
Seperti biasa sebelum baca jangan lupa dukungannya, like, vote, dan komennya terimakasih.
mendengar pernyataan yuna panji mencebik,
'' ish kamu tak membantu sedikit pun usahaku? kesal panji.
'' loh, kenapa aku harus bantu kamu. kalau kamu memang sungguh sungguh sama aku, kamu nggak akan mengeluh seperti ini.
kalau kamu seperti ini, itu tandanya kamu nggak serius sama aku.
kalau kamu nggak mau memperjuangkan hubungan ini ya sudah jangan memaksakan diri dan jangan menyiksa diri. ucap yuna sambil memutar kursi rodanya dengan tangannya menuju kamar rawatnya.
mendengar perkataan yuna, panji terperangah. '' kenapa enteng sekali dia berkata seperti itu. gumam panji.
sambil melangkahkan kakinya menyusul yuna kedalam, terlihat yuna sedang berusaha berdiri dibantu utara untuk pindah ke ranjangnya.
'' kamu kalau butuh apa apa bilang sama aku jangan kaya gini, ucap panji sambil menggendong yuna dari kursi roda ke ranjangnya. .
'' baru saja mengeluh sekarang so soan mau bantu aku, nanti kamu ngeluh lagi ucap yuna meledek panji.
'' loh ini kan bedana, aku itu bukannya ngeluh. aku hanya minta dukungan dari kamu saja bahwa kita itu berjuang untuk mendapatkan restu dari ayahmu.
ucap panji menggebu gebu, dia marah. sebenarnya yuna memang paham apa yang dimaksud panji, hanya saja dia ingin nherjain panji aja. agar lebih serius
justru dengan begini yuna bisa menilai kesungguhan cinta panji padanya.
'' loh ko kamu marah sama aku sih, ucap yuna masih dalam gendongan panji.
ia enggan melepasnya, karena yuna yang memang memiliki perawakan kecil jadi memudahkan panji untuk mengangkatkan.
'' lepaskan aku, '' teriak yuna. namun panji masih tak bergeming dengan teriakan yuna ia malah mengeratkan pelukannya.
'' iiiiiihhh... lepasin ucap yuna sambil mencubit dada panji.
'' sakiiiit na.... teriak panji.
'' turunin aku dulu baru aku lepas cubitannya, ucap yuna
'' cium dulu baru aku turunin. ucap panji tak mau kalah walau dadanya saat ini tengah dicubit oleh yuna.
'' ih apaan sih. ko mesum....
'' nggak mesum, cuma cium pipi aja ko, dari pada kamu yang menyakitiku. ucap panji sambil melihat tangan yuna yang masih nempel didadanya
'' turunin dulu, ucap yuna.
'' keras kepala banget sih. ucap panji. sambil melangkahkan kakinya akan mendekati ranjang maksudnya, namun sayang kakinya tersandung kursi roda.
bruuuukkkk...
panji jatoh menindih badan yuna, saat itulah pandangan mereka bertemu hanya berjarak satu centi saja.
yuna menatap lekat mata elang panji, begitu panji menatap mata yuna yang berwarna coklat madu itu. '' cantik, indah sekali mahluk ciptaanmu ini tuhan. batin panji.
panji mengecup bibir yuna sekilas lalu melepaskan pelukannya dan kembali berdiri tegak.
syok ya yuna amat terkejut mendapat serangan mendadak dari panji, bahkan ia saat ini masih membeku diranjangnya.
__ADS_1
panji yang melihat wajah syok yuna, mengulum senyum dibibirnya.
'' woy udah syoknya jangan lama lama, ntar kesambet loh.
' maleskan masa pacar gue dirasukin setan,gumam panji.
'' apa kamu bilang teriak yuna.
'' bilang apa! aku nggak bilang apa apa.
panji ngeles aja kaya main bola.
'' aku nggak budek ya panji kalau mau jelekin aku didepan aja, yang jelas nggak usah mengggerutu. pake ngeles aja kaya bajay.
'' ish ko kamu semenjak abis diculik jadi galak gini sih, protes panji.
