
Lia berjalan di dalam kota melalui atap. Dia menyiapkan senjatanya,Busur Api. Busurnya berwarna hitam dengan api yang menyala. Kemudian dia menggunakan jari-jarinya untuk membuat anak panah.
Lia bersembunyi di balik bayangan dan siap untuk menyerang.Dia menembak dua orang dan keduanya langsung tewas.
"Dari mana serangan ini berasal?"Beberapa orang pria terlihat kebingungan dan langsung waspada.
"Di sini," kata Lia seraya turun dari atap rumah.
Para pria itu langsung menyerbu Lia dan dia melompat ke udara, tubuhnya tampak seperti roda. Dia mendarat tepat di depan salah satu musuh. Busurnya sekarang telah berubah menjadi pedang kembar dan Lia menebas pria itu.
Lalu satu orang lagi datang dengan pedangnya. Lia segera menghindarinya menggunakan tangannya untuk mencegah serangannya. Kemudian tangan satunya menebas perut pria itu.
Beberapa saat kemudian Lia melihat seorang pemanah siap untuk menembak. Lalu Lia membuat pisau kecil dan melemparkan tepat di kepalanya.
"Dia pergi ke arah sini!" Doni berteriak ke arah Lia.
Lia mengikuti jalan yang ditunjukkan Doni dan berakhir pada tempat berbentuk persegi. Seorang pria berkerudung berdiri di tengah.
__ADS_1
"Apa kau Morgan?" tanyanya.
"Siapa kau berani bertanya padaku?"jawab pria itu.
"Morgan, kaisar telah memberikan perintah untuk menemukanmu dan mengakhirimu.Kau dituntut atas pembunuhan,perdagangan wanita, pembuatan opium dan tentu saja,membantu musuh kerajaan,Bisma."
"Oh... Sepertinya... waktunya telah tiba."
Morgan membisikkan beberapa kata yang sulit dipahami dan terbentuklah beberapa makhluk hitam yang berasal dari bayang-bayang.
Melihat hal itu,Lia segera membentuk busur api. Salah satu monster datang padanya.Dia memanahnya dengan panah tapi monster itu tak mau berhenti. Kemudian dia melompat ke udara dan memasukkan satu anak panah ke kepalanya.
Dia menggunakan tangannya dan mengirimkan api dalam jumlah besar,membakarnya hingga menjadi abu.
Lalu monster ketiga mencoba untuk memukul Lia dan membanting dia ke tanah. Helm nya semakin hancur dan Lia perlu melakukan sesuatu dengan cepat. Dia menemukan sebuah cela dan menyelinap pergi.
Kemudian dia menciptakan pedang panjang dan menembus perut monster itu. Dan setelah itu, Lia melepas helmnya karena itu tidak berguna lagi.
__ADS_1
Setelah Lia berhasil mengalahkan para monster. Pria itu menggunakan pedang hitam. Sebuah pertarungan pedang pun terjadi,Lia menahan serangan pria itu sementara dia terus menari dengan pedangnya. Pertarungan itu terus berlanjut, tak satu pun dari mereka yang mundur.
"Bisma sedang menunggumu," kata pria itu.
"Katakan padanya aku akan datang."Lia tampak yakin.
Lia akhirnya mendorong pria itu beberapa langkah kemudian dia merunduk dan mengiris pahanya.
Pria itu meringis kesakitan dan menendang Lia. Pria itu melarikan diri dan berusaha untuk kabur, tetapi Lia tak membiarkannya.
Lalu Lia berdiri tegak dan mengarahkan anak panahnya ke arah pria itu.
"Biarkan apiku menyala dan semua kejahatan akan menyerah dan mati."
*****
Kembali dari pertempuran itu manis. Sekarang mereka berada di pinggiran kerajaan. Mereka berusaha mencari pendukung Bisma. Mereka mencoba membawa beberapa dari musuh untuk diinterogasi tapi semuanya sama.
__ADS_1
bisma telah menghapus ingatan mereka. Mereka berjalan melalui kota. Mereka semua bersemangat, setelah mencapai begitu banyak hal.
Bersambung~~~