
Seperti biasa ya, sebelum membaca jangan lupa ritualnya. like, komen,vote,dan hadiah. buat novel aku terima kasih.
setelah puas bercerita dan berbincang banyak dengan panji dan yuna bu rosa ikut terlelap dikamar yuna dengan memeluk kedua putra dan putrinya.
yuna dan panji memeluk mamah rosa dari sisi kanan dan kiri mamah rosa.
tampak gurat bahagia diwajah mereka, ada sepasang mata yang menyaksikan kebahagian mereka, dan memotretnya dengan ponsel.
lalu mengirimkan kepada pa karim, dan sandi.
setelah melihat foto kiriman papanya. karena memang ada dalam satu vila dengan mereka, sandi menghampiri papahnya yang sedang berdiri diambang pintu dan memandangi mereka.
" pah, tegur sandi pelan sambil menepuk pundak sang papah.
pa hartawan meletakan telunjuknya dibibir, sebagai tanda jangan berisik.
sandi pun ikut berdiri diambang pintu, menikmati pemandangan yang mengahangatkan hati, bahagia sekali ya pah. lihat seperti ini bisik panji.
pa hartawan hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum bahagia.
" pah, kita ngopi yu, disamping ajak panji.
'' siapa yanh bikin kopinya ? tanya pa hartawan
" papah tenang saja aku bisa buat kopi,
" enak nggak, ? tanya pa hartawan.
" dijamin pasti papah ketagihan kopi buatanku ucap panji meyakinkan.
'' pede sekali kamu.
namun panji tak menjawab ia lebih memilih berlalu kedapur untuk membuat kopi buat dia dan papahnya.
selesai membuat kopi, panji membawanya ke taman samping.
nampak pa hartawan sudah duduk di samping kolam sambil memandang langit yang mendung.
" kenapa pah? tanya sandi
" papah heran kenapa langit mendung padahal nggak ujan, cuaca pun nggak dingin ada apa ya. tanya papah, bertanya entah sama siapa karena aku pun tak tahu jawabannya.
'' kenapa papah jadi gelisah gini, tanya sandi.
'' entahlah hati papah kenapa jadi nggak tenang begini.
" kata pa ustad yang dekat rumah oma pah, kalau kita lagi gelisah sebaiknya kita shalat memohon kepada Allah agar kita diberi ketenangan hati dan dijauhkan dari segala bala.
yang aku denger sih seperti itu, dan aku pernah mencobany Memang benar pah, hati menjado tenang. ucap panji.
" kalau gitu nanti habis ngopi papah mau shalat tahajud deh, biar hati ini menjadi tenang.
__ADS_1
baru selesai bicara dengan sandi terdengar suara tembakan dari kamar yuna diiringi dengan teriakan dan tangisan.
sandi dan pa hartawan yang mendengar bergegas berdiri. '' sepertinya asal suara dari kamar yuna pah teriak sandi.
mereka bergegas membuka pintu kamar yuna.
brak..... yuna dan panji tengah menangis memeluk mamah yang bersimbah darah.
'' MAMAH " teriak sandi dan papah hartawan bersamaan, berlari menghampiri bu rosa yang telah bersimbah darah.
'' ini mamah kenapa ji? tanya sandi.
'' aku nggak tau pah, tiba tiba aku mendengar suara tembakan dan melihat mamah bersimbah darah.
" ayo kita bawa mamah ke rumah sakit, siapkan mobil teriak pa hartawan.
" semua yang ada divila telah bangun dan berangkat ke rumah sakit terdekat rumah sakit di bogor.
sampai dirumah sakit, bu rosa masuk IGD dan segera ditangani oleh dokter.
setelah dokter masuk kembali ada suster keluar minta persetujuan karena peluru yang ada ditubuh mamah rosa harus sehera dikeluarkan kalau tidak akan sangat berbahaya untuk nyawa bu rosa.
tanpa pikir panjang pa hartawan langsung menandatangani persetujuan tindak operasi.
" operasi pun dilaksanakan, pa hartawan dan semua ada menunggu diluar.
'' sandi '' panggil papah hartawan.
