
"Kau tidak mengerti...a...aku..aku...tidak bisa melakukan sesuatu yang lain."Lia bergumam sementara pria itu menurunkannya secara perlahan dari punggungnya.
"Lepaskan anakku. Lepaskan white dragon" Bisikan terakhir itu membuat telinga Lia berdengung. Dia tidak bisa merasakan tapakan kakinya dan dia jatuh ke tanah. Dia menggigil, matanya telah berubah putih dan dia kejang-kejang Sekelebatan ingatan mengunjungi pikirannya yang rusak.
(Pria tinggi dengan mata biru. Dia adalah Sang Penguasa Dunia. Pria yang telah berhasil menyatukan bangsa-bangsa dan membentuknya dalam satu kerajaan besar.Seorang wanita berdiri di depannya dengan tubuh polos tanpa sehelai benang. Dia menatap pria itu dengan mata kuning ambernya.
"white Dragon." Pria itu berbisik.
"Rachel,"jawab Wanita itu.
Kenangan itu melebur begitu saja dan berganti dengan gambaran kenangan lain. Mereka berjuang melawan ratusan orang,mereka terlihat sedang bertarung,berputar, bergerak dengan pedang dan api.
Dan beberapa saat kemudian gambaran kenangan lain muncul. Mereka sekarang berdiri di atas sebuah panggung sambil berpegangan tangan.
"Terpujilah Naga! terpujilah Kaisar"
Kemudian gambaran kenangan itu berganti lagi. Mereka berada di dalam sebuah ruangan,itu adalah ruang tahta. Lalu seorang pria muncul di hadapan mereka.
"Namaku Bastian."
"Jangan percaya padanya, jangan percaya padanya."
white Dragon menangis dan Rachel pergi.
__ADS_1
"Kau mengkhianatiku dan kau hancur.Takkan ada yang akan mengingatmu."
Perkataan Rachel menorehkan luka yang dalam bagi white dragon.
Sekarang dia berada di dalam hutan sendirian.
"Nyonya, setelah Anda pergi kekuatan gelap tumbuh di mana-mana dan menguasai berbagai tempat."Seorang wanita berbicara kepada white Dragon.
"Biarkan saja. Biarkan mereka melakukan apa yang ingin mereka lakukan. Biarkan mereka datang jika mereka menginginkan itu,"kata white dragon dengan suara pelan. Dia telah kehilangan harapan.
Dia sekarang sudah menjadi lebih tua dan dikelilingi oleh gadis-gadis remaja.
"Nyonya, mereka menggunakan nama Anda dan citra Anda! Mereka mengubah siapa Anda sebenarnya! Kumohon kembalilah ke istana, bujuklah Kaisar Rachel. Dia memanggilmu!"
"Tuan Rachel terkena serangan. Dia meminta Anda untuk menemuinya. Tolong pergilah,tolong datang dan temui dia."
White dragon berada di istananya, istana tempat dia diusir. Sementara itu, Kaisar Rachel berbaring di tempat tidurnya dengan panah di sisinya.
"Jangan bilang kau tidak bisa sembuh dari sesuatu yang begitu kecil,"kata white dragon mengejek.
Kaisar Rachel tidak mengatakan apa-apa,dia batuk dan beberapa tetes darah keluar dari mulutnya. Kemudian dragon melihat lebih dekat, pembuluh darah Rachel telah berubah hitam.
"Racun?"
__ADS_1
"White dragon, aku sudah ditipu. Aku menciptakan kesatria naga yang berbedaa dari aslinya,dan hal itu telah menciptakan ketidakseimbangan.Kekuatan gelap telah tumbuh mengambil alih kerajaan kita.Aku gagal,aku membiarkan kecemburuanku menguasai diriku. Tapi kau tidak pernah kembali padaku,meskipun aku mencarimu,kau menyuruhku pergi."
"Rachel.. aku..." White dragon tidak bisa mengatakan apa-apa.
"Aku tidak punya banyak waktu yang tersisa."
"Jangan katakan itu!" Pandangan white dragon mulai buram karena linangan air mata.
"Aku berharap kita akan bertemu dalam kehidupan berikutnya. Aku berharap bahwa kau akan memaafkanku dan kita akan membawa keseimbangan dunia,sekali lagi."
white dragon merasakan sakit,hatinya terasa ditusuk oleh pisau yang sangat tajam dan bergerigi.
"Setelah bertahun-tahun,apakah Anda masih mencintainya?" tanya seseorang pada white dragon.
white dragon tidak bisa menjawab tetapi 'Ya'
dia masih sangat mencintai Rachel.Kemudian dia beranjak pergi dari ruangan itu.Dia lari secepat yang dia bisa. Dia harus mengakhiri ini,mengakhiri siklus kematian dan kesedihan ini.
"Kita akan bertemu lagi,dan kali ini,aku akan mengakhiri ini.")
Lia bangun dengan terengah-engah.
"Lia?" Suara yang sangat familiar memanggil namanya.
__ADS_1
Bersambung~~~