
Sebelum baca jangan lupa dukungannya ya buat novel aku, jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya ya buat novel aku.
terima kasih.
Pertemuan pertama mereka setelah lulus sekolah menengah ini, cukup membuat Putri begitu terkesan dengan dengan Alan ternyata memang asik dan tak membosankan.
Selesai berbincang banyak mengenai pengalaman kami masing - masing ternyata biarkan pengalaman kami bertolak belakang namun kami bisa juga ya nyambung.
Alan dengan pengalaman religinya sedangkan aku dengan kisah kelamku yang membuat aku tak pernah di terima baik oleh siapa pun yang tahu masalalu ku.
Namun Alan ternyata tak pernah membedakan latar belakang atau masalalu seseorang hingga aku nyaman di buatnya. Hingga kami lupa dengan tujuan awal kami yakni kerjasama.
Setelah dua jam kami habiskan hanya untuk berbincang tentang pengalaman masing - masing akhirnya aku kami mulai membahas kerja sama yang akan kami sepakati.
Setelah deal barulah aku memutuskan pulang, Alan mengantarku hingga mobilku. lalu ia pun meninggalkan parkiran.
Ku perhatikan Alan yang masuk ke dalam mobil SURP miliknya, gagah dan tampan sekali dia! Aku baru sadar jika Alan ternyata tampannya tak kalah dari Panji bahkan kini ia lebih gagah dengan badannya yang atletis dan kulitnya yang sawo matang menambah kadar tampanannya.
Ku pandangi mobilnya hingga tak lagi terlihat, seketika hidupku yang tadinya semerawut menjadi berwarna setelah bertemu dan berbincang dengan Alan.
Sepertinya aku mulai menyukai gaya Alan yang cool dan maskulin itu jauh sakali dengan steve ia hanya memiliki kulit putih dan kaya saja.
kalau soal ketampanan Alan jauh kemana mana.
Tak lama aku sudah sampai di rumah, besok mungkin aku akan survey tempak buat buka butik.
Merebahkan tubuhku di ranjang king size, di rumah suamiku. karena aku yakin jik kami bercerai ia takan rela memberikan semua ini untukku.
Dari pada aku hanya gigit jari lebih baik aku pinter - pinter nyimpen uang dari sekarang, nggak mau juga terlalu lama terjebak dalam permainan gila suamiku.
Dari siang hingga malam benar saja jika steve tak pulang, sudah ku duga aku akan di buang perlahan oleh dia tapi masa bodo yang penting aku mau berubah dan mulai hidup sukses.
Entah kenapa aku jadi kepikiran, kenapa aku nggak pernah lihat sosmed steve saja mungkin dari situ aku bisa tahu dengan siapa dia selama ini.
Ku buka sosmed steve ternyata benar saja ia selalu pergi berlibur dengan seorang perempuan, namun wajah perempuan itu selalu di tutupi oleh motion hanya tubuhnya saja yang berbalut bikini yang terlihat.
Namun melihat tubuhnya, entah kenpa seperti familiar ya apa mungkin perempuan ini kenal denganku atau mungkin sahabatku.
Tapi rasanya nggak mungkin, terlebih steve di indonesia baru tahun ini saja tak pernah berlama - lama di indonesia.
__ADS_1
Kalau sudah tahu begini buat apa lagi aku mikirin orang yang tak pernah mikirin aku yang tak pernah mencintai aku.
Lebih baik mulai sekarang aku fokus dengan karir yang akan aku bangun dari nol bersama Alan.
Sukur sukur alan mau jadi pacarku auto aku bahagia banget kalau ia mau menerimaku jadi bagian dari hidupnya. aku berjanji akan menjadikannya yang terakhir dalam hidupku.
Ih kenapa juga dengan gue tiba - tiba jadi baper gini sama Alan. gumamnya.
Satu minggu kemudian Putri menjalani sesi pemotretan sesuai kontrak kerja sama yang mereka tanda tangani.
