
"Lia"? tanya pemilik suara itu.
"Master Arga?" Meski penglihatan Lia sedikit terhalang dengan sinar matahari yang masuk melalui celah-celah jendela,tetapi Lia sangat mengenali pemilik suara itu.
"Bagaimana perasaanmu?" tanya Master Arga.
Lia memegang kepalanya dengan kedua tangannya dan mencoba untuk duduk di tempat tidur.
"Mengerikan," kata Lia dengan sakit kepala sebelah yang mendendang kepalanya.
Kemudian Master Arga bergerak dari sisinya dan kembali dengan segelas minuman. Lalu Master Arga membantunya untuk minum.
Lia minum sedikit dan merasakan cairan manis di dalamnya.
"Apa ini?"tanya Lia dengan menautkan kedua alisnya.
"Minuman penyembuhan." Dan setelah mendapatkan jawaban dari Master Arga,Lia segera minum semuanya sampai tetes terakhir. Dia sudah mulai merasa lebih baik.
"Oke, apa yang terjadi?" Master Arga terdengar sangat peduli kepada Lia.
"Kurasa... mereka mungkin tahu tentangku"
Lia mulai menceritakan kisahnya bersama Duke Leeds dan Bisma.
"Yah Tidak ada yang akan percaya penjahat.Dan sejujurnya,pria itu bisa saja mengatakan bahwa kau adalah seorang gadis,tetapi dia tidak melakukannya."
__ADS_1
"Apakah Anda berpikir bahwa mungkin dia membutuhkanku untuk sesuatu"
"Aku percaya kalau dia tidak benar-benar menggertak.Tapi itu tidak masalah.Kau aman di sini,oke?"Kata-kata Master Arga membuat Lia merasa lebih baik.
Kemudian tanpa diduga,Lia memeluk Master Arga seperti seorang anak yang memeluk ayahnya.
"Apa yang akan kukatakan pada mereka? Mereka pasti akan bertanya padaku tentang apa yang Duke Leeds katakan."
"Kau akan mengatakan bahwa dia adalah orang gila. Jangan khawatir,kita akan mengurus hal ini."
"Baiklah. Aku harus pergi sekarang,benar bukan?" kata Lia. Meski sebenarnya dia tidak ingin pergi dari tempat itu tetapi dia tetap harus melakukannya.
"Kau bisa tinggal untuk sementara,jika kau ingin. Datanglah dan lihat para murid baru yang aku latih."
Mereka masih benar-benar muda dan itu mengingatkannya pada dirinya sendiri.
"Hai semuanya," sapa Master Arga menghentikan mereka.
"Hai Master Arga." Mereka semua menyambutnya.
"Lihat siapa yang datang berkunjung."
Lia masuk dan mereka semua menatapnya dengan kagum. Mereka melihat seragam Lia dengan simbol naga di tengah kerahnya.
"Ksatria naga?" tanya seorang anak
__ADS_1
"Tepat. Ini adalah Lio dan dia diterima di istana dua tahun yang lalu. Dia sekarang berlatih di bawah pengawasan Guru Besar."Master Arga menjelaskan dengan bangga sementara para kesatria naga muda terlihat terkejut.
Meskipun sudah lewat dari dua tahun,kerajaan masih belum melakukan perekrutan Kesatria Naga baru karena masalah yang timbul akhir-akhir ini.
Mereka lebih terfokus untuk menyelidiki dan melawan kekuatan gelap yang semakin menyebar dari arah selatan.
"Hei kesatria naga, bisa kau tunjukkan sesuatu yang keren?" Seorang anak bertanya dan semua dari mereka meminta dia untuk melakukannya.
"Kau tidak perlu melakukannya jika kau tidak bisa."Master Arga tidak berpikir bahwa Lia akan berkembang pesat dalam waktu yang singkat, mengingat bahwa teknik-teknik baru dalam istana begitu sulit dan banyak kesatria naga yang mempelajarinya bertahun-tahun dan belum bisa menguasai dengan baik.
Dia masih merasa bahwa Lia masih Lia yang sama sebelum masuk ke istana.
"Tentu, aku bisa melakukannya." lia mengedipkan mata kepada Master Arga.
Lia membuka telapak tangannya dan api keluar dari situ. Dia kemudian melewatkan tangan lain di atas api itu dan api itu menjadi pisau panjang yang indah.
Master Arga tidak bisa percaya dengan apa yang ia lihat. Itu adalah salah satu teknik yang paling sulit untuk dilakukan dan Lia tampaknya sudah sangat menguasainya.
"Wow!" Mereka semua terlihat kagum.
Lia meraih pisau itu dan mulai menebaskannya di udara. Pisau yang menyerupai pedang itu bersinar dan menciptakan api karena bergerak di.....
bersambung~~~
Hai pembaca setia athor bantu dukungan dan sport nya terus ya biar athor semangat update nya, jangan lupa tinggalkan jejak bantu like komen nya Terima kasih. ππππ
__ADS_1