REINKARNASI XIANLIE

REINKARNASI XIANLIE
Bab 3 : Chapter 57 : mengutus para pekerja


__ADS_3

Setelah melakukan penyembuhan, dengan cepat pula Xianlie sehat kembali. Kini mereka bertiga sedang bercengkerama ria di meja makan yang sudah dipenuhi makanan yang lezat.


Gujing sangat menikmati makanan yang ada disana, bersikap wajar dan lepas karena merasakan tidak ada bahaya sedikit pun. Sementara Jungsi, dia nempak mengamati pembicaraan Xianlie dan juga Rijin.


Pembicaraan mereka terdengar cukup penting, jadi dia mengamati nya. Toh, jika ada masalah dia pasti akan bantu. cari muka.


"Jadi...kau, kau sudah mengurus semua nya? no-nona, bagaimana bisa aku menjalan kan 1000 toko sekali gus? seperti nya nona terlalu berharap lebih dari ku," Ucap Rijin getir, dia merasa jika dia tidak bisa mengemban tanggung jawab sebesar itu


"Tidak mungkin aku membiarkan mu bekerja keras sendirian, lagi pula kau ada lah bos nya dan para karyawan mu yang akan bekerja. kita hanya perlu mengawasi cara kerja mereka, jika tidak becus.."


"Jika tidak becus?"


"Habisi saja,"


Uhok uhukk


Gujing tersedak makanan yang dia kunyah, walau sibuk dengan makanan dia ini memiliki telinga yang tajam jadi bisa mendengar pembicaraan Xianlie. Tidak disangka prilaku Xianlie tidak pernah berubah .menghabisi adalah solusi nya.


"Makan pelan-pelan," Ketus Xianlie pada Gujing.


Jungsi hanya mengamati karena tidak mau terlibat dan tidak mau mendapat kan omelan dari Xianlie. Dia lebih memilih untuk memakan-makanan yang sudah tersaji.


"Siang ini kau sudah boleh bekerja Rijin, dan semua toko pakaian dan makanan mu sudah beroprasi mulai sekarang. Aku sudah menyiap kan koki handal disana, dan pasti mereka akan bisa membuat makanan dari resep yang sudah aku berikan," Ucap Xianlie sambil menyuap kueh bulan di tangan nya.


"Se-sekarang?" Rijin lumayan terkejut mendengar nya, dia tidak menyangka jika akan secepat ini.


"Ya, dan sementara itu akan ada 200 pelayan dan 100 prajurit yang akan datang di kediaman kita, aku rasa itu sangat diperlukan. tidak perlu sampai beribu-ribu, itu hanya akan merusak privasi di kediaman ini." Jawab Xianlie lagi,


Lalu mereka makan dengan khitmat tanpa banyak bicara lagi, dan hanya terdengar dentingan sendok dan piring.


...[pagi hari berlalu dan berganti ke siang]...


Terlihat banyak sekali para wanita dan pria sedang mengantri panjang, dan ada sebuah meja kotak didepan wanita yang sedang mengantri itu.


Mereka menunggu cukup lama sampai disadarkan dengan kedatangan Xianlie, Gujing dan Jungsi.


Mereka semua yang melihat itu sungguh merasa terpana, bagaimana tidak, mereka melihat tiga orang yang begitu menawan dan sempurna. Satu wanita cantik dan dua pria tampan, sebuah keberuntungan bagi mereka bisa bekerja disana.

__ADS_1


Xianlie duduk di bangku di belakang meja yang menghadap wanita tadi, sementara Gujing dan Jungsi mereka berdiri di belakang Xianlie.


Sungguh perpaduan aura yang mendominasi, semua nya sampai merinding karena rasa kagum.


"Siapa nama mu," Xianlie membuka pembicaraan, sedang kan wanita itu gelagapan karena sebuah aura yang mengintimidasi dari Xianlie.


"A-aku tidak memiliki nama, kami-kami ini adalah seorang budak yang dibeli oleh kediaman ini. dan, dan kami sudah kehilangan identitas setelah kami menjadi budak," Jelas wanita itu menunduk, karena rasa gugup yang dia tanam sejak dulu.


"Ouh..


"*Tuan, aku tidak merasakan hal jahat dari setiap orang yang ada disini. semua nya netral,"


"benar tuan, aku tidak merasakan apa pun dari mereka. Seperti nya semua orang disini tidak memiliki niat apapun selain bekerja,"


"Buka mata lebar-lebar*,"


Gujing dan Jungsi saling melihat dengan wajah kebingungan, mereka bingung mengapa Xianlie menyuruh mereka untuk membuka mata lagi.


"Aku tidak merasakan apapun," bisik Gujing.