Putri menjadi model untuk satu brand kenamaan di negeri ini, ia menjadi pemotretan selama 4 jam lamanya.
Namun sepertinya Putri harus menelan pil kekecewaan karena ia tak bertemu dengan Alan sebagai pemilik hanya ada beberapa fotograper, MUA dan pemilik brand yang akan aku peragakan bajunya.
Selesai pemotretan Putri membersihkan semua make up ia hanya menggunakan make up yang soft saja untu sehari - hari.
'' Hai, Put" sapa Alan.
" Ha- hai lan, apa kabar? " sahutku. brengsek kenapa gue bahagia banget liat si Alan. gumamnya hampir tak terdengar.
" Apa Put? " tanya Alan yang mendengar samar - samar perkataannya.
'' Put, setelah ini ada acara lagi nggak? " tanyanya
" nggak ada, memangnya kenapa?" tanyanya pura - pura nggak ngerti.
" Aku pengen kamu ajak makan malam dulu, kalau kamu mau?" sahutnya
" Gimana, kamu mau?" tanyanya lagi.
Putri mengangguk - anggukan kepalanya sebagai tanda ia setuju diajak makan malam. Dengan wajah malu - malu.
Bergegas Alan dan Putri menuju parkiran,
'' Kamu bawa mobil, Put?" Tanyanya.
'' Bawa '' sahutnya
'' Berarti jita pergi masing - masing saja apa gimana? atau mau pake mobil aku saja biar aku antar mobilmu ke rumah besok. '' tanyanya.
__ADS_1
" Boleh deh pakai mobil kamu saja biar nggak ribet juga.'' ujarnya.
Tak lama mereka sudah berada di mobil, menuju ke caffe tempat biasa Alan nongkrong.
'' Put, kegiatan kamu saat ini selain model apa ya? tanyanya
'' masih rencana sih ini juga aku mau buka butik, namun belum punya lokasi yang tepat untuk di jadikan butik. " sahutku.
'' Seperti jadi batu loncatan nih, jadi model sekaligus buka butik " ujar Alan.
Selama perjalanan hingga di caffe tak henti - hentinya mereka saling memuji dan mengagumi.
Alan mengantar Putri pulang ke rumahnya, dan entah kebetulan atau bagaimana jika di rumah steve suami Putri.
Alan hendak menyapa suami Putri namun, steven justru masuk meninggalkan Putri dan Alan yang tengah berdiri mematung.
" Put, sepertinya suamimu marah deh. " ujar Alan.
" Nggak mungkin, dia memang begitu orangnya nggak mau nyapa orang. mungkin kalau jin dia mau kali nyapa '' terang Putri.
" Kamu kalau bergurau, bisa saja sih Put. '' Sahut Alan.
" Kalau gitu, aku pamit pulang dulu ya takutnya suami kamu salah paham ''
'' Oke makasih ya, Lan. '' ucapnya.
Setelah kepergian Alan, Putri masuk ke dalam rumah bermaksud ke kamar mandi untuk membersihkan badan dan berganti pakaian.
Tak tampak suaminya yang lebih dulu masuk, tapi tak ia ambil pusing semenjak ia tak di pedulikan dengan suaminya ia pun mulai tak peduli lagi dengan keberadaan suaminya.
Merebahkan tubuhnya di ranjang king size yang ada di kamarnya, tubuhnya terasa lelah sekali setelah menjalani pemotretan selama 4 jam tadi.
Ia mulai tidur pulas namun sebelum ia tidur tak lupa menghapus semua panggilan dan chat dengan Alan, memang tak ada yang mencurigakan tapi ya aku nggak mau saja ia menjadikan alasan perselingkuhanku dalam perceraianku nanti.
bersambung ...
reader jangan lupa dukungannya ya buat novel aku jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya.
buat yuna dan panji yang semakin mesra terimakasih
__ADS_1