Putih Abu Abu

Putih Abu Abu
Part 60


__ADS_3

'' mah, pa karim baru saja terjatuh dan sekarang kembali koma, jelas pa hartawan.


'' hah yang benar ko bisa pa karim terjatuh.


'' menurut perawat, pa karim sebelumnya berteriak lalu terjatuh. menurut dokter pa karim bisa kembali koma karena ia tertekan.


'' hah tertekan... berarti pah- ucap bu rosa tak tuntas.


'' iya mah pa karim tertekan dengan kenyataan yang baru saja ia ketahui.


'' ya tuhan, bagaimana jika yuna tau pah, mamah takut yuna kembali drop.


mulai saat ini tak perlu lagi ada yang disembunyikan mah, yuna pelan pelan harus tau bagaimana kondisi ayah kandungnya.


'' mungkin pa karim juga ada sedikit kecewa kepada yuna karena ikut menyambunyikan kondisi tentang ibu kandungnya. .


'' tapi bukannya saat itu dokter melarang untuk memberitahukan apapun yang dapat memberikan tekanan pada pikiran pa karim.


' kenapa nggak kita katakan saja jika kita dilarang mengatakan apapun oleh dokter. ucap mamah rosa.


'' iya kita akan katakan apapun asal pa karim mau mendengerkan penjelasan kita. ucap pa hartawan.


* * *


Ditempat lain yuna, masih menangis karena pa karim ikut menyalahkannya. lalu pergi begitu saja.


'' na sudah jangan terlalu dipikirkan perkataan bapamu, mungkin ia lagi emosi hingga ia tak bisa berpikir jernih dan menyaring perkataannya. bujuk panji


'' seumur hidup aku, baru kali ini saja aku dibentak oleh bapa. dulu bapa selalu lemah lembut kepadaku tak pernah berbicara keras padaku.


'' aku yakin bapamu nggak ada niat kasar ko, kamu harus mengerti kondisi pa karim saat ini na.


namun yuna seolah tak mau mendengar ia tetap saja menangis tersedu, matanya sudah sangat sembab. karena ia menangis tanpa henti sejak pa karim meninggalkan ruang rawatnya.


bahkan saat mamah dan papah meninggalkan ruang rawaf yuna untuk menemui pa karim ia berusaha mencabut gelang infusnya ingin menemui pa karim yang sedang marah.


tring tring tring....


panji mengambil ponselnya dari saku celananya menghidupkan layar ponsel, dilihat


ada notipikasi pesan masuk dari mamah rosa.


📩 panji, pa karim bapanya yuna sekarang kembali koma lagi, tadi setelah keluar dari ruang rawat yuna ia sempat berteriak lalu pingsan, hingga jatuh dari kursi roda.


mamah harap kamu jaga yuna jangan diberi tahu dulu jika pa karim kembali koma. mamah khawatir dengan kondisi yuna yang baru sadar dari koma. takutnya kembali drop.


✉ iya mah, send mamah rosa.

__ADS_1


setelah membaca pesan dari bu rosa panji semakin dibuat bingung, takut yuna memaksa ingin bertemu dengan bapanya apa yang harus ia katakan jika yuna bertanya.


ah andai saja ini semua bukan karena aku, mungkin aku takana sepusing saat ini.


yang aku takutkan bukan masalah hukuman dari pa karim, walau pun ia harus dipenjara ia rela asalkan pa karim merestui hubungannya bersama yuna.


bagaimana jika pa karim bersikukuh tak mau merestui aku jadi menantunya.


pastinya aku tak akan sanggup, bila tak ada yuna di sampingku.


aku akan tetap berjuang asalkan pujaan hatiku tetap menjadi milikku.


aku masih membujuk yuna untuk makan, karena tadi ketika disuapi oleh mamah yuna baru makan dua suap bubur saja.


'' na ayo makan, supaya ada tenaga. kamu kan udah beberapa hari tak sadarkan diri, pasti tak ada tenaga pastinya.


namun yuna tetap tak bergeming tetap saja menangis tak sedikit pun menanggapi ucapanku.


