Putih Abu Abu

Putih Abu Abu
part 36


__ADS_3

ghani mulai bercerita kepada pa toto, pemilik rumah yang hanya satu satunya dijalan A.


" saya dari kemarin bolak balik kesini pa, untuk mencari petunjuk, namun sayang saya tak menemukan satu petunjuk pun untuk melacak keberadaan teman saya. jelas ghani dengan tangan yang menekan matanya, menahan sesuatu yang akan jatuh.


terlihat sekali guray kesedihan dan kebingungan diwajah ghani.


" maafkan saya pa, jika tadi ekpresi saya tak sopan. saya pikir rumah ini kosong, karna dari kemaren saya bolak balik tak nampak ada seseorang pun.


pa toto tersenyum sambil mengangguk anggukan kepalaya menanggapi cerita ghani.


" nggak apa apa nak, memang rumah ini sering saya tinggal. bahkan baru kemarin siang saya tiba disini.


" lalu, siapa yang menempati rumah ini jika bapa jarang disini? tanya ghani dengan ekspresi penasaran.


" ada bi iron dan mang nanang yang sering menginap dan mengurus rumah saya ini, mereka dari dulu kerja sama saya. namun ketika saya pindah ke luar kota mereka tak ikut serta, karena mereka memang orang sini.


oleh karena itu saya mempercayakan rumah ini pada mereka, jelas pa toto.


" memang kalau diluar nampak kotor, karena debu dari jalanan mungkin hingga selalu berdebu seperti tak terawat.


" oh seperti itu ceritanya, pantas saja ketika saya dikeroyok diperempatan jalan itu, nggak ada satu pun orang yang bisa dimintai tolong. jalanan sini juga sepi banget ya pa.


" memang yang kamu ucapkan itu benar, disini sepi sekali sampai istri saya pun nggak betah tinggal disini. apalagi kalau ditinggal dinas keluar kota dia sudah nggak mau iseng sendiri dirumah katanya.


iyalah pasti iseng nggak punya tetangga, batin ghani.


" benar sekali pa, justru karena itulah kami kebingungan mencari bukti untuk melacak keberadaan teman saya, karena nggak ada saksi bahkan cctv jalanan pun mati, ujar ghani


" kalau kamu mau bisa cek cctv punya bapa saja. tawar pa toto


" lho, kebetulan sekali. kalau bapa pasang cctv. tapi sebelah mana ya? sepertinya saya tak melihat ada CCTV didepan.


" itu tunjuk pa toto, mengarah kepojok kaca paling atas kebetulan jendala kaca rumah pa toto memang besar. dan kemungkinan memang mengarah ke jalan perempatan itu.


" maaf pa, kalau begitu boleh saya lihat?


" ya tentu saja boleh, sahut pa toto. sambil berlalu kekamarnya mengambil laptopnya.


setelah pa toto kembali dan membawa serta laptopnya, segera pa toto menyalakan laptopnya dan membuka aplikasinya.


pa toto mulai mengetik mencari tepat ditanggal aku mengalami penculikan itu.


ketika dibuka benar saja ada, aku sangat bersyukur ada rekaman cctv, yang akan menjadi petunjuk dalam percarian yuna.


" boleh dikirim ke ponsel saya pa videonya, pinta ghani

__ADS_1


" boleh, tapi jika untuk diserahkan ke kantor polisi akan lebih baik kalau dicopy ke flashdish aja nak, ujar pa toto.


" iya boleh pa, ujarku


" pa makasih lo sudah membantu saya, maaf juga jika saya merepotkan bapa.


' bantuan bapa sangat berarti untuk kami. ucapku dengan senyum bahagia..


" maaf pa, saya permisi mau hubungi teman saya dulu. untuk mengabarkan penemuan saya.


lalu aku mulai merogoh ponselku dalam saku celana, mulai mengaktipkan ponselnya dan mencari kontak yang bernama panji.


tut tut tut... panggilan tersambung dan tak lama mendapat jawaban dari sang pemilik.


" hallo,,, ada kabar apa?.... sapa disebrang sana.


