SESAL USAI TALAK

SESAL USAI TALAK
Part 73. ENDING


__ADS_3

"Sayang kamu mau kemana? Kenapa kamu memasukan baju kamu ke koper? Dan kenapa baju-baju baby Byan juga di masukan?" Tanya Evan menatap suaminya penuh tanya.


"Mas apa kamu lupa sama perjanjian kita?"


"Perjanjian apa maksud kamu by?"


"Mas, aku mengajukan syarat bukan sama kamu, sebelum kita kembali bersama? Apa kamu tidak ingat? Apa harus aku katakan lagi mas!"


"Sayang, bukannya kamu sudah melupakan syarat itu?"


"Tidak mas. Maafkan aku aku harus pergi, talak aku mas. Waktu kita bersama sudah habis. Aku sudah melahirkan baby Byan, sesuai kesepakatan awal kita, jika aku sudah melahirkan anak kita, maka kita akan berpisah kembali."


"Tapi by---"


"Cukup mas!" Pungkas Byanca, "mau atau tidak, kamu harus menceraikan aku." Lanjutnya. Byanca langsung menggendong baby Byan yang, lalu menyeret kopernya.


"By... tidak, jangan tinggalkan aku by." Teriak Evan.


"Mas, mas kamu kenapa?" Tanya Byanca dengan suara khas kantunknya, Byanca mengoyang-goyangkan tubuh Evan. Keringat dingin terlihat bercucuran dari pelipis kening Evan.

__ADS_1


"Mas, bangun. Kamu mimpi buruk ya!" Ucap Byanca lagi, masih berusaha membangun Evan.


"By...." Teriak Evan. Ia langsung membuka mata.


"Mas ada apa?" Tanya Byanca terkejut. Evan langsung mengusap wajahnya, 'ku kira nyata, syukurlah semuanya hanya mimpi,' gumam Evan.


Evan terlihat langsung menarik Byanca ke dalam pelukannya, Byanca hanya diam dengan perasaan yang keheranan. Cukup lama Evan mendekap Byanca, ia mendaratkan kecupan di kening istrinya. Lalu melepaskan pelukannya perlahan.


"Mas, kamu kenapa?"


"Aku mimpi buruk sayang."


Evan meraih tangan Byanca, "by berjanjilah kamu tidak akan meninggalkan aku, berjanjilah kita akan terus bersama sampai maut memisahkan kita." Tutur Evan.


"Iya mas, aku berjanji aku akan selalu bersama kamu, kita besarkan baby Byan sama-sama.'' Balas Byanca seraya mengambangkan senyumanya.


***


3 tahun berlalu....

__ADS_1


"Byan sayang jangan lari-lari nak, nanti kamu jatuh..." Teriak byanca kepada sang putra yang kini tengah aktif-aktifnya.


"Oke mommy..." Teriak Byan. Sambil mengacungkan ibu jarinya yang mungil.


"Sayang, sebaiknya kita pake baby sister saja. Aku tidak tega setiap hari kamu terlihat sangat lelah," ujar Evan yang tengah duduk di samping istrinya itu, namun mata keduanya masih fokus memandangi baby Byan yang tengah bermain.


Byanca menghelai nafasnya, memang iya, belakangan ini Byanca merasa sangat kewalahan mengurus putra kecilnya itu.


"Baiklah, kita pake baby sister saja. Besok aku akan tanyakan pada Dara, dimana kita mencari baby sister yang bagus." Lanjut Byanca diangguki oleh suaminya.


POV Evan.


Terima kasih Tuhan, engkau telah memberikan kebahagiaan yang tak terkira ini, engkau sudah memberiku kesempatan untuk memperbaiki semuanya.


Kunci kebahagiaan dan keutuhan rumah tangga adalah saling percaya, kepercayaan itu sangat penting dalam sebuah hubungan.


Sesal usai talak, ku kira jalan cerita hidupku tidak pernah akan menemukan kebahagiaan, usai aku mengambil keputusan sepihak yang menyakiti hati banyak orang, terutama hati istriku. Tapi aku salah, sesal usai talak itu membuatku tau apa artinya perjuangan, perjuangan untuk bangkit dari segala keterpurukan dan perjuangan kembali meraih hati istriku.


TAMAT

__ADS_1


.


__ADS_2