
Lencana yang di tunjukkan oleh Yan Liyan itu menunjukkan kedudukan tertinggi di sekte es yang berarti Yan Liyan, Lin Xi, dan Xiao Mei bukanlah orang yang seharusnya keluarga Nan singgung.
Tidak hanya anggota keluarga Nan, tapi para warga kota daun yang melihat lencana tersebut begitu terkejut sampai-sampai mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini.
Hal tersebut dikarenakan sekte es merupakan sekte tertutup. Mereka tidak akan keluar dari sekte mereka, jika tidak ada sesuatu yang penting dan hal ini berbeda dengan sekte lainya.
Dan kedatangan anggota sekte es ke kota daun ini memiliki kepentingan apa?
Walaupun sekte es mengetahui jika kota daun dikuasai oleh keluarga Nan, tapi seharusnya sekte es tidak akan ikut campur dalam permasalahan yang terjadi, karena itu sama sekali tidak berhubungan dengan mereka.
Hanya ada satu kemungkinan kuat yang dapat menjelaskan semua ini, Yaitu kemungkinan keluarga Nan yang telah menyinggung sekte es.
"Oh, tidak. Hari ini Kehancuran keluarga Nan sudah dapat dipastikan."
-
-
-
Xiao Mei sebenarnya masih kebingungan dengan apa yang terjadi.
Sedangkan Lin Xi mulai paham dengan apa yang menyebabkan tetua dan kepala keluarga Nan menunduk seperti itu pada Yan Liyan.
"Aku tidak menyangka jika salah satu kekasih guru mempunyai identitas yang ditakuti di Kekaisaran Han ini." gumam Lin Xi dengan tidak percaya mengingat seorang gadis dewasa lemah lembut yang memberikan lencana itu kepadanya.
"Aku mempunyai satu pertanyaan untuk kalian." Yan Liyan berkata dengan tatapan tajam mengarah pada Nan Su.
tatapan yang dipenuhi dengan ancaman dan teror.
"Tuan Muda.. Silahkan katakan saja apa yang Anda ingin tanyakan.
Aku sebisa mungkin akan menjawabnya dan tidak akan menyembunyikan apa pun dari tuan muda." Nan Su masih dengan ekspresi ketakutan bahakan tidak berani untuk melihat wajah Yan Liyan.
"Siapa yang menyuruhmu melakukan monopoli perdagangan di kota daun ini?"
Deg!
Detak jantung Nan Su berdetak sangat kencang mendengar pertanyaan itu, walaupun Nan Su telah menduganya, tapi menjawab pertanyaan tersebut bukanlah hal yang muda.
__ADS_1
Apa lagi Nan Su telah terikat dengan seseorang yang jika dia mengatakan informasi penting itu, berarti dia telah menghianati orang tersebut dan nyawanya akan berada dalam bahaya besar.
"Tuan Muda...
Yan Liyan menyadari kesulitan Nan Su, sebenarnya dia sudah menduga jika keluarga Nan bukan satu satunya yang berperan dalam skema ini, jika hanya satu keluarga Nan saja, maka pihak Kekaisaran sudah pasti akan mengetahui tentang monopoli perdagangan di kota daun ini.
"Jangan khawatir, jika kau mengatakanya. Maka kamu dan seluruh keluarga Nan akan berada di bawah perlindunganku, tapi jika kau tidak mengatakanya, maka hari ini keluarga Nan akan aku ratakan dengan tanah." Yan Liyan juga memberikan ancaman agar Nan Su tidak macam-macam dengannya.
"Penasihat Kekaisaran yaitu Mu Bei!! Dia menyuruh keluarga kami untuk melakukan ini. Sebenarnya pada awalnya kami tidak ingin melakukanya, tapi kami begitu tergiur dengan kekuatan dan sumber daya yang dia tawarkan."
Nan Su kemudian menjelaskan...
Sebenarnya Mu Bei memerintahkan keluarga Nan untuk menaikan pajak di kota daun hingga dua kali lipat lalu pajak itu di transfer kepada penasihat Mu Bei.
Tapi Nan Su mempunyai cara lain yaitu dengan memonopoli perdagangan. Ya, karena ini lebih baik dari pada memberlakukan pajak tinggi, karena meskipun perdagangan di monopoli, tapi para pedagang tetap mendapatkan keuntungan walaupun tidak banyak.
Jadi keluarga Nan melakukan monopoli perdagangan tanpa sepengetahuan Mu Bei. Jika mereka ketahuan maka sudah pasti keluarga Nan akan hancur juga, karena melawan perintah dari Mu Bei.
Oleh sebab itu Nan Su memerintahkan kepada bawahannya untuk menaikan volume produksi agar dana yang di transfet ke pada Mu Bei selalu stabil dan mereka juga mendapat sedikit keuntungan di baliknya.
Setelah mendengar penjelasan Nan Su, Akhirnya Yan Liyan mengerti jika Nan Su ini hanya di jadikan sebuah pion untuk dimanfaatkan oleh Mu Bei.