'' udah jangan marah marah lagi, sekarang waktunya makan malam setelah itu minum obat. tadi waktu kamu masih dikamar ayahmu suster kesini mengantarkan makan malammu.
namun tak ada sama sekali yuna menyahut ucapan panji, ia malah kembali melamun karena panji barusan mencuri ciuman darinya.
tanpa sadar yuna meraba bibirnya yang tadi dicium sama panji.
tanpa sengaja panji menoleh melihat yuan yang sedang meraba bibirnya sambil melamun.
'' udah jangan dipegangin tuh bibir, apa mau aku ***** lagi. ucap panji sambil melipat kedua tangannya didepan dadanya.
'' ish.... kamu tuh ya mesum, ujar yuna sambil memukul lengan panji.
'' aww.... sakit na, tapi suka kan.....
'' massaaa... ya sudah ini makanannya dimakan nanti keburu dingin nggak enak.
'' nanti aja belum lapar, sahut yuna.
'' kalau nggak nurut makan sekarang, aku cium lagi berarti maunya ya! ucap panji
yuna merebut paksa trey makanannya, namun panji memegangnya dengan kuat hingga yuna sulit mengambilnya.
'' ih lepas sih, biar aku makan sendiri. ujarnya
'' aku suapin aja, biar kamu nggak banyak keluar tenaga. sambil menyodorkan sendok makanan ke mulut yuna.
tapi yuna malah membuang mukanya, tak menerima suapan panji. lalu panji menyimpan sendoknya dan mencium.
saat bersamaan yuna nengok kearah sebalik. dan-
cup bibir yuna kembali dikecup oleh panji.
'' Aaaaaa..... nggak mau dicium mulu, ucap yuna berteriak kesal.
'' ya udah makan aku suapin.
yuna terpaksa menganggukan kepalanya dari pada disosor terus bibirnya.
'' mau aku suapain atau aku cium lagi? tanya panji. orang itu nggak ada yang dikasih pilihan kaya kamu, pilihannya enak semua.
'' ish ... yuna mendelikan matanya '' disuapin aja ...
__ADS_1
'' tapi syuka kan sama pilihannya?
'' ya milih disuapinlah dari pada disosor soang terus, ucap yuna.
panji yang sudah akan menyodorkan sendoknya ke mulut yuna, urung ia lakukan ia melepaskan kembali sendoknya.
'' hah apaan tuh soang? tanya panji.
'' soang itu sejenis angsa, kalau orang sunda bilangnya soang.
'' oh seperti itu, memangnya bibir aku monyong apa.
Aaaaaaa
panji menyodorkan sesendok makanan ke mulut yuna, yuna segera memakannya ia takut kembali dicium oleh panji.
'' nah kalau kaya gitu kan bagus, nanti kamu akan cepet sembuh. makan yang banyak lalu minum obat. oceh panji panjang lebar sambil tangannya terus menyuapi yuna.
hingga habis semua makanan berpindah ke perut yuna.
'' sayang makanannya abis, ko tumben ya kamu makannya banyak. ucap panji.
'' hah sayang?
'' kenapa ...
'' kamu panggil aku sayang.
'' iya memangnya kenapa, ada yang salah? kamu kan pacarku.
wajar dong aku panggil sayang.
'' ya sudah nggak apa apa, mana obatnyan pinta yuna.
'' oh semangat sekali kamu.
ya yuna bukannya semangat dia sebenarnya malas makan dan minum obat cuma ia takut panji akan menciumnya lagi, sebab ketika panji menciumnya jantung yuna serasa habis lari maraton.
hingga ia akan meminta obatnya lebih dulu, dari pada dicium lagi sama panji.
panji memberikan obat yang telah disiapkan oleh suster tadi, dan segelas air minum.
selesai membantu yuna makan panji merapikan kembali bekas makan yuna, dan menyelimuti yuna yang sudah kembali membaringkan tubuhnya diranjang.
'' tangan kamu kenapa kaya gitu tanya panji.
'' hah... yuna terkejut
sedari tadi saat panji menyelimutinya yuna sudah memegang ujung selimut siap siap jika panji akan mencium bibirnya maka yuna akan menutup wajahnya cepat dengan selimut.
'' ya sudah aku keluar dulu, istirahat ya. ucapnya sambil membalikkan tubuhnya. membuat yuna bernapas lega.
cup .... panji mencium kening yuna dan pergi sambil mengulum senyum tanpa menoleh kembali.
meninggalkan yuna yang tengah syok....
bersambung.....
__ADS_1