Putih Abu Abu

Putih Abu Abu
Part 49


__ADS_3

tok tok tok.... panji dan mamah rosa saling melempar panjang,


seolah saling bertanya siapa yang datang menjenguk yuna,


lalu mamah rosa beranjak dari sofa, ia membukakan pintu.


" eh papah, sama pa karim juga. ' apa kabar pa? maaf loh saya belum sempat jenguk bapa kemaren saya sempet sakit juga pa. ucap bu rosa sambil menyalami pa karim.


'' nggak apa apa bu, ucapnya sambil tersenyum.


' ayo silahkan masuk pa, ajak mamah rosa.


panji yang melihat kedatangan pa karim ia pun menghampiri dan salim dengan calon mertuanya itu. jika disetujui!


'' silahkan masuk pa, ajak panji. ia nampak kaku jika didepan pa karim, mungkin takut gagal jadi calon mantu.


netra pa karim menatap yuna yang terbaring diatas ranjang rumah sakit, ia tak sabar ingin segera sampai didekat sang anak.


sampai disamping ranjang yuna, pa karim menggenggam tangan kanan yuna, '' Anakku, kenapa sampai terjadi seperti ini nak.


pa karim menangis tersedu setelah melihat anaknya tak menyambut kedatangannnya bahkan melihat pun engga. '' nak bapa sedih melihat kamu seperti ini, bangunlah sayang.


ucap pa karim lirih.


'' maafkan bapa yang tak bisa menjagamu na, ayo bangun sayang, setelah ini kita akan pergi pulang ke rumah kita. bapa takan pernah meninggalkan kamu sebelum bapa yakin ada laki laki yang mampu menjagamu, jauh lebih baik dari bapa.


mendengar perkataan pa karim, panji menjadi takut karena ia telah gagal menjaga yuna.


yuna mengalami pembullian sama putri akibat dirinya, lalu mengalami dua kali penculikan juga masih akibat putri dan panji selalu gagal menjaga yuna.


tiba tiba saja tubuh panji serasa tak bertulang, mendengar ucapan pa karim.


'' mah, aku keluar dulu lirihnya. hanya bu rosa saja yang mendengar perkataan panji.


bu rosa menganggukan kepalanya. sebagai tanda setuju, ia mengerti jika anak tengah gundah mendengar perkataan pa karim barusan.


bu rosa memutuskan untuk mengejar anak bontotnya yang tengah galau dan merana, bu rosa berbisik ke pa hartawan. setelah diangguki oleh pa hartawan.


" pa karim, maaf saya permisi kedepan sebentar.


pa karim hanya mengangguk, karena ia tengah bersedih melihat kondisi putrinya yang masih tak sadarkan diri.


bu rosa bergegas keluar ruangan, setelah diluar mengedarkan pandangannya, mencari keberadaan panji anak bontotnya.


terlihat panji tengah duduk, ditaman rumah sakit sambil melihat kolam ikan, bu rosa tersenyum lalu menghampiri anaknya.

__ADS_1


'' kamu kenapa nak, ? tanya bu rosa.


panji melipatkan keningnya " maksud mamah?


" mamah perhatikan, setelah kamu mendengar perkataan pa karim bapanya yuna, kamu seperti kehilangan semangat hidup na. kenapa? kamu bisa cerita apapun sama mamah.


" aku merasa telah gagal menjaga yuna mah.


yuna mengalami penculikan dua kali akibat kelalaianku, saat tak bersamaku. yuna juga dibully sama putri akibat aku juga mah.


bu rosa tersenyum melihat kegundahan anaknya, " na " apa kamu benar - benar mencintai yuna?


" iya mah.


" kalau begitu kamu tunjukan, perhatianmu. tunjukan jika kamu memang pantas untuk yuna.


mamah yakin jika pa karim melihat kesUKngguhan kamu ia pun tak akan mempermasalahkan soal kasus penculikan yuna.


lagian menurut mamah kamu tak sepenuhnya salah. sama kejadian itu, yang namanya musibah siapa yang taukan na, mungkin jika yuna tau ia akan diculik juga hari itu ia takan pergi keluar dari rumah.


