Putih Abu Abu

Putih Abu Abu
Part 52


__ADS_3

'' mah, pah lebih baik pulang saja biar aku yang disini. ujar sandi.


'' ya tante, om lebih baik plang saja istirahat biar kami yang disini. nemenin panji yang menjaga yuna.


'' ya sudah om dan tante pulang dulu ya, kalau ada apa apa segera hubungi kami, ucap mamah.


'' iya mah pah, tenang aja aku nggak akan kemana mana.


'' kalau begitu, mamah dan papah pamit dulu ya. Assalamualaikum


'' waalaikumsalam, ucap mereka bersamaan.


'' kaka ke apartemen dulu ya ji, ngecek siputri sebentar. penyelidikan dan semua misi belum kelar. ' nanti kaka kesini lagi.


'' ya ka, makasih.


sandi pun berlalu meninggalkan ruanh rawat yuna, ada yang harus dibereskan.


'' kira kira mau dibikin apa tuh keong racun? tanya alan.


'' liat kondisi dulu, nggak nyangka gue tuh ***** lagi bunting.


HAH BUNTING..... ucap ghani, alan, elo bersamaan.


'' ish... udah kaya mau naikin bendera aja lo pada kompak. ujar panji.


'' serius lo ucap ghani.


'' seriuslah, nggak ada ntungnya juga gue bohongin lo pada.


'' wah parah tuh cewe. lu tau dia bunting ama siapa? tanya elo.


'panji mengerdikan bahunya sebagai tanda ia tak mengetahuinya.


untung lo udah putus ji, kalau kagak lo yang kena getalnya. ? ujar elo.


'' mana bisa gitu, gue paling jauh juga cuma cium bibirnya aja. kagak sampe kemana mana, senakal nakalnya gue kalau soal itu jujur gue nggak berani.


'' salut, hebat temen gue. ucap elo


'' ngomong ngomong makan yu gue laper, ajak ghani.


'' kuy gue juga laper, sahut alan.


'' ya udah kita ke kantin rumah sakit ajja biar nggak jauh. timpal elo.


'' nyok ji. ajak ghani

__ADS_1


'' gue disini aja jagain yuna, siapa tau dia sadar nyariin gue.


'' ya udah lo mau nitip apa, tanya ghani.


yang mengerti jika panji ingin menjaga yuna.


'' kopi aja.


setelah mereka pergi kekantin, panji menghampiri ranjang yuna, '' na, kapan kamu akan bangun?


aku akan selalu setia nunggu kami disini sampai kamu mau membuka mata kamu.


lalu panji mengambil ponselnya diatas sofa yang tengah dicharger karena kehabisan daya.


ia mulai mengaktifkan ponselnya, membuka pesan yang belum sempat ia buka lalu membalasnya satu persatu.


terakhir ia membuka galeri foto yuna, panji memandangi yuna yang memang cantik



seperti inilah visual yuna menurut author loh ya. yuna yang memang cantik imut dan mempunyai daya tarik yang sungguh luar biasa.


biar pun ia baru datang dari desa tapi pesonanya sudah tak terbantahkan lagi, bahkan ghani sahabat panji sempat mengejar cintanya yuna.


namun karena yuna gadis polos tak pernah mengenal apa itu cinta apalagi dengan pergaulan jakarta yang begitu wah.


tapi yang namanya pergaulan anak zaman now walaupun yuna tak pernah membuat masalah tapi, ada saja yang mempermasalahkannya.


hingga ia berkali kali diculik dan dibully oleh putri.



visualnya putri menurut author ya.


setelah puas memandangi foto yuna panji menyimpan ponselnya diatas nakas samping ranjang tidur yuna.


tak lama ghani, alan, dan elo pun kembali dari kantin.


'' lo pada kaga jadi makan ko cuma bentar.


'' gue nggak tega ninggalin lo lama lama takut lo putus asa bunuh diri ujar alan.


'' hiss....sembarangan biar pun nama gue panji tapi gue masih terselip sedikit iman.


'' bisa bisa, ujar ghani. sambil manggut manggut.


'' gue beli makanannya dibungkus gue inget lo, takut pacar gue ini sakit. ucap alan.

__ADS_1


'' ih najis jiji gue, ujar panji.


mereka pun akhirnya makan bersama didalam ruanh rawat yuna, selesai makan mereka membereskan sampah dan sisa makanannya lalu membuangnya ke tempat sampah.


'' gue kalau inget wajah cantik putri, gue masi nggak percaya jika putri mampu berbuat senekat itu kepada yuna.


sampe tega nyodorin yuna ke perjual organ manusia, cantik tapi nggak punya hati. ucap elo.


'' dia begitu mungkin karena cemburu sama yuna, bukan kali ini aja kan dia berbuat jahat sama yuna.


secara kan yuna orangnya luru lurus aja, jadi rasanya nggak mungkin dia cari masalah sama putri. ujar ghani.


'' mungkin karena takut kehilangan tingkat tinggi, siputri takut kehilangan babanh tamvan. secara ya biar otaknya otak kadal tapi kadar ketampanannya sekelas artis. lo liat aja. dia ujar alan sambil nunjuk panji.


v



visual panji menurut author ya,


alah gue juga nggak kalah tampan kali dari dia ujar ghani.



visualnya ghani menurut author gaes.


secara ya banyak cewe yang antri tapi pasti gue tolak, ujar ghani.


ya walau sebenarnya ghani sendiri yang sering ditolak cewe.


'' ya sudah kita mabar aja yu, ajak alan.


'' ya udah ayo.


mereka akhirnya mabar sambil menjaga yuna.


* * *


diruangan lain pa karim, menunggu kedatangan pa hartawan karena ia ingin sekali menjenguk putri.


jika ia minta kepada suster pasti akan ditolak karena selain kondisinya juga yang masih rentan, hingga pa karim tak berani lagi untuk minta tolong sama suster untuk menemui putrinya.


'' kenap Pa hartawa belum menjengukku.


batin pa karim.


padahal aku sudah sangat rindu dengan anakku, apa pa hartawan mungkin sedang pulang dulu ke rumahnya.

__ADS_1


ya mungkin saja ia pulang ke rumahnya karena ini sudah sore. mungkin besok aku jika pa hartawan kembali menjengukku aku akan meminta tolong padanya untuk diantar ke ruang rawat yuna.


__ADS_2