
Aku sedikit heran kenapa bapak mau ngomong aja pake minta izin segala nggak seperti biasanya,
" Kenapa pake minta izin pak? memangnya ada apa? kalau bapak mau ngomong ya ngomong aja jangan bikin aku penasaran '' ujarku
'' Apa jangan - jangan bapak mau nikah lagi ya pak '' tanyanya seraya menggodanya.
'' Hus, kamu ini kalau ngomong suka asal aja Yuna '' hardiknya
" Habisnya bapak kelihatan khusyuk banhet mau ngomong apa penting banget kayanya " ucapku
" Itu bapak mau aqikah buat cucu bapak sama buat kamu seingat bapak kamu belum aqikah karena bapak nggak memiliki uang buat syukuran aqikah kamu saat itu '' ucapnya sendu
Bapaj sudah bertanya dengan pa ustad mengenai aqikah buat kamu, jika bapak bermaksud ingin aqikah maka bapak harus izin dulu sama kamu karena mungkin saat ini kamu sudah mampu secara materi untuk mengadakan aqikahmu sendiri.
'' Kalau aku mah, nggak masalah pak kalau bapak mau aqikah ya silahkan tapi jangan memaksakan ya pak. " sahutku
" Nggak memaksakan memang ada rezekinya buat kamu dan Narendra bapak kemaren untung banyak jadi selain bersedekah bapak juga ingin syukuran.'' ucapnya
" Kalau bapak, mampu aku bersyukur saja nggak apa gimana baiknya aja pak." sahut
" Ya sudah berarti jadi ya, bapak akan segera hubungi kembali pemilik kambing untuk membayar kambing yang tadi sudah bapak lihat sama besan "
Saat aku sedang asyik ngobrol sama bapak mamah sama papah ikut masuk ke dalam kamar.
" Jadi gimana pak, apa Yuna sudah setuju? '' tanyaku.
" Sudah bu, pak, jadi tinggal hubungi kembali tukang kambingnya ucap pak Karim kembali. ''l
" Wah papah kira ada hal lain lagi yang akan di sampaikan ternyata hanya itu saja '' ujar papah
'' Memangnya masih ada pah? '' tanya yuna sepertinya penasaran.
" Ada Yuna bahkan lebih penting kalau menurut papah '' ucap papah seraya terkekeh. seperti sedang meledek bapak.
__ADS_1
" Sebenarnya apa sih pak bikin aku pnasaran saja '' ujarku
" Nggak ada ah, papah kamu aja kurang kerjaan '' ucap bapak ko tumben banget sih bapak sama papah kaya nyimpen rahasia gitu.
" kalau aku perhatikan bapak sama papah ini ko sama kaya mas panji kalau lagi sama temannya sih. '' ucap yuna
" Itu Yuna, si ibu penjual kambing ini sepertinya naksir deh sama bapakmu " ucap papah seraya tersenyum.
" Oh itu, aku setuju saja kalau memang sudah ada jodohnya dan bapak cocok tinggal kita resmikan saja. ''
Lagian aku juga nggak tega liat bapak hidup sendirian begini, apa - apa ngerjain sendiri kalau ada teman hidup teman ngobrolkan lebih enak.
" Untuk saat ini sepertinya belum, nggak besok atau tahun depan siapa tau memang ada yang cocok benar kata kamu na "
setelah selesai berembuk, akhirnya semua keluar dari kamar Yuna karena yuna akan mandi dan berganti pakaian.
Tampak Yuna keluar membawa pakaian bayi dan semua perlengkapan yang sudah ia sediakan untuk memandikan narendra anak bungsunya.
