
"Duke Periday bukanlah penguasa dari timur.Dia hanya memulai perdagangannya dari sana. Semua barang dagangannya didatangkan dari timur. Dan dia sebenarnya juga berasal dari sana. Dia dianggap sebagai salah satu dari empat pemimpin, yaitu pemimpin timur."
"Tunggu sebentar, apa maksudnya tempat pemimpin?" tanya Lia bingung.
Yang ia tahu seluruh daratan telah disatukan oleh Kaisar pertama Rachel dan Kesatria Naga Pertama white dragon sehingga bangsa-bangsa yang terpisah dan dipimpin oleh berbagai macam pemimpin telah dilebur menjadi satu dan sekarang menjadi kerajaan yang dipimpin oleh Dinasti Matahari. Tapi bagaimana bisa sekarang dia mendengar tentang empat pemimpin?
"Selatan, utara, timur dan barat. Mereka semua memiliki pemimpin dan tentu saja setiap pemimpin itu berada di bawah naungan Sang Kaisar. Akan tetapi Duke periday masih baru dalam pekerjaannya dan dia masih belum memainkan perannya untuk membantu kaisar menjaga perdamaian,dia masih terlalu muda dan seseorang masih menjalankan tugas itu sebelum dia menyerahkannya kepada Duke periday."
"Dan bagaimana rencanamu untuk mendapatkan kekuasaannya?" Pria itu melanjutkan untuk mengajukan pertanyaan kepada Duke Leeds.
"periday itu bodoh. Dia mendambakan cinta lebih dari segalanya dan dia bersedia memberikan Naila segalanya. Suatu hari dia menunjukkan semua dokumen bisnisnya. Sebelumnya Naila telah membuatnya begitu mabuk sehingga dia menandatangani surat-surat yang telah kami sediakan,dan di dalam surat itu tercantum bahwa jika Duke periday meninggal dunia maka semua aset dan kedudukannya akan diberikan kepada Naila. Dan aku cukup yakin setelah semua itu, Duke periday sama sekali tidak ingat apa-apa."
"Dan apa yang kau rencanakan dengan kekuatan dan kekuasaan seperti itu?"
"Untuk mengambil kendali di Timur"
"Mengapa kau menginginkan daerah timur? Apa yang ada di sana?"
"Rumah white Dragon."
Mendengar hal itu Lia segera menatap Farel dengan tatapan Shock.
Apa hubungan white Dragon dengan semua ini?
"Apa maksudmu dengan rumah white dragon?"
__ADS_1
"Ada sebuah cerita yang mengatakan bahwa white dragon pergi ke timur untuk mati.Yang aku tahu adalah bahwa aku harus menemukan tempat itu..."
"Kenapa?"
"Tuan Bisma menyuruhku untuk melakukannya."
Mendengar nama Bisma Lia langsung terkejut dan dia menggigil. Dia mengepal kan tangan dan dahinya dipenuhi oleh keringat. Sekumpulan ingatan muncul begitu saja dibenaknya.
Mayat dan darah rekan-rekannya yang menghiasi tempat pertempuran itu masih melekat jelas di ingatan Lia.
"Apa hubungan pembunuh itu dengan ini?"pikir Lia.
"Siapa Bisma?" Pria itu bertanya dengan tatapan ingin tahu, dan begitu pula dengan semua orang yang ada di dalam ruangan itu.
"Siapa Bisma? Jawab aku!"
"Aku tidak tahu!"
"Kenapa dia tidak bilang?" pria itu bertanya pada penyihir Athena.
"Serumnya bekerja dengan baik.Dia benar-benar tidak tahu," jawab penyihir Athena.
"Bagaimana kau tidak tahu?"
"Bisma...Aku... aku hanya mengingat bahwa dia sudah menghapus semua rincian kenangan dari pertemuan kami agar dia bisa tetap bersembunyi dan menjaga rahasianya dari semua orang."
__ADS_1
"Dan kau tahu apa yang Bisma inginkan?"
"Untuk menggulingkan Dinasti Matahari. Dan langkah pertama untuk melakukan semua itu adalah dengan membunuh Pangeran."
Mata kaisar terbuka lebar sementara Farel merasa tidak bisa bernapas.
"Jadi, Bisma ingin semua orang dari keluarga kerajaan mati?"
"Tepat. Kaisar, anaknya, putri dan suaminya dengan anak mereka, semua orang."
Lia merasakan simpul terbentuk di lehernya. Semua ini tampak tidak nyata baginya.
"Kenapa? apa rencananya? Siapa orang ini?"
"Yang aku tahu adalah bahwa dia akan datang untuk balas dendam,dia akan datang untuk darah Dinasti Matahari."
"Cukup untuk hari ini."Sang Kaisar menghentikan interogasi itu.
"Oh dan Lio... dia punya pesan untukmu."
Lia tidak bisa merasakan tapakan kakinya saat Leeds mengatakan hal mengerikan itu.
"Dia tahu siapa kau..
Bersambung~~~
__ADS_1