Putih Abu Abu

Putih Abu Abu
Part 41


__ADS_3

yuna berlari dengan tergopoh gopoh, ia melupakan rasa lelah dan sakitnya karena takut tertangkap kembali oleh preman itu, ia tidak mau jika harus menjadi tumbal buat putri.


ya tuhan tolonglah aku, aku takut sekali kenapa tidak ada orang yang lewat. batinnya.


terlihat jalan pertigaan... " sepertinya aku harus nyebrang jalan supaya bisa bersembunyi, batin yuna.


braaaak,,,,,..... aaaaaaaaaaaaa


" stop..... stop ...... stop ..... e buset tuh anak ketabrak mobil tol, " ucap preman yang mengejar yuna kepada temannya.


" iya ,, lo bener " terus sekarang gimana kita bilang sama bos ucap preman itu.


" toli hanya mengerdikan bahunya, sebagai tanda ia pun tak tahu. apa yang harus dikatakan pada bosnya.


sedangkan yuna terkapar ditengah jalan dengan bersimbah darah. lalu ia dibawa masuk kedalam mobil yang menabraknya untuk diperiksa dirumah sakit.


" pa, ini anak siapa ya? mamah takut, apa dia baik baik saja, ucap bu tini.


" ibu berdoa saja, semoga dia baik baik saja ucap pa mardi menenangkan istrinya. padahal ia sendiri pun merasa takut jika anak yang tabrak akan meninggal.


Akhirnya yuna dibawa ke rumah sakit oleh pa mardi, agar segera mendapat pertolongan.


pa mardi juga belum bisa menghubungi keluarganya karena tak tahu, harus menghubungi kemana.


*****


Ditempat lain dua anak manusia yang sedang memadu kasih sedang mereguk nikmatnya surga dunia, hingga mereka melupakan apapun yang ada disekitarnya.


toli dan temannya sudah sampai dirumah bari, untuk melaporkan jika yuna telah kabur. namun sang bos masih belum keluar dari peraduannya hingga preman itu menunggu diluar.


" sudah pasti si bos marah ini, lo si' pake renacana beli obat segala. jadinya ita dimodusin sama tuh bocah.


" aduh sial banget hari ini.


" baby terimakasih, kau selalu membuatku mabuk. " bar, " kapan temenmu yang dari luar negri akan datang kesini? tanya putri.


" seperti lusa, masih ada buyer yang harus diurus. ucapnya.


" aku kepikiran sama yuna deh bar? apa dia sudah liat kamu? tanya putri


" sudah, kemaren saat dia mogok makan.


" apa,? yuna mogok makan. ucap putri terkejut.


ia jadi merasa iba, dengan kondisi yuna. kasian sekali yuna. batinnya.


" kamu kenapa baby? melamun si!, kamu tenang saja aku nggak akan melibatkan kamu ko beib.


" ya sudahlah terserah kamu, aku laper ni. ucap putri merengek manja.


" ya sudah, mandi dulu sana. nanti aku pesankan.


putri pun berjalan ke kamar mandi tak memakai sehelai benang pun namun ia nampak cuek saja seperti tak malu.


setelah dia sampai dipintu kamar mandi, putri berbalik. " oh ya bar kamu ada minyak kayu putih nggak?


" nggak ada si, emang buat apa? tanya bari

__ADS_1


" aku seperti masuk bar. ucap putri sambil berlalu.


" kamu nggak hanya masuk angin baby, seloroh barri.


tok tok tok ....


" siapa yang datang,? jangan jangan anak tadi balik lagi ucapnya


" preman bego lo, heran gue kenapa bos mempekerjakan lo. ' buka pintu sana ucap toli kesal.


" pesanan makanan, milik bos.


' lo panggil bos gih.


tok tok tok.... bos...


bari membuka pintu, ada yang kirim makanan bos ucap preman itu. bari memberi sejumlah uang dan mengambil makanananya.


sebelum ia memutuskan kembali ke kamar ia bermaksud, ingin melihat tawanannya..