* * *


Putri sedang bersantai nonton tv, ia tau jika sandi tak mengunci apartemennya. bahkan sandi bersikap biasa saja. sepertinya dia memang percaya jika aku nggak ada hubungannya dengan semua kasus yuna. dalam hatinya putri tertawa ia merasa senang akan kemenangannya.


tapi ia masih bingung kemana harus mencari jeni, karena bersama jeni ia akan membalaskan dendamnya.


'' ish.... kemana aku harus mencari sijeni, no ponsel nggak ada. alamat rumahnya nggak tau kenapa dia seperti jelangkung sih, datang tak diundang pulang tak diantar. gumamnya


hingga rasa takut pun hilang begitu saja, putri tak sedikit pun merasa takut apalagi sekarang apartemen yang ia tempati sudah tak dikunci lagi oleh sandi membuat putri semakin percaya diri saja.


ting tung.... ting tung .....


' nah loh, siapa yang datang? gumam putri


' bagaiman kalu keluarganya sisandi, nanti gue disangka pacarnya trus gue dipaksa nikah kan nggak lucu ya. ah nggak mungkin ucap putri bermonolog.


' apa jangan jangan itu sijeni, ya benar mungkin saja itu jeni. secarakan dia suka disuruh sisandi buat jagain gue. gumam


ting tung ... ting tung ....


bel berbunyi kembali, siputri bukannya membuka pintu malah berandai andai saja.


'' ish.... nggak sabaran banget sih, ujarnya sambil beranjak dari sofa untuk membuka pintu.


tanpa ingin melihat terlebih dahulu putri langsung saja membuka pintunya.


ketika pintu terbuka nampak tiga orang didepan pintu.


'' selamat siang menjelang sore, saya kesini membawa surat penangkapan untuk putri.

__ADS_1


'' hah penangkapan? putri membeo karena ia bingung apa kesalahannya ia harus sampai ditangkap.


'' ini surat penangkapannya, silahkan baca ujar polisi yang berdiri dihadapannya.


dengan tangan yang bergetar putri menerima surat penangkapannya, ia membuka surat itu perlahan membacanya.


ia terbelalak ternyata ini kasus penculikan yuna, dan sandilah yang berada dibalik semua ini.


'' pantas saja kelakuannya beda dari biasanya. ucap putri marah.


'' brengsek, awas kau sandi. gumamnya.


tangan putri diborgol oleh polisi dan digiring keluar apartemen. menunggu lip terbuka karena apatemen milik sandi ada dilantai 25.


tring pintu lip terbuka nampak seorang pria tampan berdiri dengan senyum mengembang dengan kedua tangannya masuk ke dalam saku celananya.


pria itu tersenyum berjalan keluar dari apartemen.


sampai diluar lip putri menendang kaki pria itu.


'' brengsek lu ya, lo jebak gue. ucap putri marah.


' sandi terkekeh melihat kemarahan putri, gue nggak jebak lo yang lebih tepat lo terperangkap oleh ulah lo sendiri. lo nikmati aja akibat dari ulah lo ini.


'' lo, lo pikir lo siapa. liatin pembalasan gue.


'' gue tunggu pembalasan lo. tantang sandi.


' kan udah gue bilang berani macem macem sama keluarga gue, berurusan sama gue.


putri mendekati sandi, '' lo nggak ada bukti buat penjarain gue. bisik putri ditelinga sandi.


'' siapa bilang, ucap sandi. sambil merogoh ponselnya memutarkan rekaman percakapannya bersama jeni.


putri terkejut mendengar percakapan itu,


putri yang sadar kalau ia dia dijebak oleh jeni. ia berteriak dan hampir menendang ******** sandi namun tak kena karena sandi menghindar.


'' huh dasar *****, nendang aja pilihnya kesitu ujar sandi sambil terkekeh. dan sontak saja membuat putri semakin geram oleh ucapan sandi.


tring pintu lip terbuka .....


putri makin kalap melihat seseorang yang ada didalam lip.


bersambung.....


jangan lupa dukungannya ya reader buat yuna dan panji. terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2