SANG PELINDUNG

SANG PELINDUNG
BAB 52


__ADS_3

Lia meraih pisau itu dan mulai menebaskannya di udara. Pisau yang menyerupai pedang itu bersinar dan menciptakan api karena bergerak di sekitar.


"Lio-" Master Arga kagum dan bangga padanya.


"Bagaimana kau melakukan ini?"tanya salah satu anak.


"Ketika kau memiliki pedang,ujungnya yang runcing harus bertujuan di suatu tempat.Di suatu tempat itulah tujuanmu, dan itu pasti akan membantumu menciptakan apa yang kau inginkan."Lia mengutip beberapa kata yang Rangga katakan padanya ketika mereka pertama kali memulai pelatihan mereka.


Lia di tempat pelatihan Master Arga sampai matahari terbenam.


"Terima kasih Guru,tapi aku harus pergi sekarang. Aku merasa aku siap untuk kembali."


"Kau tahu, kau tidak perlu memanggilku Guru. Sekarang kau berada pada peringkat yang lebih tinggi dariku,"kata Master Arga mengingat bahwa dia belum bisa menggunakan pedang api.


"Kau akan selalu menjadi guruku."Kata-kata Lia membuat Master Arga sedih. Dia hampir tidak percaya bahwa dia telah benar-benar menjadikan Lia sebagai Kesatria Naga di dalam Istana. Dia membuat seorang gadis menjadi kesatria naga.


"Selamat tinggal,"kata Lia kemudian dia melangkah pergi.


Lia masuk melalui gerbang istana,berjalan menyusuri jalan. Dia melihat sekeliling dan mendapati sebagian orang sedang sibuk dengan urusan mereka masing-masing.


"Lio!"Rangga langsung berteriak saat ia melihat lia.


"Hei," sapa Lia,.


"Dari mana saja kau? Kami semua sangat khawatir. Dasar bodoh."

__ADS_1


Sepertinya Rangga sangat kesal.


"Maafkan aku... Aku butuh ruang untuk bernapas."


"Setidaknya kau bisa memberitahu kami!"


"Kau benar, aku minta maaf."


Rangga mengejek dan kemudian tersenyum.


"Ayo, Farel mencarimu."


Lia berjalan masuk ke istana untuk menemukan Farel. Dia belum siap untuk menghadapi apa yang akan Farel katakan padanya. Bagaimana jika Farel sudah tahu kalau dia adalah seorang perempuan? Pikiran itu saja membuat Lia merasa takut.


"Kau sudah datang." Suara Farel tenang seperti biasanya.


"Kau membutuhkan beberapa waktu untuk sendiri, aku mengerti."


Lia berdiri di sana dengan sudut bagian dalam alisnya terangkat.


"Dengar, ini benar-benar serius. Kita bicara soal pengkhianatan di luar imajinasi kita. Bisma sangat berbahaya. Aku tahu kau telah bertemu dengan dia dan betapa takutnya kau setelah semua kejadian itu."


Lia menunduk,dia tahu jika yang dikatakan oleh Farel adalah benar.


"Aku tahu... Aku tidak yakin apa yang seharusnya kita lakukan."

__ADS_1


"Kita harus menemukannya. Jika dia mendapatkan seseorang yang setia seperti Leeds,aku takut tidak ada yang bisa dipercaya."


Perkataan Farel membuat Lia menyadari sesuatu, pesan untuk Revan.


Bagaimana jika dia seorang pengkhianat? Dia mengingat bahwa pria itu tidak diundang dalam penyelidikan.


"Oleh karena itu, kau dan timmu akan berlatih dengan sungguh - sungguh. Mulai sekarang,kau harus menemukan Bisma dan bawa dia padaku, mengerti?"


Lia berdiri di sana dan tidak bisa mengucapkan apa-apa.


"Kenapa kau tidak memilih tim yang berpengalaman? Ada begitu banyak Master yang lebih baik dari kami."tanyanya kemudian.


"Karena tidak ada yang bisa dipercaya,ingat? Kalian semua adalah yang paling akhir memasuki istana dan selalu bersamaku,aku yakin bahwa kalian masih belum melakukan hubungan diluar kerajaan dengan para orang-orang penting seperti Duke Leeds ataupun para dewan istana. Jika kesatria naga senior mengemban tugas ini,aku takut jika mereka sebenarnya telah memilih beberapa kelompok yang bisa mendukung mereka untuk mendapatkan posisi tinggi di dalam Istana. Dengar, ancaman ini sudah lama diluar sana."


"Apa maksudmu?"


"Dinasti Matahari telah memerangi kekuatan gelap sejak awal. Mereka telah menjadi lebih buruk dalam lima tahun terakhir. Guru besar dan paman Albert sedang berjuang untuk menghentikan mereka,tapi tampaknya kita harus memancing mereka keluar. Kau dan timmu adalah tersangka terakhir yang bisa berkhianat. Seseorang telah berpihak pada musuh. Itulah kenapa kerajaan masih belum merekrut prajurit ataupun kesatria naga yang baru setelah kalian."


Kata-kata Fatel bermain di kepala Lia lagi dan lagi. Jika ini semua benar,maka hal-hal yang,jauh lebih buruk pasti akan datang.


Lia ingat tentang misi pertamanya. Kekuatan gelap memang ada dari sebelumnya.


"Baiklah, Farel. Kita akan siap untuk menyerang."


"Baik. Kau memiliki waktu tiga bulan untuk meningkatkan kemampuanmu dan menjadi seorang Master."

__ADS_1


Bersambung~~~


__ADS_2