Putih Abu Abu

Putih Abu Abu
Part 64


__ADS_3

'' dok, ini kenapia anak saya bisa panas begini, tanya bu rosa ?


'' iya bu, akan segera saya tangani silahkan bapa ibu nunggu diluar. ucap dokter


mempersilahkan keduanya untuk menunggu diluar.


bu rosa dan pa hartawan akhirnya duduk didepan ruang rawat yuna,


'' ya tuhan ini kenapa bisa seruwet ini, lirih bu rosa.


pa hartawan yang mendenger, melirik dan mengulurkan tangannya untuk membelai punggung tangan sang istri.


'' yang sabar ya mah, semua akan cepat berlalu semoga pa karim dan yuna semuanya sehat kembali.


'' amin, sahut bu rosa.


'' eh iya, panji sama sandi kemana pah?


'' coba mamah telpon panji sekarang lagi dimana ia pasti nggak tau kalau yuna tengah anpal.


bu rosa membuka tas jinjingnya yang sangat mahal itu, lalu mengambil ponsel dan mengaktipkannya, mencari kontak nama panji.


lalu mengusapnya.


tut tut tut.........


'' halo mah ..... sahut panji disebrang sana.


'' kamu dimana? tanya mamah.


'' aku lagi di IGD Mah.


'' Ngpain kamu di IGD?


'' nemenin ka sandi mah.


'' loh memangnya sandi kenapa, tanya mamah panik.


'' ka sandi mengalami kecelakaan mobil mah, tapi ka sandi baik baik saja ko mah cuma kaki saja yang keseleo.


'' ya sudah nanti mamah kesana kalau yuna sudah diperiksa dokter.


'' loh, bukannua yuna udah dikunjingi dokter satu jam yang lalu. ucap panji.


'' tadi, mamah ke ruang rawat yuna tadi mau ajak kamu makan, lalu mamah periksa yuna sebentar. eh ternyata badannya panas banget.


' ya mamah hubungi dokter darurat.


'' ya sudah mah aku kesana sekarang. ucap sandi yang panik...


panji memutuskan panggilan telponnya lebih dulu. bu rosa menyimpan kembali ponselnya kedalam tas LV nya.....


tak lama terlihat dokter keluar dari ruang rawat yuna, pa hartawan dan bu rosa langsung beranjak dari tempat duduknya dan langsung bertanya.


'' bagaimana kondisi anak saya dok, tanya panik bu rosa.


'' sepertinya pasien tertekan, dan itu bisa berdampak pada psikisnya. saya sarankan agar jangan memberitahukan hal hal yang dapat menjadikan beban pikiran untuk pasien.


jika terus seperti ini maka akan berakibat sangat fatal untuk pasien.


pa hartawan dan bu rosa hanya mengangguk anggukan kepalanya saja tak bertanya yang lebih lagi. .


'' kalau begitu saya permisi, pamit dokter.


'' mamah, papah. '' panggil panji sambil berlari dari lorong IGD, kebetulan jarak dari IGD tak jauh.


'' bagaimana kondisi yuna mah, pah.?

__ADS_1


'' yuna tertekan, makanya suhu tubuhnya langsung meningkat, dokter menyarankan agar lebih menjaga perasaannya jangan berpikir terlalu berat.


akibatnya bisa fatal jika yuna terus begini bisa menjadikan gangguan psikis.


deg ....


'' separah itu mah,


bu rosa mengangguk.


'' mamah sama papah mau jenguk sandi dulu ya .


'' iya mah.


bu rosa dan pa hartawan melangkah menyusuri lorong rumah sakit menuju IGD, yang saat ini anak sulungnya tengah dirawat.


letih sekali rasanya, melihat orang orang yang kita sayangi berada dirumah sakit tengah menahan sakit, sandi, yuna anak kesayanganku tengah terbaring dirumah sakit.


sementara pa karim yang sudah dianggap keluarga olehku, malah kembali koma sedih rasanya sakit dada ini melihat semua yang telah terjadi.


ketika hati dan pikiran tengah risau akan kesehatan yuna dan pa karim, sandi pun ikut mendapat musibah. huh..... bu rosa membuang napas kasar mengingat semua yang terjadi saat ini.


sampai diruang IGD, pa hartawan dan bu rosa membuka pintu tampak anak sulungnya masih dengan setelah kantornya....


sandi memang tampan hingga ia selalu menjadi rebutan cewe cewe ketika dikampusnya dulu.



visual sandi kakanya panji menurut author.


panji dan sandi memang sama sama ganteng maksimal, keduanya selalu menjadi incaran perempuan perempuan diluar sana.


selain tampan tentunya mereka ini kaya raya, perempuan mana yang nggak mau sama cowo model sandi dan panji.


sandi yang melihat kedua orang tuanya masuk langsung menyapa.


