
Sebelum baca jangan lupa ritualnya ya, like komen, vote, dan hadiahnya buat novel aku.
Selesai makan dan bersih bersih putri keluar kamar, bari tersenyum menatap perempuan yang memang cantik nan sensual itu mamakai dres putih diatas lutut yang baru saja ia belikan dan terkesan sexy.
'' bicara sama siapa tadi kamu? tanya putri
'' biasa orangku, sahut bari sambil tersenyum penuh gairah.
putri manggut manggut sambil memajukan bibirnya yang sensual.
'' kamu jangan pancing aku baby.
'' ish mancing apa ? desis putri
'' bibirmu membangkitkan gairahku, ucapnya sambil menyentuh dan mengecupnya.
'' kapan kita mulai balas dendam? tanya putri.
'' lah, kenapa harus cepat cepat, santai aja beib yang penting pada saatnya nanti mereka bisa sampai nangis darah. ucapnya
mendengar perkataan bari putri bergidik ngeri, jahat banget sih nih orang gue jadi ngeri sendiri. batin putri
'' mulut putri membulat itu berarti kamu akan bunuh mereka semua? tanya putri
'' sudahlah beib, itu akan jadi urusanku kamu tenang saja okeh. kamu duduk manis saja nikmati hidup ini.
putri menarik dan membuang napas panjang berusaha biasa saja, padahal aslinya ia takut banget sama si bari.
'' beib..... lirih bari
'' hmmmm...
'' kamu nggak kangen aku. tanyanya.
'' nggak biasa aja.
'' ish .... kamu ini kaya nggak butuh aku aja.
beib ayolah..... rengeknya....
hasratku sudah tak terbendung lagi bila ada kamu. lirihnya...
'' okeh, tapi tranfer dua ratus juta ya, aku mau ke salon perawatan.
'' gampang baby ucapnya dengan napas tersengal menahan gairahnya yang sudah diubun ubun.
'' tapi aku mau se-
hhmpt ...
tanpa bicara apapun bari sudah mendaratkan bibirnya, ******* bibir yang ngoceh itu dengan kasar. dengan satu tangan menekan tengkuk putri dan tangan lainnya menjelajahi setiap lekuk tubuh putri.
tak peduliin putri yang diam saja tak membalas ciumannya, ia tetap melahap justru semakin ******* kasar bibir putri. mengabsen setiap gigi dan menyalurkan hasrat yang sudah memuncak.
membuat putri tak bisa lagi menolaknya ia hanya pasrah sambil menikmati setiap sentuhan yang bari berikan.
* * *
__ADS_1
Ditempat lain, yuna tengah marah. bibir itu manyun berjalan dengan hati ngedumel karena panji maksa masuk ke kamar dan mandi dikamar mandinya.
membuat utari sahabatnya pergi karena risih melihat panji.
memunguti bantal dan selimut hotel yang terjatuh.
ceklek !
'' panji '' kamu kal - ...... Aaaaaa !
berteriak sambil menutup wajah dengan kedua tangan.
panji terkejut, cepat ia berjalan mengambil baju dalam koper lalu membawanya masuk ke kamar mandi.
mendengar pintu kamar mandi tertutup, yuna membuka kedua tangannya.
masih aja bibirnya manyun, melipat kedua tangannya didepan dada sambil menunggu panji keluar dari kamar mandi.
menit berlalu, panji keluar dengan baju yang sudah menempel ditubuh kekarnya.
'' glek - yuna menelan ludahnya melihat panji memakai kaos yang ketat memperlihatkan tubuhnya yang atletis.
'' woy, kenapa sih..... tanya panji melihat yuna yang melongo dengan bibirnya yang masih manyun.
'' eh yuna tersadar..... ka kamu.... yuna mendadak gugup.
'' lo kenapa sih, tadi manyun aja. sekarang mendadak gagu. ' apa saking terpesonanya sama pesona ketampanan gue lo jadi gugup begini. ledek panji.
'' ish ... pede banget ... ucap yuna sambil mendelik.😒
'' lo kenapa mandi dikamar gue, ganggu aja. lo buat utari pergi tau, padahal gue lagi sharing sama utari bikin bete aja.
