
Bulu merak yang berhenti menandakan jika ada suatu harta berharga yang berada di tempat itu.
Lin Xi menggunakan Qi nya untuk mengetahui keberadaan harta tersebut dengan cara menyebarkan energi Qi nya.
Hal itu dilakukan agar Qi milik Lin Xi dapat beresonansi dengan Qi yang terkandung dalam sumberdaya yang mungkin berada tidak jauh dari tempat mereka saat ini.
Teknik itu merupakan sebuah cara yang mudah untuk menemukan sumberdaya. Namun nentu saja cara tersebut memiliki kekurangan yaitu Qi milik Lin Xi hanya bisa menyebar dalam jarak tertentu saja.
Sehingga Sumberdaya yang berjarak jauh dari tempat mereka berada saat ini tidak akan terdeteksi, tapi hal itu tidak masalah karena mereka memiliki bulu merak penyembuh.
Beberapa saat kemudian Lin Xi merasakan sesuatu yang beresonansi dengan Qi miliknya, tentu saja itu merupakan sumberdaya yang mereka cari.
Namun anehnya sumberdaya itu terletak dibawah tanah tepat dibawah mereka berdiri saat ini.
"Apa kau telah menemukanya?" Melihat Lin Xi membuka matanya.. Xiao Mei yang dari tadi menunggu tidak tahan untuk bertanya.
"Ya, Aku menemukannya. Pantas saja sumberdaya ini tidak pernah ditemukan orang lain ternyata dia berada ditempat yang tidak akan pernah di duga oleh orang lain."
ucap Lin Xi kemudian melayang di udara lalu membentuk bola angin berukuran kecil ditangannya setelah itu Lin Xi melemparkan bola angin tersebut ketempat dia berdiri tadi.
Boooommm!
Ledakan besar tersebut membentuk kawah yang sangat besar. Siapa yang akan menduga jika bola angin kecil tadi dapat menghasilkan kawah sebesar itu.
Bahkan Xiao Mei menelan ludahnya dan melihat Lin Xi dengan penuh ketakutan. Jika dia tidak mengenal Lin Xi dengan baik, maka dia tidak akan percaya jika ledakan mengerikan tadi dilakukan oleh gadis cantik dan tampak lemah di depannya.
"Kau tahu aku akan membunuhmu dan menghancurkanmu seperti itu tanpa ragu sedikitpun jika dimasa depan nanti kau menghianatiku atau melakukan hal buruk ke padaku." Lin Xi menatap tajam Xiao Mei yang tampak ketakutan ketika melihat dirinya.
Kemudian Lin Xi mengalihkan pandangannya terhadap kawah dibawah. Setelah asap debuh menghilang.
Terlihat Kilauan cahaya berwarna ungu bercampur nila dan biru di dalam kawah.
Wusss!
Cahaya tiga warna itu terbang dan mengahasilkan hembusan angin yang cukup kuat sehingga membuat pohon-pohon disekitarnya tumbang.
"Energinya sangat kuat! Sepertinya kita menemukan harta yang sesungguhnya." Xiao Mei tersenyum dan bersembunyi dibelakang Lin Xi untuk menghindari tekanan dari energi yang dikeluarkan cahaya tiga warna tersebut.
Sedangkan Lin Xi. Dia membuat Aray untuk menahan energi yang menekan dirinya.
Beberapa saat kemudian, energi yang menekan itu perlahan-lahan menghilang dan diikuti tiga warnah yang bercahaya tadi juga ikut menghilang
Terlihat Bunga teratai yang berukuran besar melayang di udara. Bunga teratai tersebut mempunyai warnah yang berbeda-beda sesuai warna cahaya yang muncul tadi.
__ADS_1
Lin Xi terkejut bukan main ketika melihat bunga teratai di depanya, bahkan kaki tangannya bergetar seolah dia telah menemukan harta yang paling berharga di dunia.
Dan memang itulah yang sedang terjadi. Menurut pengetahua Lin Xi jika Bunga di depannya itu merupakan Bunga teratai tiga warna yang merupakan sumberdaya paling langka, bahkan keberadaanya bagaikan legenda di antara kultivator di alam atas sekalipun.
Bunga teratai tiga warna berfungsi untuk meningkatkan kultivasi secara besar-besaran, meningkatkan kekuatan elemen, tubuh, dan menghilangkan racun dalam tubuh hingga 100%.
Sungguh sumberdaya yang akan membuat kultivator tingkat tinggi sekalipun akan saling membunuh jika mengetahui keberadaanya.
Dan sekarang sumberdaya itu berada tepat di depan, bagaimana mungkin Lin Xi tidak gemetar.
Tanpa membuang banyak waktu Lin Xi mengeluarkan Buku pemberian gurunya. Buku tersebut kemudian menghisap bunga tersebut untuk menyimpannya ditempat Paling aman.
"Kita pergi!" Lin Xi memegang tangan Xiao Mei dan melesat dengan kecepatan penuh meninggalkan tempat itu dalam sekejap mata.
Lin Xi merasakan jika dari kejauhan terdapat banyak kekuatan yang menuju kearah mereka. Sepertinya mereka terpancing dengan energi yang dikeluarkan oleh Teratai tiga warnah.
"................."
Ribuan mil jauhnya dari pinggiran hutan Dewi kematian.
Lin Xi dan Xiao Mei sekarang ini berada di dalam sebuah gua. Mereka beristirahat sekaligus bersembunyi dari keberadaan yang mengincar mereka.
