SANG PELINDUNG

SANG PELINDUNG
BAB 30


__ADS_3

"Yah, suatu hari para pelayan memberitahu kepada kami bahwa telah terjadi sebuah usaha untuk meracuni Duke periday. Dan untuk beberapa alasan yang tidak aku ketahui, ia mengklaim bahwa akulah yang telah mencoba untuk meracuninya. Sekarang, aku bukanlah orang yang terkenal karena kesabaran ku. Jika aku ingin dia mati aku tidak akan menggunakan cara curang untuk mencapainya."


Farel mengangkat dagunya, berpikir.


"Baiklah, kita akan memecahkan masalah ini."


Mereka sekarang berjalan menuju kediaman Duke periday.


"Apa tempatnya jauh?" tanya Lia.


"Ya." Dan saat mereka telah tiba, seorang pelayan menunggu di luar untuk menyambut mereka.


"Pangeran Farel. Tuanku sedang menunggu Anda."


Mansion milik Duke periday tampak seperti negeri dongeng. Pohon sakura menghiasi seluruh sudut dengan bunga yang bermekaran.


"Apakah Duke Moris sudah menikah?" tanya Lia.


"Tidak, kenapa?" jawab Farel.


"Nah, pria menanam pohon sakura ketika mereka menginginkan seorang wanita dan ingin mengakui cinta mereka. Ini adalah tindakan yang akan menunjukkan kepada orang yang disukai bahwa pria itu memiliki perasaan untuknya. Aku ingat Andre menyatakan cinta kepada gadis yang dia sukai di taman yang penuh dengan bunga sakura."

__ADS_1


Farel merasa terkesan dengan apa yang dikatakan oleh Lia, "Tambahkan hal ini pada daftar yang perlu kau cari tahu. Mungkin dia punya kekasih."


Dan beberapa saat kemudian Duke Periday datang. Perawakannya sangat berbeda dengan Dorten yang kekar dan kuat, Periday memiliki kulit yang halus dan wajah yang masih muda, dia seperti pemuda awal 20-an. Tampaknya dia tidak berperang dengan menggunakan otot. Dia memiliki rambut oranye pendek.


"Pangeranku, selamat datang di rumahku yang sederhana." Suara Periday menenangkan dan dia berbeda dari apa yang digambarkan tentang dirinya.


"Kesatria Naga Lio, ini adalah kesempatan yang sangat baik bisa bertemu dengan Anda."


"Duke periday, kami di sini bukan untuk memihak siapa-siapa. Kami di sini untuk menyelidiki apa yang terjadi padamu.."


Farel tidak percaya bahwa Leeds yang telah mencoba untuk meracuni Duke Periday.


"Aku sudah bilang, aku diracuni oleh Leeds." Duke periday terdengar begitu yakin.


Hal itu membuat periday merasa kesal,"Tentu saja kau pasti akan memihaknya,dia adalah anjing setiamu bukan?"Sekarang periday terdengar kasar.


Lalu Lia melangkah ke depannya."Anda harus memperhatikan cara Anda berbicara ketika berhadapan dengan Pangeran sekaligus penerus Kaisar. Lidahmu bisa dipotong karena hal ini."


Farel terkejut dengan reaksi Lia. Sejujurnya, dia juga merasa sedikit marah. Dia tidak tahu dari mana sikap Lia barusan datang, tapi kemudian Farel menyentuh lengan lia dan berkata, "Tidak apa-apa, terima kasih."


"Duke periday, aku tidak memihak berdasarkan keuntungan pribadi ku. Jadi, aku harap kau tidak mengasumsikan bahwa dinasti matahari-"Ucapan Farel terhenti saat periday membungkuk di hadapannya.

__ADS_1


"Tidak pangeran. Tolong maafkan aku." periday terlihat seperti anak yang telah dimarahi.


"Baiklah, tunjukkan racun itu kepadaku." Lalu periday membawa mereka masuk.


"Terima kasih Lio," kata Farel sambil menunggu periday kembali.


"Kenapa berterima kasih padaku? Kurasa aku terlalu berlebihan."


"Benar, tapi kau membelaku."


"Aku akan selalu membelamu."


Kemudian Farel mendekat begitu saja pada Lia .


"Kau tahu, tidak semua orang sepertimu. Kebanyakan orang menghormatiku karena ayahku. Sampai aku menjadi seorang kaisar, sulit untuk mencapai rasa hormat dari orang-orang."


Lia merasa tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Farel. Dia tidak pernah berpikir bahwa Farel akan berpikir seperti itu atau menghadapi sesuatu seperti itu. Ntah mengapa lia merasa tersentuh karena hal itu,tetapi sebelum ia sempat mengatakan sesuatu,Duke periday datang kembali dengan wadah berisi racun.


Lalu mereka membuka tutup dari wadah itu, dan melihat racun dalam bentuk cairan.


"Bagaimana kau bisa mengeluarkan racun ini dari dalam tubuhmu dan membuatnya kembali utuh seperti ini?"

__ADS_1


"Ini seperti racun yang tidak pernah digunakan," kata Farel penasaran.


Bersambung~~~


__ADS_2