
Satu Minggu telah berlalu.....
Yan Liyan dan Xiao Mei duduk bersampingan sambil memandang Lin Xi dengan seksama.
5 hari Yang lalu Xiao Mei masuk kedalam gua untuk mencari keberadaan Lin Xi. Setelah Xiao Mei selesai berkultivasi, Dia memutuskan untuk mencari keberadaan Lin Xi terlebih dahulu.
Dengan Aray yang ditinggalkan Lin Xi, membuat Xiao Mei dengan mudah melacak keberadaan Lin Xi.
Yan Liyan sendiri hanya membiarkanya saja, sama sekali tidak berniat untuk menghalanginya.
Awalnya Xiao Mei mengangkat belatinya ketika melihat Yan Liyan berada dekat dengan Lin Xi dan menatapnya dengan permusuhan.
Xiao Mei berpikir jika Yan Liyan telah melakukan hal yang buruk kepada Lin Xi, tapi kesalah pahaman itu terselesaikan ketika Yan Liyan menjelaskan identitasnya dan cerita kenapa dia ada di sini Walaupun tidak secara keseluruhan.
Awalnya Xiao Mei mengira jika Yan Liyan berbohong, tapi ketika melihat Yan Liyan masuk kedalam tubuh Lin Xi. Xiao Mei sedikit percaya.
Meskipun begitu Xiao Mei sesekali memberikan tatapan sinis ketika Yan Liyan berada terlalu dekat dengan Lin Xi.
Yan Liyan tersenyum kecut. Entah kenapa semua wanita yang perna dia temui dalam hidupnya selalu menyebalkan seperti ini.
"Jadi kau telah mempunyai 4 kekasih? apa kau berencana menambahkan Lin Xi sebagai kekasihmu juga?" tanya Xiao Mei dengan menohok.
Xiao Mei mengakui jika Yan Liyan memang memiliki wajah yang sangat tampan, tapi bukan berarti dia akan membiarkan temanya Lin Xi jatuh kedalam perangkap bajingan di depannya itu.
"Tidak, Aku sama sekali tidak berminat dengan gadis kecil seperti kalian? lagi pula.. Apa kalian pantas menjadi kekasihku?" Yan Liyan juga memberikan pernyataan yang menohok untuk membalas Xiao Mei.
Jika dibandingkan dengan 4 kekasihnya, maka mereka berdua seperti bunga di depan Dewi bunga itu sendiri. Perbandingan yang sangat jauh dari segi kecantikan atau pun kekuatan.
"Hmp.. Baguslah jika seperti itu."
2 Jam kemudian.....
Wusss!!
Booomm!
Booommm!
Bomm!
Booommm!
Bomm!
__ADS_1
Lima ledakan teredam di dalam tubuh Lin Xi pertanda dia telah menerobos. 5 kali menerobos merupakan peningkatan yang sangat besar bagi seorang kultivator apa lagi kultivator itu berada di tingkatan pertapa suci.
Petapa tua yang telah bertapa di dalam gua selama ratusan tahun untuk meningkatkan kultivasi mereka mungkin akan muntah darah jika mengetahui Lin Xi yang berada di tingkatan pertapa suci menerobos hanya dalam waktu 1 Minggu saja.
Apa lagi dengan usianya yang sangat muda. Akan membuat semua orang akan iri dengan pencapaianya.
Lin Xi lalu membuka matanya. Hal pertama yang dia lihat adalah Yan Liyan dan Xiao Mei.
Melihat mereka berdua berdekatan, Lin Xi mengira jika Xiao Mei telah mengetahui identitas gurunya.
"Syukurlah jika kau baik-baik saja." ucap Xiao Mei dengan rasa syukur lalu memeluk Lin Xi.
Walaupun Xiao Mei tidak terlalu akrab dengan Lin Xi, tapi dengan seiring berjalannya waktu serta sumberdaya yang selalu di berikan oleh Lin Xi kepadanya maka Xiao Mei menganggap Lin Xi seperti Adiknya sendiri.
Ya, kebaikan Lin Xi membentuk ikatan diantara mereka berdua dan ikatan itu lama kelamaan semakin erat.
Setelah Itu Lin Xi kemudian berdiri dan memandang gurunya. Dia sangat mengharapkan pujian atas kerja kerasnya.
"Hmm.. peningkatanmu cukup baik." Yan Liyan tidak ingin terlalu berlebihan memuji Lin Xi. Hal itu dilakukan agar Lin Xi tidak cepat puas dengan pencapaianya.
Lin Xi tersenyum, menurutnya kata-kata dari gurunya itu lebih dari cukup untuk membuatnya merasa puas.
"Sebaiknya kita keluar dari jurang ini."
Yan Liyan mengatakan itu karena tujuannya sudah tercapai yaitu mengambil jamur Yin dan Yang.
Aku! Ah, maksudnya kita bisa menjadi kaya dengan jutaan koin emas disekelilingku Hahahahah!!"
Xiao Mei berkata dengan tawah penuh keserakahan.
