Saat Istri Terabaikan Berpindah Haluan

Saat Istri Terabaikan Berpindah Haluan
Berang


__ADS_3

"Kamu! Ngapain kamu di sini?" Mirea memekik keras saat melihat sosok tampan nan gagah itu memasuki rumah klasiknya.


Galang, Tristan dan Jelita mengerutkan kening menatap ke arah yang sama yaitu Mirea.


"Mamah kenapa?" Tanya Jelita.


"Kamu ngapain bawa pulang pria ini ke rumah, Jeje?" Mirea melototi putrinya sambil menunjuk wajah Dylan geram.


Dylan hanya diam tak menyahut sepatah kata pun. Bingung.


"Ini bukanya tetangga sebelah mu yang di bicarakan Emma hah? Jadi kamu benar-benar selingkuh? Jadi ini alasan mu di tuduh suami mu?" Tuding nya keras.


Dylan hening bukan apa-apa dia hanya bingung harus bersikap bagaimana? Apakah pantas ia menampik tudingan itu? Pada kenyataannya dia memang melakukan hal itu.


"Mah, ini tidak seperti, ..." Jelita belum selesai tapi Mirea sudah lebih dulu berang.


"Pergi!" Usir Mirea pada Dylan.


"Tapi, Tante." Dylan mulai ingin berbicara namun lagi-lagi Mirea tak perduli hal itu.


"Jadi kamu yang mau melamar Jeje? Kamu kan, tetangga sebelah yang di gunjing kan semua tetangga E'den? Kamu yang sudah merusak hubungan putri ku dengan mantu terbaik ku! Pergi! Pergi dari sini! Jangan harap kamu bisa menikahi putri ku!" Mirea terus mendorong dada bidang Dylan hingga keluar dari rumah.

__ADS_1


Tak pernah sedikitpun bermimpi untuk menikah kan putrinya dengan laki-laki yang menjadi alasan utama perpisahan Jelita dan Brandon, sedikit banyak Mirea mendengar bisik-bisik tetangga saat arisan bersama ibu-ibu rempong.


"Tante, bisa saya jelaskan semuanya, ini semua hanya salah paham, Jeje tidak selingkuh, justru dia yang di sel, ..."


BRAK!


Mirea menutup pintu utama rumahnya, tanpa mau mendengar penjelasan dari Dylan. Suara gedoran masih terdengar namun Mirea tak memberi izin pada semua orang.


"Jangan ada yang membuka pintu untuk lelaki perebut istri orang itu!" Tegas Mirea pandangannya berkeliling menatap ketiga anaknya yang hening dengan pemikirannya masing-masing.


"Kamu juga Jeje!" Mirea menunjuk wajah putrinya geram "Kamu masih baru saja menjanda, belum pantas membawa pulang laki-laki lain ke rumah ini! Gimana pandangan orang ke kamu nantinya hah?" Berang nya.


"Masuk!" Sentak Mirea keras.


"Hiks, ..." Sambil terisak Jelita berlari menuju kamar miliknya. Baru saja dia akan memulai hidup baru, kenapa bayangan masalah lalu masih menjadi penghambat?


Galang dan Tristan hanya diam menatap kemarahan ibunya, mereka sendiri benar-benar tak mengenal siapa Dylan, bahkan tak sekalipun melihat wajah pria itu sebelumnya.


"Papah!" Mirea melangkah panjang mencari suaminya, ingin memberitahu bahwa pria yang barusan dia kasih kesempatan adalah tetangga sebelah yang menjadi penyebab terputusnya hubungan putrinya dengan menantunya.


...🖋️................🖋️...

__ADS_1


Di luar Dylan sudah mulai frustasi, sepertinya sekerap apa pun dia menggedor pintu tinggi itu, sang pemilik takkan pernah mengizinkan dirinya masuk.


Dylan tahu, ini juga salah dia yang terlalu agresif mendekati istri tetangga nya, meskipun tujuannya untuk membahagiakan Jelita sang istri terabaikan.


Pada akhirnya Dylan pulang dengan mengemban kekecewaan. Biarlah hari ini akan dia tutup dengan rasa amarah yang di pendam.


...🖋️................🖋️...


Namun, tidak dengan penguasa yang satu ini, Edbert tampak mengepalkan tangannya mendengar putranya di perlakukan bak sampah oleh keluarga Jelita.


Siapa Marseille? Beraninya mengusir, bahkan tak menerima lamaran putra semata wayangnya. Jika mau saat ini Edbert mampu membeli semua aset yang dimiliki Marseille.


"Besok pagi-pagi sekali! Kita datangi rumah calon mantu ku! Kamu siap kan semua bukti-bukti perselingkuhan putra Anson Dwi Pangga. Biar mereka tahu kebusukan yang Jelita tutupi selama ini!" Titah Edbert pada laki-laki di sebelahnya.


"Baik Tuan, mudah saja, karena semua sudah terekam dalam CCTV yang Tuan muda pasang secara tersembunyi di rumah mantan suami Nona Jelita."


Edbert tersenyum iblis, rupanya setelah sekian lama bersaing secara eksternal kali ini dia memiliki kesempatan untuk bersaing secara internal dengan pemilik nama kondang Anson Dwi Pangga.


...🖋️..... Bersambung.....🖋️...


...Maaf pendek, insya Allah up lagi, ......

__ADS_1


__ADS_2