"Apa kau mengetahui apa yang dilakukan oleh Mu Bei pada dana yang kau berikan kepadanya." Yan Liyan berpikir untuk apa seorang penasehat Kekaisaran memerlukan harta sebanyak itu. Apa dia tidak puas dengan harta dan posisi yang dia miliki di Kekaisaran Han.
Beberapa bulan terakhir aku juga menyelidiki hal tersebut, dan akhirnya aku mengetahui jika Mu Bei membentuk pasukan bawah tanah dan berencana memulai pemberontakan terhadapa kaisar Han.
Oleh sebab itu Mu Bei memerlukan dana yang sangat besar untuk menyempurnakan rencananya tersebut. "
Yan Liyan menggeleng mendengar perkataan Nan Su. Jika itu terjadi pada Kekaisaran lain mungkin Yan Liyan akan mengabaikan pemberontakan tersebut, tapi masalahnya ini merupakan kekaisaran Han.
Han Gung berasal dari tempat ini bahkan Ayahnya masih menjadi seorang kaisar saat ini. ditambah muridnya Lin Xi yang pasti tidak akan mungkin mengabaikan masalah yang terjadi saat ini.
"Apa kau mengetahui anggota dari pasukan bawah tanah itu."
"Aku tahu. Pasukan bawah tanah terdiri dari 3 sekte aliran hitam, para bandit, dan para pembunuh bayaran, mereka dilatih dan diberikan banyak sumber daya untuk memperkuat kekuatan mereka." jawab Nan Su lagi.
Para warga yang ikut mendengar perbincangan mereka juga mulai berbisik bisik. Mereka semua tidak menyangka jika Mu Bei yang merupakan penasihat Kekaisaran berencana untuk melakukan pemberontakan.
Dan juga keluarga Nan yang mereka anggap kejam, ternyata tidak sekejam seperti dengan apa yang mereka pikiran.
__ADS_1
"Pembunuh bayaran? Apa ini ada hubunganya dengan pembunuh bayaran malam berdarah?"
Yan Liyan menaikan hal tersebut karena bisa saja terjadi.
"Baik. Saat ini Kalian berada di bawah perlindunganku. Dan sekarang ini kalian adalah bawahanku."
Yan Liyan kemudian melemparkan 9 bola energi kedalam tubuh mereka.
Energi tersebut akan meledak dalam tubuh mereka jika mereka berkhianat.
Nan Su serta para tetua yang melihat itu ingin menolak. walaupun mereka tidak ingin jika Yan Liyan menghancurkan keluarganya, tapi mereka juga tidak ingin diikat seperti seorang budak.
"Kalian sama sekali tidak mempunyai hak untuk menolak!"
Nan Su dan para tetua terdiam dan kembali tenang lagi, bagai manapun hidup mereka lebih berharga dari apa pun.
"Terus berikan mereka dana dan selidiki lebih dalam lagi tentang pasukan bawah tanah. Beritakan kepadaku jika kau mendapatkan informasi yang menarik. Ini adalah perintah pertamaku kepada kalian!"
"Baik tuan." ucap Nan Su dan para tetua secara serentak. Mereka sama sekali tidak mempunyai pilihan lain selain menuruti perintah dari Yan Liyan.
"Baiklah kami akan pergi dari kota daun ini.
Aku harap kalian menjaga kota ini dengan baik serta rahasiakan semua ini dari siapapun.
Dan jangan khawatir dengan keberadaan energi di dalam tubuh kalian, karena energi itu akan menghilang dengan sendirinya setelah aku menyelesaikan masalah Mu Bei ini."
"Terima kasih tuan."
Yan Liyan, Lin Xi, dan Xiao Mei langsung melihat dengan cepat menuju luar kota daun, karena akan berakibat fatal jika mereka berlama-lama di tempat itu.
"Hei sebenarnya apa yang terjadi. Ada apa dengan mereka? kenapa mereka mematuhi perintahmu?" Xiao Mei menanyakan sesuatu yang dari tadi terus saja menggangu pikirannya.
"Itu karena Sekte es." Lin Xi menunjukan lencana yang dia tunjukkan tadi pada Xiao Mei.
"Maksudnya?" apa mungkin sebuah lencana akan membuat mereka semua takut dan mematuhi perintah Yan Liyan.
Lin Xi menghala nafas lalu menjelaskan semuanya pada Xiao Mei.
Yan Liyan sebenarnya sudah menduga jika kekuatan sekte es akan meningkat pesat sehingga ditakuti oleh banyak orang.
__ADS_1
karena dulu sebelum kepergian mereka menuju Kekaisaran Qin. Yan Liyan telah memberikan sumber daya berharga kepada para pentinggi sekte es.
Dan berkat sumber daya tersebut. salah satu orang yang menjadi pengganti Yin Su matriak sekte es bisa mencapai kultivator ranah pertapa suci.