SANG PELINDUNG

SANG PELINDUNG
BAB 44


__ADS_3

"Aku berjanji akan menyimpan rahasiamu, kau bisa percaya padaku. Ngomong-ngomong ini akan sangat menakjubkan, berlatih di bawah pengawasan Pangeran!"


Kemudian mereka berdua tertawa dan minum untuk awal persahabatan baru.


***"


(Aku berlatih dan terus berlatih,aku terus belajar teknik baru.Aku melatih gadis-gadis yang datang meminta bantuan. Aku memberi mereka rumah, tempat tinggal. Beberapa dari mereka adalah anak yatim, beberapa telah lari dari keluarga dan pernikahan yang buruk. Aku di sini untuk memberikan bantuan kepada mereka semua. Tapi sesuatu yang aneh terjadi.Seorang laki-laki bernama Alex datang meminta tempat tinggal.


Dia terluka parah dan tampaknya orang-orang mengejarnya. Aku ingin membuangnya tapi gadis-gadis yang lain tidak setuju dengan itu dan tetap ingin menerimanya. Di dalam hidupku, aku tidak percaya dengan banyak orang. Aku sudah banyak terluka karena mereka. Aku hanya ingin melindungi dan membantu gadis yang menderita. Namun di sini dia, bertindak sangat rendah hati. Apa dia pikir aku akan menyukainya?


Matanya menatapku tajam dan menusuk, epertinya dia sangat tertarik untuk mempelajari semua tentang diriku, tentang rahasia yang ku simpan.Mengapa dia melakukan itu? Kenapa dia ingin terlibat dalam hidupku?


Aku tak mau ada lagi rasa sakit dan penderitaan. Kumohon... jangan lagi. Kadang-kadang aku berharap aku bisa kembali menjadi naga dan tidak harus berurusan dengan manusia)


Lia kembali terbangun dari mimpinya dan pada titik ini Lia semakin khawatir tentang mimpinya.


Dia melihat bagian dari cerita seorang wanita yang bukan dia, namun rasanya seperti itu adalah dia.


Dia tidak akan memberitahu Nona Balqis lagi, dia tidak ingin menambahkan lebih banyak misteri kepada Nona Balqis.


Hari ini Lia merasa lebih santai, dia bersemangat karena dia akan mulai berlatih dengan Rangga. Dia merasa suasana begitu baik di sekelilingnya, dan menjadi temannya.

__ADS_1


Lia memiliki sedikit dorongan untuk memberitahu Rangga tentang rahasianya, tetapi dia yakin itu akan berubah menjadi benar-benar buruk.


Lia melihat tubuhnya sebelum dia berpakaian. Gundukan di dadanya tampak semakin besar dan dia tidak suka itu. Dia takut kalau tubuhnya semakin terbentuk seperti tubuh perempuan dan akan sulit untuk menyembunyikannya.


Untuk saat ini, Lia menutupi dadanya sekali lagi dan menempatkan pakaian longgar. Dia bergerak keluar untuk bertemu Rangga.


"Selamat pagi!" sapa Lia penuh keceriaan.


Selamat pagi Lio, apa mereka pernah bilang kau terdengar seperti seorang gadis?" kata Rangga menggoda.


"Sial, apa dia juga berpikir seperti itu?" kata Lia dalam hati.


Lia menatap Rangga dengan tatapan kesal, "Hemmm dia sama seperti sepupunya. Darah yang sama dan komentar yang sama," pikirnya.


"Tidak, tentu saja tidak!! Aku sama sekali tidak terlihat seperti seorang gadis. Dan tentu saja aku menyukai wanita,"kata Lia dengan suara yang lebih berat.


"Oke, oke tenang."Lia tahu bahwa ia menyukai anak laki-laki, tetapi menyukai mereka sebagai wanita menimbul kan masalah baginya.


"Bisakah kita mulai?" Lia mencoba untuk menghentikan percakapan sebelumnya.


"Tentu saja," kata Rangga dan melemparkan pedang pada Lia.

__ADS_1


"Kayu?" tanya Lia dengan ekspresi tidak setuju.


"Apa yang kau harapkan? Baja?"


"Tidak. Aku mengharapkan pedang api."


"Jelas tidak. Pedang api membutuhkan banyak kontrol. Perhatianmu akan sepenuhnya tertuju pada itu daripada menguasai teknik-teknikku."


"Teknikmu?" tanya Lia.


"Aku seorang Master, ingat? Itu berarti aku telah menciptakan teknikku sendiri."


Lia mendengar itu dan dia merasa kagum. "Baiklah, itu mengagumkan!"


"Oke, oke. Mari kita mulai." Lia mengambil posisi bertarung,tampak seperti pegulat sumo, dengan mengumpulkan beban di kakinya.


"Salah... salah... Kau kecil dengan kaki yang kurus. Kau harus membuat kakimu ringan dan tidak berat di tanah."


Rangga datang dari belakang untuk mengendurkan otot-ototnya. Sementara Lia mencoba untuk menyembunyikan pipinya yang mulai merona.


"Aku mengerti," kata Lia.

__ADS_1


"Baiklah. Mari kita lihat apa yang dapat kau pelajari."


Bersambung~~~


__ADS_2