" gimana tu bocah, udah makan? tanya bari.


" u u-udah bos, tapi setelah makan ia kabur. jawabnya takut takut, karena sudah pasti bosnya marah.


Apa, kenapa bisa kabur,? ucap bari membentak anak buahnya.


lalu mereka menjelaskan kronologinya,


plak plak plak ....kontan saja mereka dapat bonus tamparan dari bosnya.


brengsek, jaga anak kecil aja nggak becus ucapnya kesal.


aaaaaargh..... brengsek..... teriak bari


putri yang baru kluar dari kamar mandi, heran melihat bari marah marah. kalau lagi marah marah gitu wajahnya serem banget sibari. batinnya.


" kenapa si kamu marah marah, tanya putri.


" gadis itu melarikan diri.


" What, " mata putri melotot tak percaya yuna bisa kabur.


" apa dia tau kalau aku juga terlibat dalam penculikannya.


" sepertinya dia tau,


" aaaargh sial, trus aku harus gimana? tanya putri.


" kamu tenang dulu baby. ucap bari


*****


Dirumah sakit, yuna dinyatakan koma karena benturan keras dikepalanya akibat tertabrak mobil.


sedang pa mardi bingung harus menghubungi siapa, apalagi jika dilihat anak itu masih memakai seragam sekolahnya. orang tuanya pasti mencarinya batin pa mardi.


ditempat lain bapa yuna seolah merasakan apa yang tengah terjadi dengan putrinya. ia terus terbayang wajah yuna, ia seperti menangis minta tolong padanya.

__ADS_1


" sepertinya yuna sedang, dalam keadaan yang tak baik, batin pa karim ayah yuna. aku harus minta dokter untuk menghubungi keluarga pa hartawan. batinnya .


" selamat pagi pa, sapa seorang perawat.


pa karim tersenyum, " sus bisa minta tolong, "


" ya pak silahkan, bapa butuh apa? tanya perawat itu


" tolong hubungi keluarga pa hartawan, minta agar kesini. pintanya.


" baik pa, nanti saya hubungi keluarga pa hartawan.


" terimakasih sus, "


" sama sama pa, "


*****


dikediaman panji, mereka sekeluarga tengah sarapan pagi bersama.


" san , gimana perkembangan pencarian yuna?


" belum ada titik cerah pah. sahut sandi


" kamu ji, gimana ada jadwal apa hari ini?


", belum tau pah, jawab panji lesu.


tring tring. tring.....


ponsel papah hartawan berdering memekakan telinga...


pa hartawan meraih ponselnya yang ada disampingnya. nampak dilayar panggilan dari rumah sakit. pa hartawan melipatkan keningnnya, lalu ia menekan tombol hijau...


" hallo pa, selamat pagi ... dari sebrang sanaa


maaf pa, pa karim meminta anda untuk datang me rumah sakit.


" memang kenapa ya sus, apa pa karim anpal lagi. tanya pa hartawan.


" tidak pa, kondisi pa karim baik baik saja walau belum ada perkembangan lagi. ia hanya meminta saya untuk menghubungi anda, meminta anda datang kesini.


" oh iya saya akan segera kesana.


panggilan pun terputus, pa hartawan meletakan kembali ponselnya dimeja makan.


" siapa pah, tanya sandi


" dari rumah sakit, katanya pa karim meminta papah datang kesana.


" ada apa pah, tapi kondisinya nggak menurunkan? tanya sandi.


" sepertinya, pa karim merasakan jika anaknya sedang dalam bahaya. sebagai orangtua ia pasti memiliki pirasat, apalagi yuna anak kesayangan mereka.


" terus papah akan bilang yang sebenarnya,


" sepertinya tidak, papah takut kondisinya jadi drop.

__ADS_1


" iya pah lebih baik begitu, ucap sandi.


__ADS_2