" mamah benar, namun tetap saja kan aku yang harusnya lebih bertanggung jawab atas keselamatan yuna.


'' iya mamah tau, mulai sekarang sampai seterusnya kamu harus menjaga yuna sekuat kamu, yang lalu biarlah berlalu kita jadikan pelajaran.


'' iya mah makasih, ucapnya sambil merangkul bu rosa menangis dalam dekapan sang mamah.


'' ish.... mamah


ha ha ha.... mamah rosa terbahal melihat tingkah lucu anaknya.


*


Sandi yang tengah memainkan asap roko yang keluar dari mulutnya sedikir tersenyum, melihat mangsanya mulai sadarkan diri.


'' eghhh... lengkuhan putri karena kepalanya pusing, ia mulai melebarkan pandangannya menatap sekelilingnya yang tak ia kenali tempatnya.


Menangkap sesosok mahluk tampan namun menyeramkan...


'' jadi ka sandi sudah menculik aku, ucap putri.


'' ko kamu bicara begitu baby, kamu tuh harusnya terima kasih karena kamu sudah aki tolong.


' tadi itu kamu pingsan baby, ketika kamu keluar mobil kamu langsung ambruk.


' kamu bilang kamu mau pulang katanya ibunya sakit, tapi malah tak sadarkan diri. jadi ya terpaksa aku bawa kamu kesini. tak tega rasanya membiarkan kamu pingsan dibaseman.

__ADS_1


'" jadi kamu yang udah nolong aku gitu ?


" iya, mba.


" kalau gitu makasih ka! aku takut aja kaka mau berbuat jahat sama aku lalu menculik aku.


" memangnya aku ada tampang penculik baby,


'' nggak ka, kaka yang tampan begini rasanya tak mungkin menculik aku.


' itu kamu tau. gimana rasanya ya oranGB yang diculik terus ketakutan. apa kamu pernah merasakan itu baby?


" apa sih ka, aku nggak pernah mengalami itu, jangan sampai aku mengalami seperti itu.


' jangan sampai ya, ucap sandi sampai mengepalkan tangannya hingga kuku terlihat memutih.


putri yang melihat itu sepertinya ketakutan, ia memberanikan diri bertanya.


" kaka kenapa, apa kaka marah padaku.


'' tidak aku hanya sedang teringat adikku yang sempat diculik hingga ia mengalami kecelakaan.


'' memangnya kaka punya adik.


'' iya adik perempuan yang sangat aku sayang, ia begitu lemah lembut. hingga menyakiti semut pun ia tak mampu apalagi menyakiti temannya. .


'' kalau kaka tau siapa yang menculik adik kaka, kenapa tidak kaka laporkan saja ke kantor polisi.


" aku belum memiliki bukti saat ini, tapi suatu hari nanti jika bukti yang aku miliki sudah lengkap akan aku jebloskan ia kedalam penjara, sebelum aku memasukannya kedalam penjara aku akan mengulitinya terlebih dahulu.


putri yang mendengarnya bergidik ngeri.


" kamu kenal yuna? tanya panji.


" ayuna tri utami, kamu kenal dia kan! yuna itu adik perempuanku satu satunya. tapi kemaren ia ada yang menculiknya bahkan menyakitinya.


putri yang mendengar itu semakin ketakutan, jadi yuna itu adiknya sandi pantas saja panji pernah bilang jika yuna sepupunya panji, dan sandi pun sepupu panji. jadi sandi dan yuna adek kaka. ya tuhan kenapa aku bego sekali kenapa aku bisa sampai tak ingat dan tak mengira semua ini. batin putri.


bagaimana jika sandi tau pelakunya adalah aku, habis aku ya tuhan aku harus bagaimana.


saking takutnya putri menelan ludah pun serasa menelan batu koral, lalu ia meraba raba ponselnya.


" kamu cari apa? tanya sandi


" ponsel aku kemana ya ka, aku mau ngabari mamah. takutnya dia khawar dengan keadaanku.

__ADS_1


sandi menyerigai.


__ADS_2