REINKARNASI XIANLIE

REINKARNASI XIANLIE
Bab 1 : Chapter 6 : AMARAH RIJIN


__ADS_3

...-6-...


Setelah melakukan pembicaraan yang begitu panjang. Akhir nya Xianlie keluar dari dalam bangunan utama tersebut.


Dia menuruni anak tangga dan nampak melihat Rijin yang sedang diregang dan hendak ingin dipancung oleh jendral tadi.


Dengan Cepat Xianlie memetikan jari nya lalu mengunci pergerkan jendral itu sehingga jatuh tersungkur. Xianlie turun dengan langkah tegas dan pandangan tajam mengarah ke arah jendral itu.


"Keparat! siapa yang melakukan ini?" Kesal jendral itu dan berusaha untuk bangun.


Namun pergerakan nya masih terkunci dan malah mengamuk tidak jelas.


Rijin meronta lalu berlari kearah Xianlie. Dia memeluk Xianlie sambil menangis sesegukan. Amarah tergambar dengan jelas di mata Xianlie.


"Apa hak kalian ingin membunuh orang ku?" tegas Xianlie menuruni anak tangga dan melangkah menuju jendral itu.


Mata tajam xianlie, dia arah kan pada sang jendral yang masih saja meronta dan memaki diri nya.


"Kau pria sialan tidak berguna! kau seharus nya belajar dari seorang budak. Seorang budak tak akan pernah menyerang tamu dari majikan mereka! Dasar bodoh!" Ujar Xianlie pelan sambil mencekram erat dagu Sang jendral


Mata jendral itu memerah tanda dia benar benar emosi dan ingin sekali menghabisi gadis didepan nya itu. Sedang kan dua prajurit lain nya tak bergeming sedikit pun dan enggan ingin melawan Xianlie.


"Gadis jalan* seperti diri mu tak pantas menyentuh dagu ku! Lepas kan, atau tidak tangan ini akan terpisah dari tubuh mu!." Ujar pria itu memperingati Xianlie.


PLAKKKK


Tamparan mendarat sempurna di pipi jendral itu, terlukis sangat jelas sebuah telapak tangan di pipi nya itu.


Mata pria itu membesar dan hanya bisa meraskan sakit dan panas di pipinya. Perlahan bola mata pria itu teralih kan pada sosok yang menampar keras diri nya.


Sosok itu rupanya adalah Rijin. Rijin memandang kesal pria didepan nya, dan bahkan Xianlie tidak akan pernah menyangka jika Rijin akan berani melaku kan hal tersebut.

__ADS_1


"Jangan berani benari nya kau menyebut nona ku dengan sebutan Jalan*! lelaki rendahan seperti diri mu bahkan tidak pantas berdekatan dengan nya, apalagi bayangan sekali pun!" Tegas Rijin penuh penekanan. Tanpa sadar, dia telah berbicara kasar dan menggunakan nada yang sangat tinggi saat berbicara. hal ini tak pernah dia lakukan sebelum nya.


"Ka-kau! Rakyat rendahan seperti dirimu berani sekali menampar diri ku?" ujar pria itu naik pitam. Ego nya benar benar terusik dan sulit menerima jika diri nya telah ditampar gadis seperti Rijin.


"Sudah cukup! Ini adalah Surat tertulis dari kaisar. Dengan ini susah membuktikan jika aku termasuk golongan kekaisaran Anming! Dan kau tidak berhak melarang ku untuk memasuki kerajaan ataupun bertemu kaisar!" tegas Xianlie datar lalu memperlihat kan surat tertulus yang terdapat sebuah stempel kekaisaran.


GLEK..


Mata Sang jendral menurun seketika, kedua mata besar nya itu terus tertuju diantara ubin ubin kerajaan. Kedua prajurit tadi berlutut dengan hormat saat melihat surat tertulis tersebut.


"B-bagaimana bisa,? bagaimana gadis kecil seperti mu bisa menjadi Jendral besar!" Protes sang jendral, jelas tidak terima. Dia sudah sepuluh tahun menjadi jendral, akan tetapi dia sama sekali tidak mendapat kan pangkat tinggi sedikit pun.


"Jika ingin tahu lebih jelas, aku persilah kan tanya ini kepada Kaisar. Aku tidak memiliki waktu untuk menjelaskan ini pada mu!" Datar Xianlie berlalu pergi dengan menyeret tangan Rijin agar ikut dengan nya.


"Keparat! bagaiamana gadis sialan itu bisa jauh lebih tinggi dari pangkat ku? tidak bisa dibiarkan!" Emosi nya memuncak muncak. Mata merah dan aura sedikit pekat yang dia keluarkan membuat dua prajurit di dekat nya menjadi tersungkur dan susah ingin bangun


Direluh hati nya, terdapat dendam yang tersirat. Dengus nafas nya terdengar sangat jelas.


...-perumahan kota anming-...