" Na, kamu mau ngapain? " tanya mamah
" Mau mandiin Narendra mah kasian popoknya juga belum di ganti. '' sahutnya
'' Biar mamah saja yang mandiin kamu mandi saja sana lalu makan sama jeni. " perintahnya gegas aku mandi dan berganti pakaian karena banyak sekali tamu yang datang padahal bapak juga di desa ini baru sekitar 10 tahun tapi warga di sini sangat antusias dengan acara syukuran yang akan di gelar.
terlihat banyak sekali tetangga yang membantu dari mulai ibu - ibu di dapur yang sedang membuat kue - kue ala kampung sini saat syukuran bayi.
Dua hari kemudian acara sudah akan di gelar semua riasan kue - kue beserta masakan sudah tersaji di meja prasmanan semua ini berkat tetangga di sini yang sangat antusias membantu kelancaran syukuran ini.
kami semua sekeluarga sudah kompak dengan seragam yang sama yang sengaja aku pesan dari butik langganan aku.
Bahkan aku memesan 20 set baju muslim beserta kerudungnya untuk ibu - ibu dan 20 set pakaian pria yang sudah membantu kami dari awal hingga acara ini akan di mulai.
Semua bingkisan bagi yang datang ke acara syukuran narendra juga sudah di siapkan oleh papah hartawan sedangkan jamuan makan di siapkan oleh bapakku.
__ADS_1
Seneng sekali banyak yang sayang sama Narendra, aku pandangi wajah ketiga anakku yang tengah tidur pules sekali karena kelelahan bermain dengan sepupunya di kebun sambil memancing yang letaknya di belakang rumah bapak.
Nampaknya Ini akan jadi liburan yang paling mengesankan buat kaka Nathan dan Nala, mereka nampak bahagia walau panji bari hadir tadi pagi tapi tak pernah sekali pun ia mencari keberadaan ayahnya karena saking larutnya dalam kebahagiaan.
" Na, bersyukur aku bisa ikut sama kamu ke sini, anakku bahagia sekali bisa main di sini. biasanya kalau di sana aku setiap dua hari sekali harus ke mainan yang di mall nungguin dia main. '' ucap ka jeni
" Sama - sama ka, ka kita bikin acara traveling sekeluarga ke pantai atau ke villa gitu kaya seru deh ka '' ujarku
" Boleh juga tuh nanti kita jadwalkan na. '' sahutnya
Jam sudah menunjukan pukul 15.00 Rencananya selepas adzan asar acara aqikah Narendra akan segera di mulai semua keluarga sudah bersiap dengan seragamnya masing - masing begitu juga dengan ibu - ibu yang masak dan bapak - bapak yang membantu semua sudah memakai baju yang sudah aki sediakan.
Seneng sekali melihatnya, semua nampak rapih Narendra sudah di tidurkan di kasir bayi di ruang tengah di jaga oleh papahnya beserta kakak - kakaknya.
Ya tuhan sempurna sekali hidupnya memiliki orang tus dan mertua begitu menyayangiku tanpa kecuali, saudara ipar yang sanga baik dan pengertian apalagi mas Panji suami yang begitu baik dan sabar.
Nggak pernah menyangka ia bisa sesabar itu menghadapi aku, yang manja saat hamil, aku pernah berpikir mungkin mas Panji nggak akan bisa menjadi suami yang baik mengingat betapa manjanya dia terhadap orang tuanya.
Dengan tingkah cuek dan urakannya, membuatku tak pernah yakin padanya namun entah kenapa cintaku begitu besar padaku walau aku menyangsikannya.
Sampai akhirnya aku menikah dan memiliki 3 orang anak yang lucu lucu.
" Ada yang lagi bucin nih kayanya " ucap seseorang di samping telongaku.
" Aku nggak bucin ah biasa aja, '' ucapku mengelak.
" Kapan datang ? '' tanyaku kepada kedua sahabat suamiku yakni Elo dan ghani.
" Baru aja, itu anak kalian ? "tanya elo.
bersambung ....
jangan lupa dukungannya ya buat novel aku yang pertama jangan lupa like komen vote dan hadiahnya ya.
__ADS_1