" buru kesini, ada cctv warga yang nangkep kejadian penculikan kemaren.


" ok, lo , dimana? ...


" gue share location sekarang, lo cepetan kesini nggak pake lama. ujarku lalu memutuskan sambungan telponnya dan memasukan kembali ponselnya ke saku celana.


tak lama setelah mendapat kabar, panji dan sandi. datang ke tempat yang mereka maksud.


setelah berbincang dengan pemilik rumah, serta mendapatkan rekaman yang mereka maksud, sandi, panji, dan ghani berpamitan kepada pa toto.


panji dan sandi pergi bersama dalam satu mobil, sedangkan ghani naik motor yang ia bawa.


diperjalanan panji dan sandi berbincang


" ka, apa kita akan langsung menyerahkan rekaman ini kepada polisi, tanya panji.


" lo dan ghani bawa rekaman itu kekantor polisi, sekarang lo kirim dulu ke ponsel gue rekamannya.


" lha, mau ngirim gimana ini bukan diponsel. ucap panji sambil mengacugkan flashdish nya.


" gue tau, dibelakang ada laptop lo copy aja disana.


panji beranjak mengambil kebelakang, lalu menyalakan laptop dan mengcopy nya.


tiba tiba ka sandi menghentikan mobilnya, dan menyuruhku pergi bersama ghani, ke kantor polisi.


" terus, kaka mau kemana, tanya panji.


" gue mau beresin pake cara gue sendiri, gatel tangan gue pengen ngeremes orang yang nyulik yuna. ucap sandi geram.

__ADS_1


panji turun dari mobil dan melambaikan tangannya kearah ghani yang dari tadi ngikutin dibelakang.


" woy, ghan gue ikut. teriak panji


ghani yang akan melewatinya menoleh, lalu menepikan motornya.


panji menghampiri ghani, dengan setengah berlari.


" lo, ngapain manggilin gue. pake acara berlari segala, romantis banget.


" ish.... jiji banget, romantis sama lo.


lo disuruh kekantor polisi bareng gue, kita nyerahin bukti rekaman cctv ini ke polisi.


" terus bang sandi mau kemana, tanya ghani.


" ya elah takut banget ditinggalin abang gue, naksir lo ya.


" nah tu tau ucap ghani sambil melambaikan tangannya. lalu mereka tertawa bersama.


" gue nanya serius anjing? ucap ghani.


" ka sandi mau kekantor papah, nyelidiki sama orang orang bayaran papah.


" setuju, bang sandi emang top. lebih banyak yang nyari akan lebih cepat yuna ditemukan ucap ghani.


panji naik boncengan ghani dan langsung menuju kantor polisi untuk menambah bukti rekaman cctv.


sedangkan sandi memutarkan mobilnya untuk menuju kantor papahnya. membahas mengenai penemuan rekaman hari ini.


sampai digedung kantor papahnya, sandi memarkirkan mobil dilobi dan menyerahkan kunci mobil kepada penanggungjawabnya.


sedang diruangan papahnya sudah ada orang orang yang disewa untuk melacak keberadaan yuna.


sampai diruangan papahnya tanpa berkata apapun, sandi langsung menghidupkan laptopnya dan membuka rekaman lalu menyerahkannya pada papahnya dan orang orang sewaan papahnya.


semua tampak memperhatikan rekaman tersebut, lalu papah mengangguk anggukan kepalanya.


" papah ada kenal mereka atau mungkin mobilnya papah kenal. tanya sandi


" kalian cek semua nomor polisi mobil yang ada disana. yang salah satunya palsu, mungkin yang satu lagi asli. ucap pa robi.


" kamu dapat dari mana rekaman ini, tanya papah.


" ghani yang dapat rekaman ini pah.dari cctv warga pah.

__ADS_1


" lho, bukannya jalanan disana sepi, nggak ada rumah tanya papah heran.


" ada satu rumah pah, dekat perempatan kalau dilihat sepintas seperti rumah kosong, namun untungnya pemilik rumah memasang cctv disetiap penjuru rumahnya, jelas sandi


__ADS_2