
sebelum baca jangan lupa dukungannya ya buat novel pertama aku, dengan like komen vote dan hadiahnya jangan lupa ya.
Tak lama panji sudah sampai di sekolah bertarap internasional tempat anak anaknya bersekolah, panji dan anak anaknya keluar dari mobil mengantarkan anaknya hingga masuk ke kelasnya.
" nah sekarang udah sampai di sekolah, papah berangkat ke kantor dulu ya! nanti pulang kalian di jemput oma. " ucap panji.
" iya papah, '' sahut si kembar bersamaan.
panji menyalami dan mencium anaknya satu per satu sebelum pergi ke kantor.
" dah papah '' ucap nala dan nathan seraya melambaikan tangannya. panji tersenyum kembali melambaikan tangannya.
ia bergegas menuju mobilnya yang terparkir di depan gerbang sekolah, ia berjalan cepat waktunya sudah mepet.
sambil berjalan menekam remote control mobilnya. tit tit...
sret tiba tiba ada seseorang masuk ke dalam mobilnya lebih dulu ke timbang panji, karena merasa terkejut panji menghampiri pintu bagian penumpang ia membuka kembali pintunya mobilnya.
" hai ''
" kamu, '' teriak panji terkejut karena yang ternyata masuk ke dalam mobilnya adalah putri mantan kekasihnya dulu saat ia masih sekolah menengah.
" ngapain kamu, masuk ke dalam mobilku ? '' tanya panji dengan nada ketus.
'' nggak gitu dong ji, aku ini orang terdekat kamu loh dulu. ''
'' itu dulu, sekarang aku udah punya keluarga dan silahkan kamu segera turun. kalau tidak aku teriakin kamu maling.'' sahut panji.
'' aku mau bicara sebentar sama kamu, boleh? " tanya putri.
'' maaf aku nggak ada waktu. silahkan turun '' sahut panji tegas dengan ekspresi yang lurus.membuat putri gemes dengan tingkah panji yang so jual mahal itu.
putr masih kekeh dengan pendiriannya diem di dalam mobil panji, dan auto bikin panji telat.
'' kalau kamu masih nggak mau turun aku teriakin maling nih, '' ancam panji
'' aku mau ngomong sebentar aja sama kamu tolong, sebentar saja. '' putri memohon agar bisa ngobrol sama panji.
" lain waktu saja, sekarang aku udah telat ke kantor '' hardik panji.
dengan gayanya yang so cantik dan sexy ia melangkahkan kakinya keluar dari mobil panji.
__ADS_1
'' oke aku tunggu kamu setiap saat '' ucapnya seraya mengerlingkan matanya.
panji terkejut melihat tingkah putri yang begitu agresif padanya, hingga panji bergidik jika mengingatnya.
panji menjalankan mobilnya ke kantor milik pa hartawan yakni papahnya.
sampai di gedung perusahaan milik orang tuanya panji turun menyerahkan kunci mobil kepada security untuk di parkirkan.
ia berjalan cepat menuju ruangannya, karena ia merasa memang sudah telat datang ke kantor.
'' widih ini hot papah kita baru datang nih '' ejek elo menghampirinya dari sebelah kiri.
" lo apa sih, gue abis ketemu nene lampif makanya gue telat.
'' hah siapa maksud lo ne lampir ? bukan yuna kan? tanya elo.
'' rese lo, ya bukanlah masa iya gue panggil kesayangan gue ne lampir. gue baru aja ketemu sama si putri!
" hah yang bener lo? bukannya dia udah pindah ke luar negeri karena malu." ucap elo dengan mulut menganga seolah baru melihat hantu.
" buat apa gue bohongin lo nggak ada untungnya"
" kalau gitu ceritanya lo mesti dan wajib hati hati bro, kasian yuna kalau harus terjadi sesuatu lagi antara kalian. cukup yuna dulu menderita banget karena ulah putri. ''
'' itu yang geu hindari sekarang bro, gue ngejaga perasaan yuna, dan keutuhan rumah tangga gue. apalagi jika melihat lucunya anak gue putri itu hanya seperti kutu yang wajib di basmi. '' ucap panji.