'' panji, sahut mamah singkat.


' sialan tuh anak udah gue bilang nggak usah cerita ke mamah papah. jadi beginikan.


batin sandi.


'' kamu kenapa bisa sampe kecelakaan sih, tanya panik mamah rosa.


'' iya san, nggak biasanya kamu kecolongan begini. ucap papah.


'' sepertinya mobil aku disabotase pah, jelas sandi.


' rem mobil tak berfungsi, padahal baru aku pakai sekali tuh mobil.


' tapi papah tenang saja, aku sudah suruh orang buat nyelidiki


'' entah kenapa papah curiga sama yang culik yuna.


'' aku pun sama pah.


'' aku pikir ini menyangkul putri. ada seseorang yang tak terima putri aku jebloskan ke penjara.


'' kalau begitu kamu harus lebih hati hati sekarang. sepertinya mereka tak tinggal diam semakin beringas saja.


'' iya pah...


'' oh ya pah, bagaimana kondisi pa karim sama yuna.


'' semua buruk san, papah pusing sekali. kondisi yuna sama pa karim malah semakin menurun.


yuna sekarang tertekan, sedangkan pa karim saat ini kembali koma.

__ADS_1


ucap papah tertunduk lesu.


ketika mereka sedang berbincang dokter datang untuk memeriksa sandi,


selamat sore sapa dokter, maaf ya pa bu saya mau periksa pasiennya dulu mohon tunggu diluar ya.


'' pa hartawan dan bu rosa kembali menunggu diluar.


mereka yang tadinya akan mencari manakan urung mereka lakukan karena bari saja yuna malah drop kembali hingga melupakan rasa laparnya.


'' mah, ''


'' selesai sandi diperiksa bagaimana kalau kita kekantin dulu lalu ke mushola.


'' boleh pah. sahut bu rosa singkat.


terlihat dokyer keluar, '' bagaimana dengan anak saya dok tanya pa hartawan.


'' anak bapa baik baik saja, hanya terkilir saja tak ada luka serius, sekarang juga sudah boleh pulang ucap dokter.


'' alhamdulillah... makasih dok.


'' kalau begitu saya pamit pa bu. izin dokter.


panji sudah keluar IGD dengan memakai tongkal ditangan kanannya untuk menahan kakinya yang masih sakit.


'' setelah ini kamu mau pulang san?


'' iya mah, aku mau cari tukang urut. buat ngurut kaki yang keseleo.


'' kalau gitu temenin mamah dan papah makan dulu mau?


'' boleh dimanna mah? tanya sandi.


' dikantin rumah sakit saja.


pa hartawan membantu sandi berjalan menuju kantin, diikuti oleh bu rosa dari belakang.


'' mah apa panji nggak diajak sekali makan.


tanya sandi.


'' oh iya, yunakan sedang tertidur jadi akan lebih baik jika panji makan dulu.


'' biar mamah telpon dulu.


bu rosa merogoh ponselnya dalam tas. mengaktipkan ponselnya mencari kontak panji.


tut tut tut.....


'' hallo mah.... sapa panji.


'' apa yuna masih tidur?


'' masih mah, memangnya kenapa?


'' lebih baik kamu makan dulu, mamah tunggu dikantin ya,


'' sepertinya nggak usah mah, aku udah dibawain makanan sama ghani, elo dan alan mah.


'' oh ya sudah kalau begitu, kamu jangan lupa makan ya nak?


'' siap mah.


panji memutuskan panggilan telponnya.


bersambung....

__ADS_1


reader tersayang jangan lupa dukungannya buat yuna dan panji ya, like dan vote nya ditunggu. terimakasih.


__ADS_2