SANG PELINDUNG

SANG PELINDUNG
Informasi Tentang Kelompok Malam Berdarah


__ADS_3

"inii...


Kakek tua yang merupakan pemimpin Paviliun Angsa Bulan sangat terkejut ketika melihat sumber daya yang sangat berharga di depannya.


Matanya tidak lepas dari Lumut emas dan Rumput salju yang merupakan sumber daya yang paling dicar-cari oleh banyak kultivator. Jika Paviliun Angsa Bulan menjual sumber daya itu, maka dipastikan jika paviliun Angsa Bulan akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar.


Lumut emas dan rumput salju merupakan sumber daya yang langka dan hanya tumbuh di bagian dalam hutan dewi kematian. Dimana merupakan hutan yang paling berbahaya di Kekaisaran Han.


Tidak ada yang berani masuk kebagian terdalam dari hutan itu bahkan kultivator pertapa agung akan berpikir dua kali untuk memasukinya, Hal itulah yang menyebabkan lumut emas dan rumput salju menjadi sumber daya yang sangat langka.


Kakek tua tadi yang awalnya sedikit hormat kepada Xiao Mei karena mengira jika Xiao Mei dan Lin Xi hanya seorang nona muda dari keluarga besar yang arogan saja, Kini berubah menjadi tatapan pemujaan kepada dua nona muda di depanya.


Bagaimana pun orang yang memiliki banyak sumber daya seperti ini pasti memiliki latar belakang yang tidak bisa di singgung.


"Nyonya muda ini.. Darimana anda mendapatkan sumber daya ini? "


"Apa kami punya kewajiban untuk menjawab pertanyaan mu?


Sudah jangan basa-basi lagi! Katakan berapa banyak uang yang kau miliki untuk membeli rumput ini? " Xiao Mei mendengus seolah-olah kesal dengan kakek tua di depannya.


Tapi sebenarnya Xiao Mei merasa sangat senang dalam hati. Karena ketika Xiao Mei melihat dari ekspresi dari kakek tua tadi, sudah dapat dipastikan jika sumber daya yang dia jual akan di hargai dengan sangat mahal.


"Bagaimana jika 1000 koin emas untuk satu lumut emas dan 10.000 koin emas untuk rumput salju."


Kakek tua itu tanpa basa basi langsung menawarkan harga sebelum Xiao Mei marah dan tidak jadi untuk menjual sumber daya nya.


"Tidak bagaimana jika 2000 koin emas untuk satu lumut emas dan 20.000 koin emas untuk satu rumput salju." Ucap Xiao Mei yang menaikan harga menjadi dua kali lipat.


"Oke sepakat." kakek tua itu berbicara dengan cepat dan langsung mengambil sumber daya di depanya lalu melemparkan sebuah cincin penyimpanan kepada Xiao Mei.


Xiao Mei yang melihat kakek tua itu menjadi sangat kesal karena merasa telah di permainkan. Kenapa dia tidak menjualnya dengan harga tiga kali lipat dari harga awal tadi.


Sungguh kesalahan yang membuatnya sangat rugi.


"Dasar remaja labil.." Ucap Yan Liyan dari dalam ruang jiwa Lin Xi.


"Diam!!" Xiao Mei menoleh ke arah Lin Xi dengan pandangan tajam karena kesal dihina oleh Yan Liyan.


Kakek tua tadi sedikit bingung dengan tindakan Xiao Mei. Kenapa dia berteriak kepada temanya padahal temannya itu hanya diam saja dari tadi tanpa mengatakan satu kata pun.


Mengabaikan rasa kekesalannya. Xiao Mei lalu memeriksa cincin penyimpanan yang di berikan oleh pak tua tadi. Setelah cocok dengan harganya. Xiao Mei mengangguk puas walaupun agak sedikit kesal.


"Nona muda.. Karena anda telah berkontribusi untuk menjual sumber daya yang berharga ini maka terimalah ini sebagai hadiah." kakek tua itu memberikan sebuah token berwarna emas bergambar burung angsa dan bulan kepada Xiao Mei.


Xiao Mei menerima token tersebut dan memeriksanya. Jika di lihat-lihat token itu dilapisi emas asli.


"Itu token khusus untuk mengikuti pelelangan di Pusat paviliun angsa bulan yang akan di adakan di ibu kota Kekaisaran Liu.

__ADS_1


Asal nona muda tahu saja,jika paviliun ini hanya cabang dan Pusatnya berada di Kekaisaran Liu yang berada di benua timur.


Pelelangan itu akan diadakan 2 minggu lagi dan akan dihadiri oleh banyak orang dari berbagai Kekaisaran.


Kalau pun kalian berdua tidak beraniat untuk mengikuti pelelangan, maka token itu akan sangat berguna jika anda membeli maksimal 3 barang di cabang paviliun Angsa bulan karena kalian akan mendapatkan diskon sebesar 50%."


Kakek tua itu menjelaskan keguanaan dari token yang telah dia berikan kepada Xiao Mei dan Lin Xi.