Lin Xi sendiri mengeluarkan bunga tiga warnah yang tadi mereka temukan sedangkan Xiao Mei.. Dia sedang membakar ikan untuk makan malam mereka berdua sambil memperhatikan Lin Xi yang berada tidak jauh darinya.
"Xiao Mei aku akan meningkatkan kultivasi ku dan itu akan membutuhkan banyak waktu."
Xiao Mei mengerti maksud Lin Xi yang berniat menyerap teratai tiga warnah untuk meningkatkan kultivasinya.
"Baiklah aku mengerti. Aku juga akan mempelajari buku teknik yang kau berikan padaku."
1 jam yang lalu Lin Xi memberikan dua buku teknik kepada Xiao Mei.
Itu sebagai balasan dari kontribusi Xiao Mei yang memberitahukan informasi tentang keberadaan harta bunga surgawi di hutan Dewi kematian dan juga itu dilakukan agar kedepannya Xiao Mei tidak terlalu menjadi beban bagi Lin Xi dengan mempelajari teknik yang dia berikan.
Sebenarnya Xiao Mei merasa itu tidak adi,l karena itu tidak sebanding dengan kontribusinya dan memilih untuk ikut ambil bagian dalam menyerap bunga teratai tiga warna.
Namun setelah mengetahui jika teratai tiga warnah hanya bisa diserap dengan metode tertentu dan ditambah teratai tiga warnah hanya bisa diserap oleh kultivator yang mempunyai tingkatan pertapa keatas karena kandungan Qi yang terlalu besar di dalamnya.
Membuat Xiao Mei pasrah dan lebih memilih untuk melatih buku teknik yang diberikan oleh Lin Xi kepadanya.
Setelah percakapan tadi Lin Xi kemudian masuk kebagian terdalam gua. Lin Xi lalu duduk bersilah dengan teratai tiga warnah melayang di depannya.
Lin Xi menutup matanya, mencoba berkosentrasi untuk menyelaraskan tubuh dan pikirannya dengan alam.
__ADS_1
Teknik ini merupakan teknik kultivasi pelahap yang berfungsi untuk menyerap energi Qi dalam jumlah besar tanpa memberikan efek samping bagi tubuh.
Dibutuhkan konsentrasi tingkat tinggi untuk memulai teknik ini sehingga dalam prosesnya tidak boleh terjadi gangguan yang menyebabkan si penggunaan teknik kehilangan konsentrasinya.
Setelah Lin Xi berhasil menyelaraskan tubuh dan pikirannya dengan alam. Disekitarnya tiba-tiba muncul riak riak angin lalu tidak lama kemudian diatas kepalanya muncul sebua lubang hitam.
Lubang hitam tersebut seperti jurang tanpa dasar yang akan menelan apa pun yang masuk kedalamnya.
Teratai tiga warnah yang berada di depan Lin Xi bereaksi dengan mengeluarkan cahaya tiga warnah kemudian ketiga cahaya tersebut masuk kedalam lubang hitam tersebut seperti dihisap oleh energi yang sangat kuat.
Proses itu terus berlanjut selama berhari-hari, dan setiap satu harinya satu kelopak bunga dari teratai tiga warnah terjatuh dan kehilangan warnahnya.
6 hari kemudian...
Enam kelopak telah gugur sehingga menyisakan 6 kelopak saja.
Perubah besar terjadi pada tubuh Lin Xi. Dimana saat ini penampilanya semakin menawan yang akan membuat laki-laki Yan melihatnya akan kehabisan kata-kata untuk memuji kecantikannya.
Selain itu tiga elemen milik Lin Xi yaitu elemen Air, angin, dan es berputar disekelilingnya.
Kultivasi dari Lin Xi juga meningkat ketahap menengah ranah Kultivasi alam tingkat rendah. Saat ini tidak akan ada banyak orang yang akan menjadi lawannya di alam tingkat rendah ini.
Dalam hatinya Lin Xi merasa sangat senang dengan peningkatan drastis yang dialaminya. Namun kesenangan itu tiba-tiba sirnah ketika muncul cahaya hijau dari dalam tubuhnya.
Cahaya hijau itu merupakan cahaya yang masuk kedalam tubuh Lin Xi beberapa hari yang lalu ketika dia sedang tertidur.
Cahaya tersebut bersinar terang dan menghisap teratai tiga warnah dengan sangat rakus sehingga teratai tiga warnah yang tadinya tersisa 6 kelopak kini habis berguguran dalam waktu 1 menit saja.
Lin Xi membuka matanya dan terkejut ketika melihat bunga teratai tiga warnah telah menjadi layu sepenuh padahal dia hanya menyerap 6 kelopak saja.
Pandanganya tertuju kepada cahaya hijau di depannya. Dia menduga jika cahaya hijau di depannya ini menjadi penyebab teratai tiga warnah menjadi seperti itu.
Wusss!
Booomm!
Cahaya hijau itu meledak dan menyebar menjadi serpihan cahaya dan tidak lama kemudian serpihan cahaya itu berkumpul kembali membentuk sosok siluet manusia.
Setelah serpihan cahaya tersebut membentuk sosok siluet manusia, Lin Xi membulatkan matanya. Dia merasa tidak percaya dengan apa yang dia lihat di depannya saat ini.
"Kau melihat apa gadis kecil!" Sosok siluet itu tersenyum dan mengelus kepala Lin Xi dengan lembut.
"Guru!!"
__ADS_1
Author akan mulai up normal...