'' yakin cuma gara gara itu? suka suka gue dong, kamar pacar ini ucapnya membuat yuna semakin kesel.
'' yakin, ucapnya masih dengan bibirnya yang manyun.
'' gue susul bestie lo sekarang, ucapnya sambil berlalu.
yuna berlari mengejar panji keluar, '' PANJI'' teriaknya memanggil.
'' lo ngapain ngikutin gue ?
'' nggak usah geer, lo nggak usah kejar utari dia udah ke kampus. ucap yuna sambil membalikkan badannya berniat kembali ke kamarnya.
'' WHAT, kalau gitu lo ngapain ngedumel nggak jelas. kesal panji
mengejar yuna kedalam kamarnya,
'' sekarang aku mau ke kampus juga ngapain kamu masuk lagi. hardik yuna
ck ck ck.....
gue perhatikan lo berdua sudah seperti anjing dan kucing saja. ucap elo..
'' lo dari tadi nguping, tanya panji.
'' gue nggak nguping, nggak sengaja gue liat lo berdua berkejaran seperti drama bollywood saja. ledeknya.
__ADS_1
'' kuy sarapan, ajak alan.
* * *
Pa hartawan mengelap mulutnya dengan tissu, kembali meneguk air putih yang ada digelas samping piring. menatap panji dan yuna yang belum selesai makan.
'' Ji " panggilnya, dan itu membuat panji sedikit melirik kearah papahnya '' mau ikut papah mancing nggak ?
' atau kalian punya acara sendiri ? tanya papah
'' papah mau berangkat sekarang? tanya panji
' mamah mengangguk membenarkan.
mamah mau ikut juga sekalian nemenin papah kan jarang jarang kita liburan gini.
papah kan biasanya sibuk.
kalau nggak sekalian dengan honey moon sandi, '' ngomong ngomong kakamu belum turun ? tanya mamah.
'' pengantin tan, ngapain buru buru. samber alan.
panji menatap yuna yang kini tengah menggigit paha ayam, terlihat cuek dan menikmati apa yang sedang ia makan, '' na mau ikut aku nggak ?
merasa dipanggil, yuna menoleh dengan mulut yang sibuk mengunyah. '' ikut kemana ? ...
'' kita jalan sama anak anak sekalian, ucap panji.
setelah resepsi pernikahan panji yang diadakan dibogor, mereka langsung menginap dihotel dan saat pagi harinya mereka akan meneruskan perjalanannya ke vila milik keluarga pa hartawan yang ada di puncak.
mereka memang sudah merencanakan liburan ini dari persiapan pernikahan sandi dan jeni.
papah hartawan akan pergi memamcing dengan bu rosa, sedang yang lainnya akan berjalan jalan dikitaran kebun teh sambil menikmati pemandangan nan asri.
semua sahabat panji turut serta dalam liburan kali ini, sebab mereka pun turut membantu persiapan pernikahan sandi dan jeni.
'' na cepetan dong kita jalan nih, ajak alan nggak sabar inginn segera pergi.
'' gue ikut om dan tante deh mancing, ngapain juga ikut ma orang pacaran satu lagi bulan madu. bisa bisa gue jadi nyamuk cacingan, jar ghani.
pa hartawan dan bu rosa terkekeh mendengar penuturan ghani, '' ya sudah ayo berangkat ajak pa hartawan.
''Om tante kita ikut juga ujar alan dan elo.
bu rosa geleng geleng kepala liat tingkah sahabat panji yang mendadak jadi imut begini.
'' ya udah sana pergi, gue pergi berdua aja sama yuna. ya kan na ? ucapnya sambilerangkul bahu yuna.
'' dih .... siapa yang mau ikut kamu, aku mau ikut mamah sama papah. ngapain ikut muter muter sama kamu aku takut muntah. ujar yuna
ha ha ha ha semua terbahak mendengar perkataan yuna.
bersambung....
hallo reader tercinta jangan lupa dukungannya ya, buat novel aku ini. jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya ya.
terima kasih.
__ADS_1