Xiao Mei yang mendengar penjelasan kakek tua di depannya bukanya senang malah terheran-heran sekaligus curiga dengan kakeke tua di depannya.


Ya. siapa yang tahu niat dari seseorang. Ada baiknya untuk tetap waspada.


"Kenapa anda memberikan token yang begitu berharga ini kepada kami?"


"Bukankah penjelasanku tadi sudah jelas?


jika kalian telah berkontribusi besar dengan menjual sumber daya ini.


Lagi pula token itu hanya susah di dapatkan tapi harganya tidak seberapa jika dibandingkan dengan sumber daya ini.


Apa lagi dengan harga yang Anda tawarkan tadi." Lanjut kakek tua itu menyeringai menujukan senyuman mengejek kepada Xiao Mei.


Xiao Mei yang mendengar itu menjadi sangat marah. Ingin rasanya dia melemparkan teko teh di depannya kearah wajah kakek tua itu.


Menyadari perasaan Xiao Mei yang tidak karuan. Lin Xi segera menenangkanya dan membisikkan sesuatu kepada Xiao Mei.


"Ya, kau benar tapi..."


Ha....


Xiao Mei. menghela nafas panjang mencoba untuk menahan emosinya yang memuncak.


"Kakek Apa ada suatu kejadian yang menarik atau menggemparkan di Kekaisaran Han akhir-akhir ini?" Lin Xi bertanya untuk mencari informasi di kota daun.


Pembawaannya yang tenang dan panggilannya yang sopan, tentu membuat kakek tua itu dengan senang hati memberikan informasi.


"Hahaha... Nona muda ini sangat sopan berbeda dengan teman anda.


Dari pertanyaan anda saja, aku sudah menduga jika nona muda ini bukan berasal dari Kekaisaran Han. Tapi tenang saja, karena aku sama sekali tidak berniat untuk menyelidiki identitas kalian berdua." ucap kakek tua itu kemudian melanjutkan lagi.


"Kejadian yang menggemparkan sekaligus menghawatirkan di Kekaisaran Han ini datang dari kota Angin.


Di kabarkan di sana terdapat banyak pembunuh bayaran yang terkenal dengan kecepatan mereka dalam menyelesaikan misi.


Pembunuh bayaran ini menamai kelompok mereka dengan sebutan Malam berdarah, karena mereka hanya melakukan aksi mereka pada saat malam hari.


Tapi Dulu mereka hanya menerima pesan untuk membunuh para kriminal atau buronan Kekaisaran, tapi sekarang berbeda bahkan orang yang tidak bersalah sama sekali mereka bunuh dengan brutal.

__ADS_1


Entah apa yang terjadi dengan kelompok. pembunuh bayaran itu, tapi hal itu sangat menghawatirkan banyak orang."


Kakek tua itu melanjutkan penjelasanya. Sebenarnya pihak Kekaisaran telah melakukan penyelidikan kepada kelompok pembunuh bayaran yang membuat kekacauan itu, tapi mereka tidak menemukan hasil yang memuaskan, karena keberadaan mereka sangat susah untuk ditemukan atau di lacak.


"Kakek apa kau mempunyai titik kordinat dimana letak markas mereka berada?" tanya Lin Xi lagi bagai manapun kekejian semacam itu harus dimusnahkan.


"Ya, Aku mempunyainya." Kakek itu mengeluarkan selembar kertas yang merupakan sebuah peta kota lalu setelah itu dia memberikannya kepada Lin Xi.


"Markas itu kemungkinan telah kosong.


Aku hanya menyarankan kalian untuk tidak berurusan secara langsung dengan mereka, Karena saat ini mereka merupakan kelompok yang sangat berbahaya dan tidak segan untuk membunuh siapa pun yang mengganggu." jelas Kakek itu memperingatkan Lin Xi.


"Baiklah, Terima kasih atas informasi dan transaksinya juga telah selesai, maka urusan kami di sini telah selesai." Xiao Mei berdiri dan memegang tangan Lin Xi setela lalu menariknya untuk keluar dari paviliun Angsa Bulan setelah selesai mendengar penjelasan kakek tua itu.


Melihat dua nona muda itu pergi. Kakek itu kemudian berdiri lalu sedikit membukuk.


"Terima kasih atas transaksinya. Aku harap nona muda dapat membawah lebih banyak sumber daya lagi lain kali. "


Xiao Mei yang mendengarnya dari kejauhan hanya mendegus kesal lalu melanjutkan perjalanan.


Tingkat kultivasi:


Inti perungu bintang 1-9


Inti perak bintang 1-9


Inti emas bintang 1-9


Inti kristal bintang 1-9


Bumi bintang 1-9


Raja Bumi bintang 1-9


Langit bintang 1-9


Raja Langit bintang 1-9


Pertapa bintang 1-9


Pertapa Agung bintang 1-9


Pertapa Suci bintang 1-9


Bintang 1 sampai 4 disebut tingkat awal


Bintang 5 sampai 8 disebut tingkat menengah

__ADS_1


Bintang sembilan disebut puncak.


__ADS_2