani menepuk bahu panji.
" makanya kalau ngomong sama dia itu harus benar benar yang bermanfaat dan aopan untuk sekarang, kalau lu salah ngomong udah deh lu langsung di ceramahin ma dia. '' ucap panji
" masa iya sih ji, '' sahut ghani tak percaya.
" iya, gue yang udah ngalamin. gue lagi bercanda sama abang gue langsung di ceramahin, lo tau sendirikan bercanda gue ma abang gue udah kaya orang perang aja. '' jelas panji.
__ADS_1
" ih gue bisa kena malu kalau gitu, untung aja lk tadi cepet selametin gue. '' ucap ghani.
" yeh kualat lo minta di selametin dari orang ceramah, si alan itu nyeramahin lo biar lo berubah menjadi manusia yang lebih baik. elo yang baru datang menimpalinya.
" ah sialan lo, gaya lo bisa bermanis manis sama si alan gue belum bisa kaya dia. '' ucapnya.
'' kenapa lo kepanasan lo kalau di ceramahin " ucap elo.
" bukan gue kaga terima ya gue malulah kalau di ceramahin depan orang lagian gue juga nggak ngutuk orang gue cuma bercanda ala ala kita aja, masa iya hidup gue harua monoton banget. '' lirihnya.
'' ya sudah yang sabar ya, lain kali kalau ngomong depan dia di jaga. '' sahut panji. sambil menahan tawanya.
'' ada apa nih, '' tanya sandi yang baru saja ikut bergabung dengan adik serta temannya.
'' ini ka - panji diam da tersenyum dengan menyeruput kopinya...
sandi heran dengan tingkah adik semata wayangnya yang tiba tiba diam tak meneruskan perkataannya malah menyeruput kopinya hingga hampir tandas.
'' itu kopi panaskan ? '' tanya sandi.
'' ini dingin ka, kopinya udah dari tadi dan sekarang mau di habiskan dan di simpan gelasnya. '' ujar panji.
'' iya ka, seperti aku juga pengen ke belakang dulu kebelet, '' ujar ghani
mereka semua beranjak melangkahkan kakinya ke belakang,
" sialan si panji, dia enak bisa bebas gue apa kabar '' batin sandi.
bukannya tak mau di ceramahin namun alan yang saat ini itu berbeda banget kaku banget nggak bisa sedikit pun di ajak bercanda, selalu saja salah jika di mata alan. sekalinya memberitahuia tak pandang bulu dimana pun dan depan siapa pun ia akan berceramah.
itu yang membuat mereka enggan berdekatan sama alan, bukan menolak ceramahnya tapi caranya yang membuat mereka enggan.
'' kaka, apa kabar ucap alan ? " mulai duduk disamping sandi.
" aku, '' tunjuk sandi menunjuk hidungnya sendiri.
" aku baik aja, '' ucapnya
__ADS_1
" panji dan temen temen yang lainnya sepertinya sibuk ya, sampai pada nggak sempet loh ngobrol sama saya. padahal kami dulu siang malam selalu bersama sama. '' ucap alan panjang lebar.
" oh, mungkin mereka sibuk " ucap sandi
'' iya mungkin, karena mereka semua pengusaha berbeda dengan saya yang hanya ustad mungkin mereka juga merasa nggak nyambung jika ngobrol sama aku ya ka. '' ucap alan merendah.
" loh, loh.... nggak gitu ko, ucap sandi membela adik sama temen temennya.
sampai pada puncak acaranya alan memimpin pengajian yang di adakan oleh panji dan yuna, hingga acara pengajian selesai. dan tamu tamu pulang dengan membawa bingkisan yang sudah di siapkan oleh yuna dan jeni.
selesai acara alan menghampiri yuna dan panji yang tengah menggendong bayi bayi mungilnya, '' assalamualaikum.... sapa alan.''
" waalaikumsalam.... " sahut yuna dan panji bersamaan.
'' eh pa ustad, silahkan duduk pa. " ajak panji.
sontak membuat alan risih di panggil ustad oleh panji sahabatnya.
'' kamu jangan panggil aku pa ustad dong biasa aja, aku malu. '' lirih alan.
" loh, masa iya malu. kan memang kamu sekarang pa ustad liat saja penampilan kamu dan memang kamu juga yang memimpin acara pengajian di rumah kami. " ucap panji panjang lebar.
" iya aku tau, tapi aku mau kamu biasa aja jangan terlalu kaku gitu, " pinta alan.
kaku gimana sih, dia sendiri yang kaku bikin gue nggak betah aja ada dia.
kenapa dia nggak pulang aja sih, malah diem dulu di sini. oh iya amplop gue belum kasih dia amplop mungkin dia nungguin itu. batin panji
panji menarik tangan yuna mengajaknya pergi ke kamar.
" sayang kamu udah siapin amplopkan, ayo kamu kasih cepat sama dia mungkin dia nungguin. '' ujar panji
" iya aku lupa, '' yuna ngambil amplop dilaci dan memberikannya sama panji.
" segini cukup nggak ? tanya yuna
" tambahin lagi deh kasian dia usahanya cuma begini, '' ujar panji.
__ADS_1
akhirnya yuna mnambahin isi amplop yang akan mereka berikan sama alan.
bersambung..