"Sepertinya temanmu sedikit tidak waras." gumam Pelan Yan Liyan ketika melihat Xiao Mei tertawa seperti orang yang sedang kerasukan oleh iblis keserakahan.
Tapi menurutnya apa yang dikatakan oleh Xiao Mei ada benarnya . Yan Liyan sudah tidak memiliki sistem lagi, dalam artian dia tidak memiliki poin sistem untuk ditukarkan menjadi koin emas.
Sedangkan diluar sana, koin emas dapat membeli apa pun bahkan harga diri dari seseorang. Jadi memiliki banyak koin emas sangat diperlukan.
"Bagaimana menurutmu guru?"
"Ikuti saja kemauanya, tapi setelah selesai kita langsung keluar dari jurang ini." untuk menjaga harga dirinya.. Yan Liyan memilih untuk pasif seolah dia terlalu peduli dengan harta.. sunggu sangat munafik.
Kata yang mungkin dikatakan oleh Xiao Mei dan Lin Xi jika mengetahui isi pikiran Yan Liyan.
"Baik."
__ADS_1
Senyuman Xiao Mei semakin lebar ketika mendengar perkataan Yan Liyan. Jika sampai Yan Liyan menolak maka otomatis Lin Xi juga akan menolak dan Xiao Mei tidak ingin hal itu terjadi.
Mereka bertiga kemudian pergi melesat menuju bagian terdalam gua. Di sana mereka menemukan banyak sekali tanaman lumut emas, rumput es dan banyak sumberdaya lainya.
Mereka juga melawan ribuan binatang buas tingkat tinggi, terkadang Yan Liyan membantu mereka melawa binatang buas dan menyimpan seluruh tubuh binatang buas untuk dijual.
Ya, daging binatang buas juga sangat berharga karena dapat bermanfaat untuk membantu pembentukan fondasi pada seseorang yang akan baru saja berkultivasi.
Dan juga dapat dijadikan hidangan makanan kelas atas yang berfungsi untuk meningkatkan kekuatan Qi dalam tubuh.
3 Hari telah berlalu...
Mereka sudah mengeploitasi semua sumberdaya yang ada di dalam jurang itu. Jurang itu bahkan terlihat sangat sepi dan tidak terdengar lagi lolongan dari binatang buas dari kejauhan.
Selain itu, Lin Xi dan Xiao Mei telah beradaptasi dengan tingkat Kultivasinya yang sekarang karena belakangan ini mereka telah melawan begitu banyak binatang buas. Hal itu membuat mereka terbiasa menggunakan teknik andalan mereka dan menyempurnakannya ketahap yang lebih tinggi lagi.
Akhirnya mereka keluar dari dalam jurang. Sesampain di bibir jurang. Mereka melesat menuju kota terdekat yaitu kota Daun.
Kota Daun merupakan salah satu kota yang berjarak dekat dengan hutan Dewi kematian. Sesampainya Lin Xi dan Xiao Mei di kota Daun.
Mereka berdua membayar dua koin emas untuk dua token identitas. Xiao Mei langsung menarik tangan Lin Xi berjalan dan berhenti di sebuah toko baju.
Ya, pakaian mereka berdua memang sudah sepantasnya untuk diganti karena terlihat lusu dan kotor dan penuh debu akibat pertarungan mereka dengan binatang buas beberapa hari terakhir.
Mereka berdua lalu masuk kedalam toko. Xiao Mei meliha-lihat gaun mewah yang terpajang di sana. Berbeda dengan Xiao Mei yang terlihat antusias, Lin Xi malah merasa risih dengan tempat itu.
Biasanya ketika dia membeli pakaian. Dia akan memilih pakaian paling sederhana dan cocok di pakai untuknya.. itu pun dia akan membelinya di pedagang yang ada di pinggir jalan bukan toko mewah semacam ini.
"Pilihlah pakaian mana yang kau suka! Tenang saja, aku yang akan membayarnya untukmu." tawar Xiao Mei ketika melihat Lin Xi yang hanya diam dari tadi.
"Tidak perlu.. Pakaian ini masih bisa dipakai." Walaupun pakaian agak lusuh tapi menurutnya itu masih layak untuk di pakai.
"Tchi kau ini! Dengarkan aku! Bersikaplah seperti seorang wanita.
Mana yang kau sukai?
ini atau ini?" Xiao Mei mengambil dua gaun berwarna putih dan hijau lalu menunjukkanya kepada Lin Xi.
Gaun tersebut terlihat sangat mewah dan mahal. dengan melihatnya saja, Lin Xi menduga jika kedua gaun itu disulam dengan benang khusus.
Penjaga toko yang melihat dua gadis berpenampilan lusuh dengan beraninya masuk dan menyentuh barang-barang mahal yang ada di tempat itu menjadi sedikit emosi.
Penjaga toko itu kemudian berjalan kearah dua gadis itu dan langsung menegur mereka.
__ADS_1
"Tidak cocok bagi orang seperti kalian menyentuh bahkan melihat barang seperti itu.
Pergilah!"