SANG PELINDUNG

SANG PELINDUNG
BAB 36


__ADS_3

"Anda baik-baik saja?" tanya putri yang baru saja tiba.


Kemudian Duke Periday muncul setelahnya dan segera membungkuk kepada Farel.


"Pangeranku, apa Anda baik-baik saja?"


"Sekarang aku baik-baik saja, terima kasih".


"Dimana Naila?" Leeds menyadari bahwa wanita itu tidak ada di sana.


"Aku baik-baik saja, kau bisa pergi dan mencari Nailq. Wanita itu pasti masih berada di dalam mansion dan bersembunyi," kata Lia memerintahkan dan Putri segera beranjak dari sisinya.


Setelah memastikan pangeran baik-baik saja, Duke periday kemudian berjalan mendekati Duke Leeds yang sedang meringis kesakitan. Dia bisa melihat asap keluar dari kulit Leeds.


"Aku selalu mendengar tentang kekuatan kesatria naga tapi aku tidak pernah berpikir bahwa aku bisa melihat salah satu dari mereka sedekat ini. Kesatria naga memang benar-benar menakutkan."


Kemudian sekelompok orang datang menghampiri mereka. Sebagian dari orang-orang itu adalah prajurit yang dibawa oleh Farel dari istana dan sebagian lagi adalah prajurit yang mengabdi pada Duke periday.

__ADS_1


"Bawa Duke Leeds ke dalam jeruji,"kata Farel memerintahkan.


Tidak lama setelah itu, putri muncul sambil menodongkan pisau ke tenggorokan Naila. Da menyeretnya menuruni tangga.


"Tolong perid, tolong.tolong aku! Aku mencintaimu...aku... "Naila mencoba untuk memainkan manipulasinya untuk menyelamatkan dirinya sendiri.


"Kau sudah mati bagiku," kata periday dengan suara dingin.


Kemudian mereka menyingkirkan Duke Leeds, Naila, dan mayat beberapa pembunuh dari tempat itu.


Duke Leeds dan Putri berjalan mendekati Pangeran Farel dan Lia.


"Tuan Lio, terima kasih karena kau telah menemukan kebenarannya dan membantuku. Kau benar-benar berani. Aku akan selalu setia pada keraja'an Dinasti Matahari dan para Kesatria Naga."


Lalu periday dan Putri berlutut untuk menunjukkan rasa hormat mereka.


Farel tersenyum karena ini pertama kalinya dia mendapatkan pengakuan terlepas dari pengaruh ayahnya.

__ADS_1


Kemudian mereka berjalan ke arah mereka masing-masing. Dan Lia terlihat bergerak mengikuti putri.


"putri?" kata Lia, kemudian putri menoleh.


"Ya, Lia?" putri dengan santai memanggil nama aslinya.


"Rasanya menyenangkan, bertemu denganmu."


"Tentu saja. Anda benar-benar luar biasa. Aku senang bisa bertemu dengan Anda juga."


"putri, apa aku benar-benar akan menderita?" tanya Lia penuh kekhawatiran.


"Dengar, aku tidak tahu pasti, tetapi menjadi seorang kesatria naga dengan menyembunyikan identitas Anda tetap memiliki konsekuensi yang tinggi. Cepat atau lambat kebenaran akan terungkap, tapi jangan takut. Anda akan menemukan jalan Anda sendiri dan membawa keseimbangan ke dunia ini."


Ucapan putri berhasil menyentuh bagian terdalam dari jiwa Lia.


"Tapi, bagaimana kau tahu?"

__ADS_1


"Aku sudah melihatnya. Aku telah melihat kehebatan yang akan Anda bawa,rahasia yang akan Anda ungkap dan takdir yang akan terwujud. Tapi hati-hati dengan masa lalu. Banyak hal yang akan tetap sama, seperti beberapa orang dari masa lalu dan juga tindakan mereka. Tetapi beberapa tidak akan sama. Jangan abaikan sifat sejati Anda karena itu akan menuntun Anda menuju kekuatan besar."


Bersambung~~~


__ADS_2