" wah gue setuju bro, biar pun wajud dia manusia dan berwajah seperti dewi fortuna tapi hatinya durjana. bahaya banget buat keutuhan rumah tangga lo!
gini aja kita pikirkan gimana caranya biar putri kembali menjauh dari hidup lo, gue yakin dia akan menghalalkan segala cara supaya bisa dapetin lo lagi. sakit jiwa emang tuh anak. ucap elo panjang lebar.
" woy " lo pada ngapain ngobrol disini kerja lo ngobrol aja. " teriak ghani sambil memukul pelan bahu panji !
" lo nggak tau aja kalau dunia persilatan kita kembali kacau karema datangnya rahwana. '' jelas elo.
" mang ada apaan? " tanya ghani.
" si putri datang lagi dan hadang hadang gue terus. "
" aihh.... tuh orang kagak tau diri banget ya, ada mukanya nggak die? " tanya ghani.
" ya adalah, lo pikir dia kuntilanak apa. ''
__ADS_1
" ya kali wajahnya berubah ngikutin hatinya. lo mesti jaga ekstra keluarga lo ji. ''
" iya gue rencananya mau ketemu papah, mau minta orang orang papah buat jaga yuna sama anak anak gue. ''
" gue setuju, kalau nggak kalau lagi ada waktu gue mungkin bisa gantian jaga anak lo kalau lagi di luar jujur gue ngeri dengan baliknya ratu iblis itu. '' ucap ghani.
'' ya udah bro, gue ke ruangan papah dulu ya. "
ucap panji berlalu meninggalkan kedua sahabatnya, mereka yanh selalu perhatian sejak dulu masih di bangku sekolah hingga sekarang pun mereka masih care banget sama panji walau mereka sudah sama sama sibuk bekerja. .
tak lama panji sampai di depan ruangan pak hartawan. tok tok tok..... panji mengetuk pintu
'' masuk '' sahut dari dalam.
" loh, nak baru sampai kantor. mamah bilang tadi kamu bakalan telat katanya kardna ngurusin si kembar terlebih dahulu.''
'' iya pah, tapi ada masalah yang lebih gawat daru ini pah. " ucap panji.
'' maksud kamu masalah apa? "
'' putri mincul lagi pah, dan sudah beberapa kali mendekati yuna. lalu tadi ketika aku mengantar nala dan nathan aku kembali di hadang olehnya.''
'' apa yang dia inginkan? " tanya pa hartawan.
'' ia bilang ingin ngobrol sama aku, "
" sepertinya dendamnya belim selesai, kita beri penjagaan ketat untuk yuna dan si kembar termasuk juga jeni. papah yakin jika putri masih dendam dengan kedua mantu papah. " jelasnya.
'' itu yang aku khawatirkan pah, makanya aku segera menemui papah. "
" kita bisa mulai penjagaan sianh ini juga, '' ucap papah sambil mengambil ponselnya di atas meja menghubungi seseorang memberi perintah agar datanh ke kantor.
" papah akan urus semuanya,kamu tenang saja"
" makasih pah, kalau gitu aku akan kembalu ke ruanganku." pamit panji bergegas meninggalkan ruang kerja sang ayah dan mulai bekerja di ruangkerjanya.
sementara pa hartawan. memgumpulkan semua orang kepercayaannya di ruang kerjanya. semua di arahkan sesuai perintah pa hartawan.
yuna dan bu rosa terkejut ketika ada 4 orang berbadan besar datang ke rumahnya, saat ditanyai ternyata ini orang suruhan papah hartawan untuk menjaga rumah kami.
" mah bukannya di rumah udah ada dua satpam kenapa harus pake bodiguard juga ya? heran yuna.
__ADS_1