" papah mau shalat tahajud nak, temani papah.
pinta papah hartawan.
'' ayo pah, '',
'' aku ikut pa, teriak yuna memang ia biasa melaksanakan shalat tahajud setiap malam.
'' aku juga ikut pah. pinta panji.
'' kalau begitu biar jeni yang menunggu disini ucap sandi karena tau jika jeni sedang berhalangan tak mungkin ikut shalat.
'' iya pah biar aku yang memantau kondisi mamah papah nggak usah khawatir. ucap jeni menenangkan.
pa hartawan hanya menganggukan kepalanya, ia melangkahkan kakinya mengikuti sandi dan panji.
sampai dimushola rumah sakit, mereka semua mengambil wudhu. mereka mulai shalat tahajud berjamaah dengan sandi yang menjadi imamnya. karena sandi lebih banyak memahami soal agama dibandinh sang ayah.
selesai shalat mereka semua memanjatkan doa untuk istri, dan ibu tercinta mereka yang selalu mendukung dikala susah maupun senang.
'' ya Allah ya tuhanku maaf kan aku yang datang dikala aku ditengah kesulitan seperti ini, aku yang selalu lalai dalam menjalankan perintahmu, aku yang selalu berdosa dan nista dihadapanmu ya Allah, ya Allah aku mohon kepadamu kuatkanlah istri hamba dalam menjalani musibahnya ya Allah berilah ia kesempatan untuk selalu ada disamping kami yang amat mencintainya.
kami semua sangat menyayangi istri sekaligus ibu dari anakku. ya Allah aku mohon kuatlah istriku ya Allah engkau yang maha penyembuh segala penyakit maka sembuhkanlah dia istriku ya allah.
__ADS_1
amin... semua mengamini doa pa hartawan yang juga doa yang sama tengah mereka panjatkan.
'' selesai berdoa yuna mengambil al quran ia mulai membaca al quran. begitu pun dengan sandi dan panji yang ikut mangambil al quran.
mereka sama sama berdoa untuk kesembuhan bu rosa, untuk keberhasilan operasi yang saat ini tengah dijalaninya.
tring.... tring... tring....
ponsel sandi berbunyi. sandi merogoh ponselnya disaku celana mengusapnya terlihat nama jeni tertera disana.
'' hallo ..
'' mas, mamah telah selesai operasinya, dan operasinya berhasil. ucap jeni
" alhamdulillah. .... kalau gitu mas kesana sekarang.
sandi mematikan ponselnya tanpa persetujuan dari jeni.
'' pah, operasi mamah berhasil. mamah akan dipindahkan ke ruang rawat sekarang. ucap sandi.
" benarkah? alhamdulillah ya Allah doa kita semua dikabul nak, ucap pa hartawan kepada semua anaknya.
'' amin iya pah, ayo kita liat mamah pah. ajak panji.
semua pergi dari mushola ke ruang operasi. kecuali sandi yang masih sibuk dengan ponselnya.
ia menghubungi orang orangnya untuk melacak dan menyelidiki siapa pelaku dan dalang dibalik penembakan ibunya.
sampai diruang operasi papah melihat mamah rosa dibalik kaca karena belum boleh dijenguk selama belum dipindahkan dan pasien belum sadarkan diri, maka pasien tak boleh dijenguk langsung.
'' pa hartawan duduk dibangku bersama anak anak dan menantunya.
ia nengok kanan dan ke kiri, mencari keberadaan sandi. untuk mengatakan sesuatu yang penting
" jen sandi mana? tanya papah.
" nggak tau pah dari mushola tadi masih belum balik lagi.sahut jeni.
terlihay sandi berjalan kearahnya, '' sandi '' panggil pa hartawan.
merasa dipanggil sandi pun mempercepat langkahnya
setelah sampai didekat pa hartawan. sandi bertanya. '' ada apa pah? tanya sandi.
'' apa kamu sudah menghubungi orang orang kita, tanya pa hartawan sudah pah. sahuy sandi
'' bagus cari sampai ke lubang semut jangan beri ampun.
bersambung ....
terima kasih reader buat dukungannya yang telah mendukung novelku.
__ADS_1