Rijin terlihat menunduk disepanjang perjalanan. Dia mengangkat kepala nya lalu melirik Xianlie. Wajah cemberut dan mulut manyun nya itu diarah kan pada Xianlie


"Nona, bisakah kau jelas kan ini pada ku? Terdapat bayak perubahan pada diri mu! Kau bukan lah seperti tuan putri ku yang dulu!" Ujar Rijin mendesak agar Xianlie mau menjelaskan itu semua


"Kau mencurigai ku?" Sinis Xianlie


"Ti-t-tidak, nona. T-tapi aku hanya heran, mengapa banyak sekali perubahan yang terjadi pada diri mu? Yang pertama, Fisik mu berubah sebanyak dua kali dengan kurung waktu yang berdekatan. Dan yang kedua, kau menjadi lebih tangguh dan pemberani." Ujar Rijin pelan sambil menunduk.


Xialie menghela nafas, dia menoleh pada Rijin. Xianlie benar benar bingung cara menjelaskan nya kepada Rijin.


"Tak ada yang mustahil didunia ini! Pada 10 tahun yang lalu, aku diramal kan tidak memiliki energi apapun. Akan tetapi, pada saat aku genap berumur 14 tahun,, aku mulai merasakan sebuah energi besar mengalir ditubuh ku. Aku berlatih diluar sepengetahuan mu, Rijin." Jelas Xianlie. sudah sangat jelas jika dia sedang mengarang itu semua. Dan Rijin terlihat mempercayai karangan dari Xianlie

__ADS_1


Rijin tertegun. Perlahan senyuman terukir di bibir nya. "Nona, betulkah? K-kau memiliki energi didalam tubuh mu?" Senang Rijin mendengar hal tersebut.


"Aku turut bahagia atas ini semua. aku tidak menduga jika kau benar benar memiliki energi didalam tubuh mu." Haru Rijin memeluk Xianlie. Buliran air mata perlahan jatuh membasahi pipi nya.


"Terimakasih, Rijin. Tak hanya kau, bahkan aku juga sangat terkejut. Sampai sampai keterkejutan ku ini berubah menjadi benci dan rasa ingin membunuh!" Tutur Xianlie menekan.


Rijin tertegun dan melihat Xianlie dengan lekat. Mata nya sayu melihat kearah Xianlie


"Nona...." Panggil nya dengan nada getir.


"Sudah lah. Lebih baik kita pergi dari sini, lalu mencari sesuatu yang diperlukan." Ajak Xianlie.


Rijin mengangguk setuju, lalu pergi berjalan bersama Xianlie.


Dibawah Cerah nya cahaya mentari, mereka berjalan menuju sebuah perumahan elit bangsawan Kekaisaran Anming. Ukuran Rumah disana sangat lah besar dengan taman yang luas dan sebuah pagar yang membentang mengelilingi setiap rumah disana.


Terdapat beberapa prajurit yang sedang berjaga dibeberapa rumah. Nampak nya rumah itu adalah kepunyaan dari seorang bangsawan. Dari setiap rumah megah disana memiliki keunikan nya masing masing.


Xianlie dan Rijin celingak celinguk melihat perumahan besar di daerah itu. Dengan ukuran besar dan masing masing rumah yang sangat berjauhan itu membuat Xianlie bingung hendak membeli rumah yang mana


Sampai saat nya, mata Xianlie tertuju ke sebuah perumahan Luas yang berada di atas puncak perumahan lain nya. Perumahan itu terlihat sangat jauh dari rumah rumah lain nya, dan itu tentu sudah menjadi hal yang di ingin kan oleh Xianlie,, yaitu jauh dari pemungkiman dan memiliki ukuran yang sangat luas.


Rijin memandang aneh pada, Xianlie. Dia bingung, mau apa Xianlie mengajak diri nya pergi kesekitar perumahan elit bangsawan ini? Dia tau sangat jelas jika perumahan ini dikhusus kan untuk bangsawan pendatang yang tidak memiliki asal tempat tinggal yang diturun kan sesepuh terdahulu.


Dan tentu nya, perumahan ini sangat mahal harga nya. Dan bahkan Perumahan ini jauh lebih elit dan mahal dari pada perumahan asli bangsawan Kekaisaran ANMING.


Hal ini sudah ditetap kan oleh Kaisar Bouchun agar bisa mengangkat lebih tinggi nya Derajat kota ANMING. Namun Dia lupa jika terdapat desa desa bagian yang bertaruh hidup demi ke egoisan dari nya.


Kembali pada cerita...


Xianlie mengajak Rijin pergi menuju Kesebuah perumahan yang dia pilih. Sudah ditetap kan jika Xianlie memilih sebuah perumahan diatas puncak perumahan lain nya. Itu sangat gampang dilakukan. Xianlie hanya perlu menyerah kan 1 juta keping emas kepada sebuah Spirit best kepunyaan Kekaisaran ANMING .

__ADS_1


...**BAGIAN 6 TELAH SELESAI, SILAH KAN TINGGAL KAN JEJAK...


...SEE YOU AGAIN**...


__ADS_2