Dengan takut wanita itu mengambil plakat ditangan Xianlie, lalu memandang dengan kebingungan.


"Kau diterima, dan kau ditugas kan untuk bekerja di sisi timur. Urus semua keperluan nona Rijin, kedepan nya..ikuti dia kemana pun dia pergi! mengerti," Ucap Xianlie datar.


Dengan cepat wanita itu mengangguk mengerti, "mengerti nona, saya pamit dahulu," Ucap nya kemudian pergi dari sana.


"Kau maju lah, tugas mu sama seperti wanita pertama. pergilah." Tanpa berbasa basi, Xianlie menyuruh wanita berikut nya untuk melakukan tugas yang sama seperti wanita pertama. begitu pun seterus nya, Xianlie menyuruh dua puluh pelayan sekali gus untuk menjadi pelayan disisi Rijin.


Tidak lupa pula, dia meminta 20 orang lagi untuk berada disisi Serangga. sedang kan sisa nya, dia menyuruh untuk menjadi pengurus kediaman. 30 di dapur, 30 di taman, dan 40 di halaman tengah, 40 lagi berada di kediaman bagian depan dan 20 berada di sisi paling belakang.


Semua dibagi rata oleh Xianlie, dan kini memasuki tahapan mengurus para pria yang akan datang melamar menjadi penjaga rumah. Mereka terlihat cukup gagah dan tegas, seperti nya mereka akan bisa di andal kan dalam pekerjaan ini.


Xianlie menatap ke 100 orang pria yang sedang berbaris, dia menghela nafas berat lalu menyerah kan tugas pada Gujing dan Jungsi.


"Urus mereka, seterah suruh dimana saja mereka berjaga. yang penting mereka berjaga, itu sudah beres." Suruh nya pada Gujing dan Jungsi


"Lagian aku tidak butuh penjaga disisi ku, huh!" Batin Xianlie.

__ADS_1


... [15 menit berlalu]...


Semua sudah dibereskan, Xianlie kembali duduk dibangku itu dan di susul oleh Gujing dan Jungsi yang duduk di meja.


Xianlie nampak memijat pusing kepala nya, hari ini dia terlihat sangat letih dan lesu. Gujing dan Jungsi sampai dibuat khawatir, dan memegang kening Xianlie.


"Kau sakit?" Tanya Jungsi begitu perhatian.


"Huh! tidak hanya pusing saja," Jawab Xianlie.


"Tuan, jika kau sakit sebaik nya berendam dulu di kolam kehidupan." Celetuk Gujing dengan wajah yang begitu polos, huh dia tidak sadar jika ada orang yang memandang sinis ke arah nya. Orang itu adalah Jungsi, dia muak melihat Gujing yang selalu saja bertingkah polos dihadapan Xianlie. licik.


"Kalian tahu apa! aku pusing karena memikirkan kenapa ada dua orang bodoh disisi ku!" Nada Xianlie terdengar begitu kesal, dia memandang marah kepada dua orang di depan nya.


Gijing dan Jungsi turun dari meja, mereka mengambil ancang-ancang untuk berlari.


"Jangan bergerak satu langkah pun!" Titah Xianlie tanpa mau menerima penolakan.


Seketika saja Gujing dan Jungsi menghentikan langkah mereka, Mereka menghadap pada Xianlie dengan senyuman yang begitu konyol.


"Huhuhu tuan apa salah kami," Protes Gujing.


Xianlie menggenggam jari-jari yang terkepal, ingin sekali diri nya menghabisi dua orang ini!


"Siapa yang menyuruh menghilangkan ingatan semua orang tentang diri ku! Dengan begitu, kalian hanya akan menambah kesulitan pada ku! Ini kedua kali nya kalian bertindak tanpa perintah dari ku, dan bahkan akan mengakibat kan hal yang fatal!" Omel Xianlie.


"Ba,bagaimana tuan tahu?" Gumam Gujing kaget.


"Tidak..aku hanya kesal saja, mereka sudah menindas mu. dengan melupakan mu, mereka mungkin akan mendapat kan balasan! lagi pula kan, jika ada yang memiliki ikatan kuat dengan diri mu.. orang itu akan ingat" Ucap Jungsi dengan lirih.


"Idiot! mana ada...mereka tidak akan mendapat balasan dengan melupakan diri ku. Buka segel ingatan semua orang, kalian ini adalah spirit dewa, tapi mengapa sembarangan menggunakan kekuatan langit seperti itu?"


"Baik lah, dalam dua jam lagi pikiran mereka akan terbuka. huhuhu tuan berhentilah marah-marah,"


TIDAK...


...BAGIAN 56 TELAH SELESAI, SEE YOU...

__ADS_1


__ADS_2