
"Aku tidak pernah meminumnya. Penasehat terpercayaku, putri, menemukan racun itu di dalam minumanku dan dia segeran mengekstraknya."
Racun itu terlihat mencurigakan bagi Lia. Lalu dia mencium aroma yang dikeluarkan oleh racun itu. "Ini racun serigala, seseorang yang ahli membuatnya dengan sebuah kutukan yang mematikan," komentarnya.
"Itu benar." Sebuah suara membuat mereka melihat ke atas di mana suara itu berasal. Mereka bisa melihat seorang gadis berjalan ke bawah untuk menghampiri mereka. Gadis itu memiliki rambut panjang keriting dengan poni pendek. Matanya hijau, cocok dengan rambut hitamnya, meski perawakannya berbeda dengan orang-orang pada umumnya tetapi dia terlihat cantik.
"Pangeran Farel dan Kesatria naga Lio,salam." Gadis itu membungkuk saat dia berada di depan mereka.
"Ini adalah Nona putri."
"Jadi kau adalah orang yang menemukan racun itu? Apa kau bisa memberitahu kami bagaimana kau bisa menemukannya?" Lia mulai bertanya.
"Aku adalah seorang penyihir yang berasal dari timur, orang-orang di tempatku berasal biasa menyebut kami dengan sebutan Sakura. Dan aku memiliki kemampuan untuk merasakan beberapa hal tanpa harus mengamati dan mendapatkan bukti-bukti yang nyata. Anggur tuanku memiliki aura buruk di sekitarnya, tampaknya ada sesuatu yang tidak beres yang telah dituangkan ke dalamnya. Lalu aku mengambil anggur tuanku dan aku tahu bahwa itu benar-benar dicampur dengan racun. Kemudian aku segera mengekstraknya." putri menjelaskan panjang lebar dan tetap berusaha untuk bersikap sopan.
__ADS_1
"Lalu bagaimana para pelayan di dapur tidak mengetahui tentang anggur beracun? Bukankah mereka yang menyediakannya?" tanya Farel.
"Pelayan yang mengurusi dapur sama sekali tidak mengetahuinya karena anggur yang lain dalam keadaan baik, tetapi anggur yang diberikan kepada tuanku tidak," jelas putri.
Lia dan Farel mengangguk pelan, sekarang mereka mendapatkan beberapa informasi.
"Jadi, itu adalah pekerjaan orang dalam," kata lia.
"Benar sekali. Pelayan yang menyajikan anggur itu telah melarikan diri. Aku yakin seseorang telah menyuruhnya untuk melakukan tugas jahat itu," sambung putri.
Penjelasan yang diberikan oleh putri Memanglah sangat masuk akal, namun dia masih belum bisa mempercayai bahwa Duke Leeds melakukan hal serendah itu. Duke Leeds pernah bekerja di istana dan menjadi seseorang yang sangat dipercayai.
"Beberapa hari terakhir ini, aku dan Leeds sedang tidak akur. Dia tidak menyukaiku dan orang-orang tahu tentang itu" kata Duke periday.
__ADS_1
"Baiklah. Kalau begitu, aku akan pergi sekarang. lio akan melakukan penyelidikan yang mungkin bisa membantu kita," kata Farel kemudian dia meninggalkan tempat itu untuk kembali ke kediaman Duke Leeds.
Sekarang Lia berada di dalam mansion dan duduk di ruang tamu. Dia melihat betapa indahnya tempat itu.
"Dia pasti merawat tempat ini dengan baik,"pikir Lia sambil melihat sekeliling.
Lalu periday datang dan duduk di depannya. Seorang pelayan masuk setelah periday dengan membawa teko berisi teh lalu dia menuangkannya ke dalam cangkir mereka.
"Jangan khawatir, aku tidak akan mencoba untuk meracunimu," kata periday saat ia melihat ekspresi ragu di wajah lia.
Lia meneguk dan menikmati teh itu. Matanya berkilau karena rasa yang belum pernah dicobanya.
"Wow, ini rasanya luar biasa," kata Lia dengan mata berbinar.
__ADS_1
"Kau tahu... aku seorang pedagang ten,aku telah bepergian ke beberapa belahan dunia untuk mengumpulkan berbagai jenis teh. Aku menyediakan teh untuk setiap jenis acara dan aku mendapatkan beberapa ekstrak di benua bagian timur,aku juga bertemu dengan putri di sana,"kata periday menjelaskan.
Bersambung~~~